• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 346,032 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Tentang Ikhlas

​Seri mengaji I’tikaf,  25Ramadhan1438 / 20Juni2017, Ust. Ahmadi Usman 

Allah mengukur amal manusia dalam satuan yg terkecil ; 1detik saja kita manfaatkan Ramadhan,  Allah pasti melihatnya. Semoga kita mengakhiri hidup ini dgn Ramadhan terbaik yg kita bisa persembahkan. 

Qs. 2: –  tdk pernah ridho org Yahudi dan nasrani kpd org2 yg beriman kepada Allah. 

Sebagai buktinya Ashabul kahfi yg akan dihancurkan sampai ke akar2nya adalah krn masalah agama. Mereka adalah org2 penting yg krn agamanya mereka dikejar.  

Allah mudah saja menyelamatkan mereka. Barang siapa berazzam menegakkan agama Allah,  maka Allah akan bersamanya di setiap detik kehidupannya. ALLAH SELALU MENYERTAINYA. 

Seperti peristiwa di gua tsur,  Allah selamatkan nabi Muhammad SAW dan abu bakar. 

Juga Ketika Rasulullah terancam oleh Duktur yg berkata, “apa yg dpt menyelamatkanmu ya Muhammad?,”  Rasulullah saw menjawab “Allah” maka bergetarlah pedang itu. 

Jika ummat islam kelihatan lemah,  mungkin krn hati kita masih ada masalah. 

Inilah hakikat perbuatan ikhlas.  

Rahasia hubungan terdalam kita kpd Allah adalah pada keikhlasan. 

Frekuensi hubungan kita kpd Allah bukan dari panjangnya waktu ibadah kita kpd Allah,  tapi dari derajat keikhlasan kita melakukannya. 

Amalan yg tdk didasari keikhlasan akan terbang begitu saja, spt debu yg tdk berarti. 

Banyak sekali jabatan manusia : Kepala rumah tangga, Guru,  Suami, Bapak, Tetangga, Ummat muhammad,  dll. 

Sdhkah kita ikhlas di setiap jabatan yg kita sandang tersebut? 

Apa yg menempel pada diri kita,  sudahkah kita lakukan dgn ikhlas. Misalnya : Ikhlaskah kita sbg suami,  sbg guru,  sbg tetangga. 

Ikhlas : Bentuk penerimaan kita thdp apa yg Allah berikan kpd kita

Quran  diturunkan :

  • Tartibul nuzul –  diturunkan sesuai dgn kebutuhan ummat saat itu
  • Tartibul mushaf –  sesuai dgn yg di lauhul mahfuz dan baitul izzah. Malaikat menuntun Rasulullah saw dalam menyusunnya kembali agar sesuai, setiap Ramadhan talaqqi bersama malaikat jibril. 
  • Kemudian Ditulis oleh Zaid bin harits dan baru selesai disusun  setelah 3 periode khalifah abu bakar,  umar ibn khatab dan usman bin affan. 

QS azzumar adalah surah tentang ikhlas,  yg menjadi salah satu kesukaan Rasulullah SAW. Sering dibaca menjelang tidur beliau. Hakikat Ikhlas dlm kehidupan,  jika paham surah ini,  kita bisa bercermin sdh sejauh mana keikhlasan yg kita lakukan. 

Salah satu petikan ayatnya :

  • Ketika org kafir digiring ke neraka oleh malaikat berkelompok2.
  • Ketika org mukmin dlm kelompok2 dimasukkan bersama2 ke surga.

Kita masuk kelompok mana? 

1# Qs.  Azzumar memberikan indikator org ikhlas ayat 11-15 :

1- tunduk (ketaatan) dan takut kpd-Nya inilah ikhlas,  bukan krn terpaksa. 

2- selalu pertama kali dalam berserah diri kpd Allah  (ana awwalul muslimin),  pertama kali yg melaksanakan perintahNya,  sekalipun ada 1000 org yg berbuat maksiat dan 10 org yg mengikuti perintah Allah,  maka akulah diantaranya. Inilah keikhlasan murni yg tdk digentarkan oleh apapun. 

Rasulullah SAW selalu yg terdepan ketika peperangan. Padahal beliau panglima. 

Maka muslim adalah pelopor. 

3- di dlm hatinya bergelora rasa takut bermaksiat kpd Allah. Sekecil apa pun

Tingkatan kaum muslimin  :

  • Muslim –  masih berbuat dosa,  ditegur malah marah
  • Mukmin –  cepat taubat
  • Muttaqin –  berhati2 tapi kadang terjebak
  • Abror –  tdk berdosa,  yg menjaga di wilayah mubah dan makruh, qs arrahman dpt fasilitas buah2an surga. 
  • Muqorrobun –  melepas dunia hanya kpd Allah qs arrahman dpt fasilitas buah2an surga yg tdk disebut jenisnya krn banyaknya. 

4- aku menyembah Allah  hanya krn Allah semata,  bukan krn yg lain (ketaatan). 

5- membebaskan diri dari menyembah selain Allah dan kawatir merugi di akhirat. 

2# Profil lain dari keikhlasan dijelaskan dalam Qs. annahl :66 spt susu putih yang murni,  yg posisinya ada dlm tubuh yg di dalamnya ada 3 aliran yaitu : kotoran,  darah dan susu. Diantara ketiga ini,  Allah menjaganya utk tdk bercampur. 

