• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 416,596 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal
  • Iklan

Dakwah adalah jalan hidup kaum muslimin

Seri Mengaji Masjid Al I’tisham Jumat, Ust. Syamsul Bahri, 13 Juli 2018 / 29 Syawal 1439h

Tadabbur hadits :
Dari Abu Sa’îd al-Khudri Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya (kekuasaannya); jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya (menasihatinya); dan jika ia tidak mampu juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju), dan demikian itu adalah selemah-lemah iman.’”

# Pelajaran 1 :

Qs. Yusuf : 108 – Dakwah itu adalah jalan hidup Rasulullah, mengajak manusia ke jalan Allah berdasarkan hujjah, deklarasi bahwa diri beliau adalah pelaku utama dakwah.

Qs. 3:31 menjadi pelaku dakwah adalah tanda cinta kepada Allah.
Krn dakwah adalah jalan hidup Rasulullah maka kita hrs melakukannya sesuai dgn tingkat kesungguhan yg Allah berikan kpd kita.

# Pelajaran ke-2

Man ro a : barang siapa melihat. Melihat dalam arti memahami dgn ilmu dari suatu kemungkaran. Ada 3 syarat, sesuatu itu dapat disebut sebagai kemungkaran, yaitu :

1#. Kemungkaran yg dilakukan secara perbuatan dan pelakunya.

Jadi hal2 semisal : berbuka di siang hari Ramadhan secara perbuatan dzohirnya munkar, tapi pelakunya blm tentu mungkar, jika dia melakukannya krn ada alasan syar’i seperti : safar, sakit, haid.

Kemungkaran itu adalah berbuat kemaksiatan dgn niat pelakunya yg menyengaja melakukannya.

2#. Ketika para ulama bersepakat itu adalah munkar, tdk ada khilaf sama sekali.

Ada 2 jenis khilafiyah :
1. Dlm persoalan agama : ketika berbeda agama, silahkan jalankan masing2 ajaran agamanya. Misal : tdk perlu mengucapkan selamat kpd perayaan agama lain yg terkait dgn keyakinan, atau tdk perlu menyumbang pembangunan rumah ibadah agama lain. Batasannya adalah utk kegiatan2 terkait kemanusiaan tdk ada larangan bermuamalah selama didlmnya ada maslahat bagi kaum muslimin, misalnya : saling mengirim makanan, berdagang, dll.
2. Dlm masalah aqidah atau keyakinan.

Dua hal ini tak boleh membuat kita berselisih, krn tdk ada ruang toleransi sedikitpun. Tdk boleh berlapang dada atau memberikan keluasan bahkan kemakluman kpd hal2 ini.

Sedangkan jika ada yg menganggap qunut di waktu shubuh adalah kemungkaran. Ini masuk kepada khilafiyah krn merupakan masalah furuiyyah bukan ushul / aqidah.

Apalagi menghukumi semua muslim yg diluar kelompoknya disebut kafir.

Atau menghukumi org2 yg bekerja di pemerintahan disebut kafir krn menggunakan sistem thogut.

Kita harus berhati-hati dlm hal ini, krn Nabi SAW telah memperingatkan kaum muslimin, bahwa berbantah2 di wilayah furuiyyah akan melemahkan kaum muslimin, maka bersabarlah (al-Hadits)

3#. Sesuatu itu bisa jadi kemungkaran, tapi dilakukan utk mencegah kemungkaran yg lebih besar, maka hal tersebut tdk boleh dianggap mungkar.
– Ini adalah salah satu kaidah dlm dakwah untuk mengingkari suatu kemungkaran.
– Contoh : pelajaran dari nabi Khidir yg setelah ditolong nelayan, beliau merusak perahunya utk mencegah dirampasnya perahu tsb oleh penguasa dzolim. Nabi Khidir juga membunuh jiwa yg blm baligh, untuk mencegah takdir masa depan kekafiran.
– Dalilnya adalah Qs. Al anam : 108

Contoh lainnya :
– ada yg menganggap pemilu sbg kemungkaran, shgg golput, padahal ini hal penting utk mendptkan pemimpin yg membela Islam dan kaum muslimin. Pedomannya adalah kita memilih calon yg disepakati ulama. Golput boleh saja jika semua paslon tdk ada yg berpihak kpd kaum muslimin.
– ketika ada badui buang air di masjid nabawi, sahabat yg akan bertindak ditahan oleh nabi SAW, biarkan sampai selesai, selain untuk mencegah kotorannya meluas, juga utk menunjukkan keluhuran akhlaq kaum muslimin dlm menyikapi kejahilliyahan. Akhirnya sikap ini menjadi sebab org badui tsb beserta semua sukunya ikut memeluk islam.
– dlm pemukiman padat yg kebakaran boleh kita merusak rumah utk memutus jalur api.

# Pelajaran 3

Gambaran keluasan Islam :

– bertaqwalah kpd Allah dgn cara yg paling kamu sanggupi.

Allah menghendaki kemudahan bagi makhluk Nya.

Allah menghendaki agar dalam menjalankan agama tdk kesulitan.

– Menghadapi kemungkaran dgn tangan juga bermakna kekuasaan, spt orgtua yg melarang anak perempuanya keluar malam dgn laki2, pengusaha yg mewajibkan karyawan nya shalat berjamaah.
Selain itu, ini juga bisa berarti menggunakan kekuatan Harta, sehingga bisa mengajak org menghentikan maksiat.

– Menghadapi kemungkaran dgn cara lisan, berlaku juga dgn tulisan.
– jika tidak mampu, mengingkari kemungkaran dgn hati, selemah2 iman. Tapi tidak ada yg lebih rendah lagi dari ini.

Ruh iman tdk akan se- kufu dgn hal2 yg merusak keimanan. Maka jika tdk ada getaran ketika terjadi kemungkaran yg terjadi di sekitar kita, bisa jadi sdh habis tak bersisa iman kita.

– Hati punya perkataan, yaitu aqidah. Jika hati kita melakukan pembenaran thdp kemaksiatan

– Ada 2 pendapat hati yg bisa membatalkan iman atau islamnya seseorang : misal ada yg bermaksiat dlm keluarga melakukan selingkuh krn lemah iman shgg melakukan perzinahan atau meninggalkan shalat, namun hatinya menyadari itu sbg dosa besar, jika masih ada ini maka tdk sampai membatalkan imannya walaupun tercatat sebagai dosa dan kekejian yg sangat besar. Tapi kalau dalam hatinya, ia menganggap kemaksiatan itu tidak masalah lagi bagi dirinya maka sdh batal imannya.

– Hati kita punya perbuatan, yaitu niat. Mengucapkan / melafaskan niat dlm ibadah menurut iman syafii, tujuannya : Utk mengajarkan/membiasakan kpd org lain, utk ikrar, utk pengulangan apa yg ada di dlm hati.

– Maka berhati-hatilah dgn niat, setiap kita berniat melaksanakan sesuatu, luruskan niat apakah sudah sesuai dgn syariat Allah atau tidak.

# Syarat pemimpin itu salah satunya adalah dicintai oleh rakyatnya. Bisa jadi krn Masyarakat sdh melihat bahwa pemimpin itu tdk pantas.

Qs. Assyuara:83-85 – Pemimpin yang baik itu dekat dan dicintai org2 sholeh

Kasus momen2 kepemimpinan dari surah Al Kahfi :

  1. Kisah Ashabul kahfi – pemimpin dzolim kpd kaum muslimin, kaum muslimin diburu hebdak di habisi.
  2. Kisah shohibul janattain (pemilik dua kebun) ketika kaum muslimin hidup dgn org kafir yg memegang kekuasaan dan mereka mencemooh org Islam, namun sdh tidak diburu/ditindas secara fisik.
  3. Kisah nabi musa belajar dgn khidir, musa sdh dpt mempercayai masyarakatnya ketika ditinggalkan krn pemimpin2 sudah dekat dgn ulama.Kisah Dzulkarnain pemimpin yg dekat dgn ulama, diberi kemenangan ke timur dan ke barat.

Wallahu a’lam

Iklan

Empat Kekuatan Mengatasi Masalah kehidupan

​Seri mengaji mushalla Alitisham, Ust Samsul basri,  30Apr2017 / 2syaban1438

Kalau masalah menimpa,  doa adalah andalan utk mendapatkan solusi :

Ketika mendapat 3 kegelapan Yg luar biasa (kegelapan lautan,  kegelapan perut ikan dan kegelapan krn meninggalkan kaumnya) yg menimpa nabi yunus,  beliau berdoa :

Lailaha illa anta = mensucikan pikirannya dari berburuk sangka kepada Allah 

Inni kuntu minaddzolimin = mengakui kesalahan. 