Ihklas itu tdk bercampur dgn riya,  takabur dll. Mencegah tercemarnya kemurnian tsb. 

3# Azzumar : 29 memberikan perumpamaan mengajarkan kita ini mana lebih baik,  hidup dgn 1 majikan atau lebih dari 1 majikan?

1 majikan dgn 10 perintah pasti lebih runut. Dari pada 10 majikan dgn 1 perintah. 

Mencari rizki dari satu sumber saja. Menjadi Hamba Allah saja bukan menjadi hamba2 yg lain,  tidak  menuhankan harta,  kekuasaan. (mukhlisin lahuddin) 

4# keanekaragaman ikhlas :

1- ikhlas dlm beribadah

2- ikhlas dlm bertaubat, kadang sama Allah saja gengsi mengaku dosa. Lebih berat krn Qs. azzumar 53-54.

5# ada kalimat unik azzumar :71 dan 73

Futihat abwabuha utk org kafir ke neraka jahannam,  mrk bingung dan takut masuk dan berharap tdk perlu masuk. Tiba-tiba pintu neraka dibuka lebar didepan mereka. Dibuka dadakan, tadinya tertutup hanya terlihatbkobarannya dari jauh2 

Wa futihat abwabuha utk kaum muslimin ke surga. Pintu surganya sdh dibukakan jauh sblm mereka masuk,  wangi,  keindahannya sdh terlihat dari jauh. Bahkan mereka dimanjakan sebelum sampai dan mendapat sambutan dari malaikat dgn kata-kata terbaik. 

6# Azzumar berarti  kelompok. Artinya kita punya dua pilihan,  jika mau masuk surga bangunlah jamaah kita,  komunitas kita, lingkungan kita dlm kebaikan. Alangkah nikmatnya di dunia kita bersama2,  di surga pun bersama2. Walaupun kelak nanti tingkatannya sesuai dgn ketaqwaan masing2. 

Wallahu a’lam 
Tingkatan amal yg menyelamatkan ketika menyebrangi asshiroth –  pos-pos (hadits) :

  1. Shalat
  2. Shaum
  3. Zakat
  4. Amanah
  5. Silaturrahim 
  6. Hablum minannas

Kecepatan menyeberangi asshiroth (gelap,  kecil, tajam) :

  • – Sekejap mata ( Bighoiri hisab) 
  • – Spt halilintar  yg menyambar 
  • – Spt burung 
  • – Spt kuda yg 
  • – Yg berlari
  • – Berjalan kaki
  • – Merangkak

Taqwa :

1. Org taqwa tdk masuk neraka Qs. 19:72,  tdk spt yg selain itu di Qs. 19:71.

2. Taqwa Sosial Qs. 7:9

—-
—-
Tingkatan bacaan quran :

  • Hadr –  sangat cepat (sehari 2x khatam) 
  • Tadwir –  cepat
  • Tartil –  lambat

—-

Buku : 

Rahasia nikmatnya menghafal Quran (H.  Deden Makhyaruddin) 

Iklan

Taqwa – target Aktivitas Ramadhan yg Luar biasa

​Seri Mengaji masjid Alitisham Sabtu, Ust. Sambo, 3Juni2017 / 8Ramadhan1438

# Memasang Target di Bulan Ramadhan

Agar Ramadhan berhasil, harus ada target. Target adalah :

  • Arah, tujuan, goal
  • Hrs jelas dan ada ukurannya, apalagi bersifat kualitatif 

Target utama Ramadhan : dari org beriman naik level menjadi taqwa

Taqwa itu org yg imannya sudah benar atau sdh 100%.

Ramadhan ini program akselerasi menempuh jalan menuju iman 100%, supaya semua janji Allah dapat berlaku padanya.

# Ciri-ciri Taqwa yang cukup lengkap :

Qs. 2:177 – Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan (perjuangan). Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

# Fasilitas dari Allah bagi org taqwa :

1. Hidup sukses dunia akhirat 

Qs. 3:200 – Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

2. Hidup dgn penuh kemudahan pada semua urusannya 

Qs. 65:2-4 – 2 : …Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

3 : Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

4:  ….Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.

3. Hidup penuh kebahagiaan jauh dari stress dan galau dunia akhirat 

Qs. 10:62-64

62 : Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

63 : (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.

64 : Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.

4. Hidup penuh berkah (selalu membawa kebaijan pada diri maupun org lain)

 Qs. 7:96 – Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

5. Hidup yg selamat, jalan lurus, pilihan dan kebijakan2nya menyelamatkan dirinya .

 Qs. 57:28 – Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

6. Hidupnya mulia dihadapan Allah dunia dan akhirat, 

–  bahkan ketika manusia berusaha menghinakannya, Allah menjaganya, spt nabi yg dihinakan sbg tukang sihir bahkan gila. 

– Bukan harta, ilmu atau kekuasaannya yg membuat mulia, tetapi ketaqwaannya.

– Qs. 49:13 – Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

7. Hidupnya diselamatkan dari musibah2 yg tidak seharusnya. Yg seharusnya itulah takdir, kalau pun terkena musibah dia tetap dimuliakan.

 Qs. 41:18 – Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka adalah orang-orang yang bertakwa.

8- Selalu dikabulkan doanya

 Qs. 2:186 – Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

9- Dosanya diampuni semua, sehingga tdk akan masuk neraka

Qs. 4:123-124 

123:(Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.

124:Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.

Pencucian Dosa itu :

  • Taubat
  • Amal sholeh
  • Siksa  : 1. di dunia sbg musibah dan penderitaan 2. Siksa ketika sakaratul maut, 3. siksa kubur, 4. siksa ketika kiamat (panjangnya hisab), siksa neraka
  • Atau menjadi taqwa : Qs. 65:5  – Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.
  • Qs. 57:28 – Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

10- Mati dalam keadaan Husnul khatimah – Jaminan bagi taqwa

  • Qs. 3:102 – Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
  • Kalau merasa iman pas2an jgn mencari teman yg makin menjauhkan kita dari Allah.
  • Iman itu naik dan turun, jgn sampai ketika iman turun mati. Maka pastikan jadi org taqwa yg dosanya dihapuskan, Ramadhan ini kesempatannya.

# Ciri Taqwa – semuanya perlu perjuangan dalam mencapainya :

1- dari sisi qauliyah (ucapannya), selalu benar dan baik (Quran), kalau tidak bisa maka diam (hadits)

Qs. 33:70-71 – qoulan sadidan, omongan yg benar kepada diri, kpd anak2 dan keluarganya. Spt ibundanya syekh As-Sudais yg ketika marah, dikeluarkan doa menjadi imam Masjidil Haram.

2- dari sisi amaliyah dzhohirnya (amal fisiknya), 

– Ketika kata2nya baik, maka Allah akan memperbaiki tindakannya (Qs. 33:70-71), ada 3 hal terkait amal fisiknya yaitu :

1. ibadahnya yg terbaik yg kita mampu. Beda terbaiknya ustad dgn org awam, berbeda baiknya sedekah org kaya dgn org miskin, berbeda baca Qurannya ahli ibadah dgn org awam beda ukurannya, org pinta dan org awam. Shalatnya terbaik bagi laki2 dan wanita.

– setiap aktivitas dunia bisa disambil dgn kegiatan akhirat, misalnya memasak sambil dzikir. Tetapi tdk berlaku sebaliknya.

2. Taat, sami’na wa atho’na, 

– Tidak ngeyel kalau belum mampu, tetapi mhn ampun kpd Allah.

– yg wajib-wajib disempurnakan, yg sunnah-sunnah, maka cari yg bisa dinikmati. Jika tdk mampu shalat tahajjud lama krn mengantuk, perbaiki ketika shalat dhuha. 

– Yg haram bahkan yg makruh, maka ditinggalkan 100%. Makruh yg membawa dampak negatif dan mendzolimi diri sendiri maka tinggalkan 100%.

Ciri2 org taqwa – Qs.3:133-135, ketika mrk berbuat dosa yg keji dan mendzolimi diri sendiri, dia akan ingat Allah dan mhn ampun dan berhenti tdk melanjutkan lagi.

3. Baik kpd manusia dan alam

  • tidak membangun permusuhan
  • Ramadhan bulan memperbaiki hubungan antar manusia.
  • doa Allahumma innkana afuwwun tuhibbul afwa fa fuannar

3- dari sisi pemikiran2nya, jernih, visioner, cerdas, Positif thinking, selalu berfikir dan selalu  disebut Ulil Albab dlm Quran.

 Qs. 2:197 – (Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.

 Qs. 3:190-191 – 

190 : Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

191 : (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

4- dari sisi perasaannya, sensitif cepat tersentuh dgn kebaikan, positif feeling, simpati dan empati terhadap sekitar.

  • Ramadhan bulan sedekah, melatih sensitifitas kita. Org taqwa itu amat sensitif.
  • Qs. 31:33 – Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.

5- dari sisi hatinya (qolbiyah), dekat, takut, yaqin dan cinta dengan Allah.

– Dekat dalam.ibadah, Qs. 10:62-63

62 : Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

63 : (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.

Wallahu a’lam

Dakwah nabi Yusuf as di Penjara

​Seri Mengaji masjid Alitisham jumat, 26Mei2017 / 29syaban1438, Ust. Syukron Makmun

Qs. Yusuf : 36-40

# Org2 dalam penjara dunia ini belum tentu bersalah, nabi Yusuf berada si penjara sekitar 7 tahun, namun dimata penghuni penjara yg lain (yg dlm ayat2 ini ahli pembuat minuman dan ahli masakan), yusuf tdk mungkin bersalah dgn akhlaq yg mulia seperti itu.

#- Kedua org ini kemudian berkonsultasi kpd nabi Yusuf soal makna mimpi2 mrk, nabi Yusuf menjawab dgn meyakinkan mrk bahwa beliau org paling tepat utk ditanya, krn dpt kemampuan itu dari Allah, 

  • Beliau mengajarkan tauhid, mengajarkan kpd kita, bahwa dakwah tauhid bisa masuk lewat mana saja, terutama melalui keahlian masing-masing.
  • Keikhlasan dlm beramal dan berdakwah (beliau mengembalikan kemampuan itu kpd sumbernya yaitu Allah)

#- nabi Yusuf tdk langsung menjawab, krn beliau mengetahui salah satu dari mereka akan dihukum mati, sebagai nabi dan penda’i, beliau tdk membiarkan mereka mati dlm kekufuran, maka dimulailah tarbiyah penyelamatan dari api neraka.