Qs. 4:79 musibah yg tdk kamu senangi itu karena tanganmu sendiri yg mengundangnya 

Qs. 42:30 musibah apa saja adalah krn dosa yg dilakukannya. 

Hadits : tdklah seorg muslim berdoa dgn doa nabi yunus,  maka akan disegerakan Allah utk mengihilangkan permasalahannya. 

Abu Said Al-Khudhri radhiyallahu ’anhu bertutur: “Pada suatu hari Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah radhiyallahu ’anhu sedang duduk di sana. Beliau bertanya: ”Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di luar waktu sholat?” Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.” Beliau bertanya: ”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau baca maka Allah ta’aala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?” Ia menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda,”Jika kau berada di waktu pagi maupun sore hari, bacalah do’a: Allahumma inni a’udzu bika minal hammi wal hazani,  wa a’udzu bika minal ajzi wal kasali,  a’udzu bika minal jubni wal bukhli,  a’udzu bika min gholabatid daini wa qohrir rijaal,  artinya : ”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.” Kata Abu Umamah radhiyallahu ’anhu: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353)

Masalah kehidupan tdk akan selesai krn ada 4 penyakit yg dibiarkan :

1- al hammu wal haznu –  gundah dan sedih dan larut di dalamnya,  shgg hormon stress nya naik,  endorfinnya merendah,  shgg antibodi melemah. keluh kesah tingkat tinggi sampai membunuh dirinya sendiri. 

2- Al ajzu wal kasalu – penyakit lemah dan malas,  krn energinya habis utk memikirkan masalah beratnya,  lupa mensyukuri nikmat2 lain yg masih banyak sekali

3- Al jubnu wal bukhlu – pelit,  pengecut,  bakhil,  sempit cara pandangnya krn masalahnya,  shgg tdk mau menbantu org lain. Ini malah menambah masalah  buruknya hubungan dgn org lain. 

4- Gholabatu al dain wal kahru ar-rijal – hutang yg semakin bertambah dan mendptkan sikap merendahkan dari org lain. hal ini menyebabkan masalah ini semakin bertambah ke level lebih. 

Solusinya adalah melakukan 4 kekuatan yg dikabarkan dalam doa yg diajarkan nabi kepada Abu Umamah yaitu  :

1- perasaan damai,  sakinah,  tuma’ninah dan ketenangan dgn kekuatan taqorrub illallah,  Qs. arro’du :28 –  solusi ketenangan hati hanyalah dgn mendekatkan diri kpd Allah. Punyalah amalan2 Khusus kita bertawassul ketika memohon pertolongan Allah. 

2- perasaan positif bergerak,  berkarya, berkerja dgn giat kita ,  sungguh dlm pergerakan itu ada keberkahan dgn kekuatan Bergerak

Qs. Assod:41-42 –  kisah nabi ayyub,  banyak peran syetan utk memperparah penyakit,  maka org sakit perlu dekat dgn Allah agar cepat sembuh. Ayyub mengadu kpd Allah krn dimakan ulat tdk bisa bergerak,  perintah Allah paksakan bergerak sedikit saja,  nabi Ayyub mencoba menggerakkan kakinya,  shgg kemudian memancarkan mata air, yg siramannya menyembuhkan,  dan ketika meminumnya shgg pulih kekuatannya. Allah menyuruhnya mengambil sebab,  sisanya Allah yg menyelesaikan masalahnya. 

KISAH maryam di qs maryam:25 –  ketika melahirkan Isa As,  beliau sangat lemah dlm haus dan lapar,  melihat kurma, berharap jatuh, Allah menyuruh gvoyangkan sedikit pohon kurma tsb dgn punggungnya. Allah menyuruhnya mengambil sebab,  sisanya Allah yg menyelesaikan masalahnya. 

Kisah Musa pada Qs. Asyuara :  – analisis swat  tantangan laut merah ketika ke palestina,  ancaman di kejar Fir’aun  dan kelemahan di dalam sikap menyesal kaumnya utk ikut bersama musa, namun, nabi musa anat yakin,  “Tuhanku bersamaku,  Allah pasti menolong kita”. Allah berfirman gerakkan / pukulkan tongkatnya ke laut.  Allah menyuruhnya mengambil sebab,  sisanya Allah yg menyelesaikan masalahnya. 