Qs.9:128 tiga sifat Rosul :

  1. Aziizun (empati) – pendapatannya banyak, tapi pengeluaran beliau selalu lebih besar krn perhatian beliau kpd org2 disekitarnya yg kesulitan.
  2. Amat menginginkan keselamatan dan keimanan bagi ummatnya
  3. berbelas kasih dan penyayang kpd kaum mukminin

Salah satu sebab Turunnya Ramadhan : Qs. Al qodar – org Yahudi membanggakan ummatnya yg panjang umurnya, besar org2 dan banyak amalnya. Menurut Allah, tdk perlu sepanjang itu ummatmu, krn Aku turunkan satu malam yg lebih hebat dari 1000 bulan.

#- nabi Yusuf kemudian mengajak dialog atau berdiskusi utk meyakinkan mereka tentang kepercayaan mrk terhadap Tuhan yg berbeda-beda.

Disini, nabi Yusuf memilih salah satu metode dakwah sbgmn yg dijelaskan pada Qs. 16:125 :

  1. Bil hikmah, sesuai dgn kondisi psikologis ummat.
  2. mauidzotil hasanah (nasihat yg baik) toriqoh jadi penting disini, materinya memang sdh pasti bagus, sesuai dgn fitrah manusia, tapi penyampaian personal jadi penting.
  3. Diajak diskusi utk berfikir, krn sesuatu yg berdasarkan pengetahuan, keilmuan dan kesadaran akan lebih abadi.

Dalam dakwah ini, disampaikan bahwa Nikmat tauhid adalah nikmat yg hrs disyukuri.

3 nikmat utama yg harus membuat kita bersyukur :

  • Dimiliki seluruh makhluk Allah – nikmat kehidupan.
  • Dimiliki hanya oleh manusia – nikmat menentukan pendapat dan menentukan pilihan
  • Dimiliki oleh manusia pilihan – nikmat iman

Menurut ibnu mas’ud : Iman itu terbagi dua, sebagian syukur dan sebagian lagi sabar. Syukur itu mengerjakan apa yg diperintah dan meninggalkan apa yg dilarang. Iman yg disyukuri akan selalu meningkat (iman menjadi taqwa)

Wallahu a’lam

Tarhib Ramadhan 1438 Hijriyah

​Seri mengaji masjid Alitisham sabtu, 20Mei2017 / 22Syaban1438, Ust Sambo 

Mengapa Ramadhan ada?  Karena Kasih sayang Allah. 

– Ramadhan adalah: kesempatan yg diberikan Allah  sbg akselerasi untuk mendapatkanm ketaqwaan bagi semua kaum muslimin. Tanpa Ramadhan,  sulit sekali dgn tantangan nafsu,  godaan syetan dan gangguan2 lainnya bisa mencapai ketaqwaan dgn mudah, perlu effort yang sangat luar biasa dalam mencapainya. Sementara di bulan Ramadhan semua itu menjadi lebih mudah dihadapi.  

– Allah menginginkan semua hamba-Nya dapat kembali ke kampung halaman surga –  (setiap manusia lahir dlm fitrah, diturunkan Rosul,  kitab petunjuk, fasilitas ibadah, fasilitas Ramadhan,  tempat2 khusus,  ampunan,  rahmat) ,  jika pun masuk neraka itu krn manusia yg lebih cinta dunia yg amat rendah dan maunya sendiri memilih neraka. 

– tdk ada org yg masuk neraka protes,  semua menerimanya krn amat menyadari dosa2nya di dunia. Sebagaimana dikabarkan dalam Qs. 67 Almulk:9-11 

– Mereka menyesal Qs. 40:11 –  Surah Ghafir : Mereka menjawab: “Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali (pula), lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah sesuatu jalan (bagi kami) untuk keluar (dari neraka)?”

# Ciri taqwa : untuk dicapai, modalnya iman

1- ibadahnya bagus,  bukan sekedar banyak apalagi hanya melaksanakan ibadah. Misalnya Shalatnya banyak (bisa saja tertolak) dan juga bagus (ahsan),  krn hanya ibadah yg ahsan yg diterima Allah Qs. 46:16,  atau dlm bhs hadist toyyib,  “Allah itu baik dan hanya menerima yg baik.” Ramadhan adalah bulan utk memperbagus amal. 

– Ibadah yg Bagus : Yg wajib disempurnakan (shalat fardhu,  shaum sempurnakan) ,  yg sunnat dikerjakan dgn bagus :  fokus memperbagus ibadah (misal susah qiyamul lail cukup 2 rakaat saja, perbanyak dhuha) 

2- taat,  yg perintah dikerjakan yg larangan ditinggalkan, Ramadhan adalah bulan taat. 

Yg perintah Allah : wajib dikerjakan (yg wanita* berjilbab) , yg sunnat : kerjakan semampu mungkin berkualitas. 

Yg larangan Allah :  yg haram tinggalkan sama sekali,  yg makruh kurangi semaksimal mungkin. 

3- bagus dlm hablum minannas,  hubungan dengan sesama manusia  dan lingkungan. 

– baik pd orgtua (birrul walidain) ,  istri anak,  kerabat,  tetangga dekat atau jauh. 

– Ramadhan adalah bulan memperbaiki hubungan dgn org2 terdekat kita. Bulan rekonsiliasi. 

– org taqwa itu bahagia krn hubungan dgn org lain baik,  tdk ada amarah, benci,  apalagi dendam. 

4- hawa nafsunya terkendali

Hawa nafsu yg 7 : mata,  telinga,  mulut,  perut bawah perut,  pikiran (berfikir positif dan baik) ,  perasaan ( perasaan positif,  mudah memaafkan,  menahan emosinya). 