Maka,  agar beban kehidupan kita segera diangkat, Bersegaralah melakukan kebaikan. 

3- Pribadi ihsan yg peka thdp kebutuhan manusia,  ujian kelayakan ditolong oleh Allah perlu kekuatan IHSAN. 

Rumus Allah adalah dengan banyak membantu manusia lain,  maka akan segera pula didatangkan pertolongan dari Allah. 

Qs.Annajm :33-35 –  ciri2 org yg berpaling dari Alquran adalah org yg ketika mau  berinfaq itu berfikir2 lama sekali.  (ibnu katsir krn takut miskin,  rasa pelit utk org lain dan bahkan pelit pada dirinya sendiri). Padahal Allah menyatakan,  pada Qs. Assaba:39 –  apa saja yg kamu infaqkan Allah pasti menggantinya.  Org yg takut berinfaq krn takut miskin,  termasuk kepada org yg berpaling pada ayat di atas. 

Hadits : barangsiapa yg membebaskan seorg mukmin dari suatu kesulitan di dunia,  maka Allah akan membebaskannya dadi krsulitan pada hari kiamat. Barangsiapa yg mrmberi kemudahan kpd org yg berada dlm kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan di dunia dan akhirat. Barangsiapa yg menutup aib seorang muslim,  maka Allah akan menutup aibnua di dunia dan akhirat. Allah akan selalu menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya sesama muslim (HR. Muslim) 

4- menguatkan prasangka baik kpd Allah.

Hadits Qudsi : Aku berada dlm prasangka hamba-Ku,  dan aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku (HR Bukhori) 

Qs. Attholaq:2-3 – 

Hadits : aku tergantung prasangka hambaKu padaKu,  dan aku akan selalu bersama hambaKu ketika dia mengingat Ku. (HR bukhori) 

Ini kekuatan adalah inti dari ayat Qs. Albaqarah :186

Jika masalahnya adalah krn tdk terasanya kelezatan iman itu dlm ibadahnya,  maka itu adalah akibat krn banyaknya dosa,  tdk ada lain lagi :

– periksa hubungan dgn keluarga,  istri,  anak2, dll. 

– periksa harta, krn sebagaimana diceritakan pada hadits,  tentang seorg yg melakukan perjalanan mulia utk umroh dan haji, dimana setiap syarat mustajab doanya sebenarnya terpenuhi : dlm safar,  dlm keadaan lemah,  berdebu,  dan menyebut nama Allah sbg pembukanya),  tapi doanya tdk dikabulkan krn hartanya didapat dari yg haram (makanan,  minuman dan pakaiannya) 

– periksa benda2 yg menyekutukan Allah swt. Jija rumahnya Penuh jimat2, hancurkan. Krn menjadi penghalang ketergantungan kita kpd Allah SWT. Bgmn dpt pertolongan Allah sementara masih musyrik kepada Allah. 

Kisah ibu yg 7 kali  berhaji yg tdk bisa melihat kabah,  minta nasihat kpd syekh.  Setelah anaknya mendoakannya,  ibu itu mengingat bahwa di masa mudanya sbg perawat ibu itu telah banyak memutuskan banyak sekali ikatan2 nasab ketika muda dgn menukar2 bayi di tempatnya kerja,  dan dia suka melakukan aktivitas perdukunan,  akhirnya memasukkan bahan2 perdukunan ke tubuh2 mayat, salah satu tubuh mayat ada org mulia tdk bisa dimasukkan benda2 tsb.  Dia paksa masuk, lewat mulutnya dan dijahit oleh ibu itu. 

Ibu itu disuruh bertaubat, tetapi tetap berat sekali baginya,  sehingga saat dia kembali lagi berumrah, tetap saja pandangannya ditutup dari melihat Ka’bah, dan Allah menutup semua aspek utk taubatnya krn kekejian dia melakukan dosa. 

Qs. Aljasiyah: 23 – org2 yg mempertuhankan hawa nafsunya Allah menyesatkan dgn ilmunya,  menutup hatinya,  menutup pendengarannya. 

Qs. Alqamar:49 semua sdh ditakar dgn adil. Allah tdk membebankan diluar kemampuannya,  Allah tdk akan dzolim kpd hamba2Nya.  Ambil sebab dgn bergerak dulu,  sisanya Allah yg menolong.

Wallahu a’lam