Hawa nafsu itu sepertinya enak awalnya,  tapi akhirnya akan membuat kesusahan

5- Bulan untuk banyak bertaubat dan istiqhfar 

– Qs. 3:135

– org taqwa amat bahagia krn rizqinya pun dijamin dgn istighfar

# Cara menuju taqwa : untuk dikerjakan

Cara umum :

1- sungguh2 / jihad dlm 5 hal di atas,  Ramadhan bulan jihad. 

– Allah akan memberi kemudahan bagi org yg sungguh2 –  Qs. 29:69

– Misalnya : sungguh2 (mengukur waktu perjalanannya, berkemauan keras) shalat tepat waktu di masjid nanti akan diberi kemudahan,  begitu juga dlm berinfaq,  dll. 

– Man jadda wa jadda

– berusaha konsisten dlm kebaikan

2- sabar terhadap 5 hal di atas,  ramadhan bulan sabar,  30 hari semangatnya luar biasa. 

– sabar itu kuat,  tdk lemah, bertahan dan terus menerus pantang menyerah Qs. 3:146

– hadits : shaum itu separuh dari kesabaran. 

Sesungguhnya Allah bersama org2 sabar,  akan dimudahkan oleh Allah. 

3- evaluasi / muhasabah,  ramadhan bulan muhasabah

– evaluasi 5 hal di atas harian,  memperbaiki terus menerus. 

Qs.  –  “… Wal tanzur nafaun maqoddamat lighot..” 

Cara khusus (detil) : mudah dlm melaksanakan 5 hal di atas. Dibahas pada bulan Ramadhan

# Hambatan menuju taqwa : untuk diwaspadai

1- kurangnya ilmu akhirat, urusan ilmu dunia mau sekolah sampai doktor,  urusan akhirat tdk mau menambah sedikitpun dari SD

– belajar bgmn ibadah bagus,  tilawah Quran bagus,  ramadhan itu syahrul ilm’

– pengajian itu bagian dari belajar,  perbanyak pengajian ketika Ramadhan. Tilawah Quran tadarussan sunnah,  cari ilmu fardhu.  Jgn sampai malah mengurangi pengajiannya. 

2- kemalasan diri,  mencukupkan diri dgn apa yg ada,  malas menambah lagi. Urusan akhirat malas nambah,  tapi utk urusan dunia semangat sekali. 

– membandingkan dgn org lain yg lebih buruk. Utk dunia lihat yg di bawah, utk yg akhirat melihat ke atas. 

3- hambatan cinta dunia

Ini yg paling berat,  mementingkan diri sendiri,  jadi malas tobat. 

Wallahu a’lam

Level Ikhwah dakwah

Seri mengaji liqo ust Yasir Aliputo, lembah anai,  12mei2017 / 16sya’ban1438

Qs. 35:32 –  Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

# Sebutan bagi pendosa dalam Quran, dengan kalimat yg amat lembut,  yaitu org2 yg “dzolimun bi nafsi.” inilah level pertama kaum muslimin kebanyakan. 

Ciri2nya :

  • ibadah masih tidak rutin,  kewajiban masih sering ditinggalkan, larangan Allah masih dilakukan. 
  • Pelaksanaan ayat masih saja dipilih-pilih sesuai hawa nafsunya. 

Ilustrasi kata-kata terkait larangan Allah dlm Quran :

  • “la” tanpa ada yg mengikutinya,  maknanya “tdklah”,  larangan paling rendah derajatnya. 
  • “la”  dgn diikuti fathah, bermakna “jgnlah”,  mulai agak keras larangannya.
  • “la tak” –  ujungnya sukun, bermakna larangan amat keras, yg melakukannya dosa

Dlm ramadhan,  para pendosa ini tetap dipanggil Allah dgn “ya ibaadi” (wahai hamba2Ku). Maka tdk boleh kita menjauhi mereka,  krn mrk masih dpt kesempatan dpt rahmat Allah. 

Qs.  39:53 –  Surah Az-Zumar, Verse 53: Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang 

Ramadhan yg sebentar lagi tiba,  adalah bulan bagi org yg punya iman walau sedikit. 

# Level Muqtasid,  Ciri2nya :

  • Baru ke masjid jika ada azan
  • Baru berbuat baik kalau tahu atau ada kesempatan

# Level Sabiqul bil khoirot,  Ciri2nya :

– Berbuat kebaikan selalu lebih dari yg lain

– Sblm azan sdh di masjid, kualitas amalnya meningkat. Kepekaan terhadap lingkungan sangat baik,  sehingga cepat tanggap ketika ada yg butuh bantuan. 

– insyaAllah masuk kategori orang-orang yang masuk surga tanpa hisab (bersama 70000 org lainnya –  hadits). 

– InsyaAllah mendapatkan kesempatan menolong 70 org anggota keluarganya (selama anggota keluarganya tdk murtad,  tdk meninggalkan shalat,  dan bermaksiat kepada Allah), sebagaimana firman Allah pada bab jihad di Qs. 9:111 sbg ahli syahid, yaitu : Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.

– Akan kuat memikul beban dakwah,  bgmn mungkin kita beralasan teknis sementara ummat bergantung di belakang kita. 

Para pemikul beban : semakin berat beban kita di dunia,  semakin ringan beban kita di akhirat.  Kata istirahat (utk yang berhenti dalam waktu 1 jam ke atas), tidak berlaku pada para pemikul beban, mereka hanyalah mengambil rehat saja (berhenti sesaat). 

Para pemikul beban tdk akan tidur sblm membaca akhir surah albaqarah. 

Untuk itu, kesempatan pada bulan Ramadhan yg akan datang menjelang adalah tdk ada istirahat,  kita hrs terus beribadah dan meningkatkan kualitasnya. 

Maka,  hafalkan dan resapi Dzikir Ketika Melihat Hilal : 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat hilal beliau membaca, “Allahumma ahillahu ‘alayna bilyumni wal iimaani was salaamati wal islaami. Robbii wa Robbukallah. 

Maknanya : Ya Allah, tampakkan bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan (yumni-tentram, hrs dgn iman yg bergelora bukan dzolimun bi nafsi para hamba perut,  maka hrs ada tarhib (persiapan) agar rohaba (lapang), agar kita pantas mengucapkan marhaban ya ramadhan), 

dan keimanan (imaanan wahtisabaan sbg kalibrasi keimanan,  maka dibutuhkan tilawah Quran sbg pemberat kebaikan), 

keselamatan (kata kuncinya adalah ampunan Allah,  maka permohonan utama di bulan ramadhan adalah mohon ampun –  Allahumma afuwwun tuhibbu afwaa fa’fu anna,  ramadhan adalah kesempatan dihapus dosa), 

dan Islam (utk syiar,  pasang tema harmoni ramadhan,  semua menjadi kebersamaan). 

Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah (Robbii wa Robbukallah, penegasan ketergantungan kita kpd Allah.” 

(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ad Darimi. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan  bahwa hadits ini hasan karena memiliki penguat dari hadits lainnya)
Sumber: https://muslim.or.id/1270-dzikir-dzikir-di-bulan-ramadhan.html

# Ramadhan adalah momentum peningkatan kualitas ketaqwaan. 

Dalam sejarah, Abu hurairah,  yang masuk islam belakangan,  tapi berusaha untuk naik kelas/level  dengan segenap jiwa raganya, sehingga walau hanya 3 tahun bersama nabi, tapi paling banyak meriwayatkan hadits nabi.  

Sebagai pengemban amanah dakwah, kita harus selesai urusan dgn keluarga, misalnya kita dgn istri bisa spt Usman bin affan, sahabat yg paling santun kpd istri. Akhir sya’ban ini segera minta maaf kpd istri, karena cara terbaik agar org lain meminta maaf adalah kita meminta maaf terlebih dahulu. 

# Shaum itu perisai yg tak terlihat (junna) (AlHadits). Shaum kita adalah shaum level junna (perisai), maka ketika ada orang yang mengganggu kita ketika sedang bershaum maka ada perintah katakan (kpd diri sendiri), “bahwa saya sedang berpuasa.”

Namun jika dalam bershaum masih saja berkata kotor,  maka perisainya buruk,  shaumnya hanya dpt lapar dan haus saja atau dlm bahasa fiqih hanya menggugurkan kewajiban. 

# Ramadhan itu istimewa ada malam Lailatul Qadar,  pakailah utk menembus level Sabiqul bil khoirot  : Mencari Posisi yg membuat posisi kita lebih dekat dgn Allah dan dapat mengajak org lain utk lebih dekat kpd Allah. 

# Perintah Allah banyak preventif :

  • Shalat diucap berkali2, agar dpt mencegah kekejian dan kemungkaran. 
  • Shaum diulang 19x agar terbentuk perisai kita (self kontrol).  Bahan kesabaran itu junna,  sesuatu dari dlm diri yg dpt mengontrol. 
  • Perintah larangan umumnya disampaikan cuma satu kali.  Karena dgn melaksanakan ibadah2 yg benar, akan otomatis meninggalkan maksiat. 

# Rahasia keberkahan sahur :

  • Sahur itu 30menit sblm shubuh,  disitulah keberkahan.  Maka makanlah di sana.,
  • Baca quran, qiyamul lail sdh selesai sblm sahur, 
  • Pada saat sahur time,  hanya dua hal : berdoa dan memohon ampun

Tambahan terkait dengan keadaan negeri kita sekarang ini :

  • Indikator Kemenangan itu  bukan semua ikut jalan kita,  tapi dtg  juga bersama kebencian kaum mu) syrikin, kaum kafir serta kaum munafikin terhadap kegiatan dakwah yg kita lakukan,  krn menghantam langsung ke aktivitas hawa nafsu mereka dan mengurangi kesempatan mereka dalam bermaksiat kepada Allah. 
  • Pemerintah kita mestinya belajar dengan membuka sejarah : tdk ada penguasa yg selamat ketika mendzolimi ulama. 

Wallahu a’lam 

Sistem Pendidikan Qurani

Negeri ini perlu waktu yang cukup lama juga untuk bisa maju seperti negeri2 yg lain.  Banyak hal2 belum ter-akselerasi dgn baik krn kurangnya ilmu yg didapat, dan terlambatnya pemahaman yg datang. 

Semua berusaha mencari  konsep dan bentuk-bentuk pendidikan agar transfer ilmu,  transfer semangat, dan transfer nilai,  bisa lancar. 
Tulisan di bawah ini membawa salah satu konsep yg menarik. Terimakasih utk penulisnya yg tdk saya ketahui, yg membuat saya sbg pendidik,  dan sebagai orgtua semakin mantap untuk memilih jalur yg digambarkan pada tulisan di bawah ini. 

SISTEM PENDIDIKAN TERBAIK

Sekitar Empat tahun yang lalu tepatnya di awal Ramadhan 1433 H Saya mengikuti kuliah subuh di Masjid dekat rumah. Ustadz yang berceramah menceritakan kisah nyata dari seorang rektor salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia yang sedang mencari sistem pendidikan terbaik yang dapat menghasilkan dan mencetak generasi yang cerdas, bermartabat dan bisa bermanfaat bagi bangsa dan agama.

Untuk mencari sistem pendidikan terbaik, rektor tersebut pergi ke Timur Tengah untuk meminta nasihat dari seorang ulama terkemuka di sana. 

Ketika bertemu dengan ulama yang ingin ditemuinya, lalu dia menyampaikan maksudnya untuk meminta saran bagaimana menciptakan sistem pendidikan terbaik untuk kampus yang dipimpinnya saat ini.

Sebelum menjawab pertanyaan dari rektor, ulama tersebut bertanya bagaimana sistem pendidikan saat ini di Indonesia mulai dari tingkat bawah sampai paling atas?

Rektor menjawab, _”paling bawah mulai dari SD selama 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, D3 3 tahun atau S1 4 tahun, S2 sekitar 1.5 – 2 tahun, dan setelah itu S3 untuk yang paling tinggi.”_

_”Jadi untuk sampai S2 saja butuh waktu sekitar 18 tahun ya?”_ Tanya Sang Ulama.

_”Iya!!!”_, jawab rektor tersebut.

_”Lalu bagaimana jika hanya lulus sampai di SD saja selama 6 tahun, pekerjaan apa yang akan bisa didapat?”_ Tanya kembali Sang Ulama.

_”Kalau hanya SD paling hanya buruh lepas atau tukang sapu jalanan, tukang kebun dan pekerjaan sejenisnya.”_

_” Tidak ada pekerjaan yang bisa diharapkan jika hanya lulus SD di negeri Kami.”_ Jawab si rektor.

_”Jika Lulus SMP bagaimana?”_

_”Untuk SMP mungkin jadi office boy (OB) atau cleaning service,”_ jawab kembali si rektor.

_”Kalau SMA bagaimana?”_

_”Kalau lulus SMA masih agak mending pekerjaan nya di negeri Kami, bisa sebagai operator di perusahaan-perusahaan”_ lanjut si rektor.

_”Kalau lulus D3 atau S1 bagaimana?”_ Bertanya kembali Sang Ulama.

_”Klo lulus D3 atau S1 bisa sebagai staff di kantor dan S2 bisa langsung jadi manager di sebuah perusahaan”_ kata si rektor.

_”Berarti untuk mendapatkan pekerjaan yang enak di negeri Anda minimal harus lulus D3/S1 atau menempuh pendidikan selama kurang lebih 15-16 tahun ya?”_ Tanya kembali sang Ulama. 

_”Iya betul !!!!”_ jawab si rektor.

_”Sekarang coba bandingkan dengan pendidikan yang Islam ajarkan”_

_”Misal selama 6 tahun pertama (SD) hanya mempelajari dan menghapal Al-Qur’an, apakah bisa hapal 30 juz?”_ Tanya Sang Ulama.

_”In shaa Alloh bisa”_ jawab si rektor dengan yakin. 

_”Apakah ada hafidz Qur’an di negeri Anda yang bekerja sebagai buruh lepas atau tukang sapu seperti yang Anda sebutkan tadi untuk orang yang hanya Lulus SD?”_ Kembali tanya Sang Ulama. 

_”Tidak ada !!!”_, jawab si rektor.

_”Jika dilanjut 3 tahun berikutnya mempelajari dan menghapal hadis apakah bisa menghapal ratusan hadis selama 3 tahun?”_

_” Bisa !!!”_, jawab si rektor. 

_”Apakah ada di negara Anda orang yang hapal Al-Qur’an 30 juz dan ratusan hadis menjadi OB atau cleaning service?”_

_” Tidak ada !!!”_, jawab kembali si rektor.

_”Lanjut 3 tahun setelah itu mempelajari tafsir Al-Qur’an, apakah ada di negara Anda orang yang hafidz Qur’an, hapal hadis dan bisa menguasai tafsir yang kerjanya sebagai operator di pabrik?”_ Tanya kembali ulama tersebut. 

_”Tidak ada !!!”_, jawab si rektor. 

Rektor tersebut mengangguk mulai mengerti maksud sang ulama.

_”Anda mulai paham maksud Saya?”_

_” Ya !!!”_, jawab si rektor.

_”Berapa lama pelajaran agama yang diberikan dalam seminggu?”_

_” Kurang lebih 2-3 jam”_ jawab si rektor.

Sang ulama melanjutkan pesannya kepada si rektor…

_”jika Anda ingin mencetak generasi yang cerdas, bermartabat, bermanfaat bagi bangsa dan agama, serta mendapatkan pekerjaan yang layak setelah lulus nanti, Anda harus merubah sistem pendidikan Anda dari orientasi dunia menjadi mengutamakan orientasi akhirat karena jika Kita berfokus pada akhirat inshaa Alloh dunia akan didapat. Tapi jika sistem pendidikan Anda hanya berorientasi pada dunia, maka dunia dan akhirat belum tentu akan didapat.Pelajari Al-Qur’an karena orang yang mempelajari Al-Qur’an, Alloh akan meninggikan derajat orang tersebut di mata hamba-hambaNya. “_

_”Itulah sebabnya Anda tidak akan menemukan orang yang hafidz Qur’an di negara Anda atau di negara manapun yang berprofesi sebagai tukang sapu atau buruh lepas walaupun orang tersebut tidak belajar sampai ke jenjang pendidikan yang tinggi karena Alloh yang memberikan pekerjaan langsung untuk para hafidz Qur’an.Hafidz Qur’an adalah salah satu karyawan Alloh dan Alloh sayang sama mereka dan akan menggajinya lewat cara-cara yang menakjubkan. “_

_”Tidak perlu gaji bulanan tapi hidup berkecukupan.”_

Itulah pesan Sang Ulama kepada rektor tersebut.

Mari kita didik diri dan keluarga kita dengan Sistem Pendidikan Terbaik.

Semoga bermanfaat, dan dapat dijadikan rujukan bagi guru dan orang tua kaum muslimin.

Wallahu a’lam. 

Perbedaan Orang beriman & Orang Fasik

​Seri mengaji tafsir alhijri, Surah Assajadah : 18-20, Kiayi Didin Hafidhuddin, 7Mei2017 / 10Syaban1438

Surah As-Sajda, Verse 18: Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka tidak sama.

Surah As-Sajda, Verse 19: Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan.

Surah As-Sajda, Verse 20: Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah jahannam. Setiap kali mereka hendak keluar daripadanya, mereka dikembalikan ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: “Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya”.

Menjelaskan 2 kelompok kehidupan di dunia dan akhirat yaitu org yg beriman dan beramal sholeh dan org yg fasik. 

Ketetapan Allah yg pasti : Beda perilaku,  beda tempat kembali,  yg beriman dan beramal sholeh akan mendapatkan trmpat yg mulia sdg org fasik akan mendapatkan kehinaan. 

# Karakter utama org beriman yg mendapat kemuliaan di dunia dan di akhirat :

Qs.23:1-11 perilaku utama org beriman yg hrs menjadi life style kita,  merupakan ayat2 yg menjadi akhlak Rasulullah menurut Aisyah r.a.

1- khusyu’ dalam shalatnya,  menjaga shalatnya. 

Ketika ada adzan yg merupakan panggilan tertinggi dari Allah,  jika kita langsung mendatanginya maka pasti dpt kemenangan. Hayya ala sholah,  hayya alal falah. 

2- Menjauhkan diri dari ucapan,  perbuatan yg tdk ada manfaatnya (laghoh). 

– makhluk yg produktif, membawa kesuksesan,  mau memilih mana ucapan,  perbuatan yg baik. 

3- Suka mengeluarkan zakat,  infaq dan sodaqoh,  dlm bentuk kalimat isim yg menggambarkan keabadian yg terus menerus. 

4- menjaga kehormatan / kemaluannya kecuali kpd yg sdh dihalalkan. 

– gambaran kesucian org2 beriman. 

– Wanita yg paling suci di dunia ini adalah wanita-wanita kaum muslimin (ada istilah waktu haid,  iddah yg mensucikannya). 

5- org yg menjaga amanah dan janjinya,  sekecil apapun juga. 

– tdk ada iman bagi org yg tdk amanah (hadits) 

– amanah adalah pakaian kaum muslimin. 

6- org yg menjaga shalatnya dalam situasi apapun. 

– sambil berdiri,  duduk,  berbaring atau dgn isyarat. 

– sambil perang, jihad tdk terpisahkan

– tdk ada air,  tayammum. 

# Perilaku org2 fasik (org yg bengkok hatinya) :

Org2 fasik kadang disebut kafir,  atau org dzolim  dalam terminologi Quran. 

Qs.2:26-27 Tiga perilaku buruk yg dilakukan oleh orang fasik,  tdk senang dgn kegiatan dakwah,  pembuat kerusakan (pikiran dan tingkah laku) dan menyusahkan org lain,  yaitu :

1- org yg membatalkan janji dgn Allah, memutuskan ketaatan kpd Allah,  tdk mau melaksanakan perintah Allah, 

2-  membenci kaum muslimin, memutus hubungan silaturrahim,  memutuskan ukhuwah tdk mau bersama-sama dgn org yg beriman. 

3- membuat kerusakan di muka bumi,  menjadi sumber kejahatan dan malapetaka. 

Qs.  17:16 – perilaku org fasik  adalah tanda2 kehancuran suatu bangsa. 

Org2 yg mutrof (org yg dlm kemewahan harta dan kekuasaan),  harta dan kekuasaannya tdk dipergunakan utk kebaikan,  tapi berbuat kerusakan di muka bumi,  mereka berbuat dzolim dan menghancurkan kebaikan. Maka akan dihancurkan Allah. 
Hancurnya suatu bangsa,  jarang hanya karena runtuhnya ekonomi,  tapi karena Diskriminasi dlm bidang hukum,  ketidakadilan sumber dari kehancuran. 

Hadits : hancurnya suatu bangsa,  ketika yg melakukan kejahatan adalah org yg mulia, mereka enggan menegakkan hukum bahkan membelanya,  tapi ketika org miskin bersalah mereka cepat menegakkan hukum. Demi Allah,  jika anakku Fatimah mencuri,  maka aku yg akan memotong tangannya. 

Wallahu a’lam