• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 354,552 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Levelisasi hamba Allah dalam aktivitas ibadah mahdoh & ibadah harta

​Seri mengaji masjid Alitisham sabtu, Ust. Sambo, 18Nov2017 / 29Safar1439

Hamba Allah :

  • muslim dan beriman
  • mati sbg muslim

Qs. 89 : 27-30 dipanggil kembali sbg hamba,  dan dijamin Allah keselamatannya. 

# Level hamba Allah dalam hal ibadah :

1- selalu melakukan yg terbaik utk ibadah2 mahdohnya /wajibnya dan sunnatnya sdh rutin  (hamba Allah yg minimalis). Bagus dlm syariat,  fiqih dan kualitasnya. 

– shalat,  shaum, zakat,  infaq,  baca Quran 

– Haji perintahnya sempurnakan. 

– Karena ada yg rajin sholat (mushollin)  di dunia celaka,  di akhirat dpt neraka wail,  yg mereka lalai dlm shalatnya. Apalagi yg tidak shalat dpt kerak neraka jahannam, paling bawah bersama Firaun dan org2 celaka lainnya. 

– seluruh rangkaian ritualnya dinilai ibadah,  misal rangkaian menuju shalat berjamaah, mulai dari wudhu, berjalan menuju masjid,  menunggu iqomah,  lalu shalat,  lalu dzikir bada shalat (20-30 menit / shalat),  sehari semalam 2.5 jam. 

2- memperbanyak ibadah2 sambilan 

– Setiap ada waktu2 luangnya diisi dgn ibadah. 

– berdzikir,  baca quran,  baca buku agama,  mendengarkan tilawah Quran dan ceramah,  murojaah Quran, dll sambil melakukan aktivitas keseharian,  misal dlm perjalanan dalam antrian. 

– yg tidak boleh adalah dgn niat mahdoh, sambil melakukan ibadah disambi dgn keduniaan. 

– sambilan pekerjaan dunia sambil dzikir,  murojaah, dengarkan tilawah,  sehari semalam bisa memakan waktu 2.5 jam

3- memperbanyak Ibadah sunnah

– menyediakan waktunya. Misalnya tidur lebih cepat agar dpt tahajjud, ketika waktu senggang libur,  perbanyak dhuha. 

– waktu2 yg kosong kita manfaatkan utk beribadah. 

– jika sudah sampai tahapan ini,  maka Allah akan memberikan kemudahan waktu yg bebas (waktu discount), serta  rizki yg ditambah misalnya, org yg biasa kerja 8 jam plus perjalanan 2 jam, diberi peningkatan rizki dan diluangkan waktunya lebih banyak . 

Barangsiapa yg memenuhi hari2nya dgn ibadah,  maka Allah akan mengisi hatinya dgn kekayaan (hadits), Qs. Alfatihah,  iyya kana’budu wa iyya ka nas ta’in. 

– maka kemudahan waktu atau kelebihan hartanya yg didpt dari Allah tsb bisa kita gunakan lagi utk menambah ibadah kita lagi, bukan malah dihabiskan lagi utk keperluan dunianya. Misal : senin s.d jumat dlm kerja plus sambilan ibadah yg ketat,  sabtu-ahad tambah jumlah dan kualitas ibadahnya krn libur kerja. 

Syarat ibadah / amal sholeh : Ikhlas,  taat/ikut aturan dan selalu memberi manfaat. 

Syarat /Modal dlm usaha beramal sholeh : kemauan, sungguh-sungguh, banyak latihan (practice make perfect) . Sesulit apapun hal pekerjaan / amalan yg jika pakai syarat ini akan mudah,  insyaAllah. 

– amalan2 sunnah ini jika sdh kita perbanyak,  maka sehari bisa tambah 2-3 jam lagi waktu ibadahnya. 1/3 hidupnya sdh dipakai ibadah. 

4- latihan taat, menjalankan syariat. Selalu mengukur tindakan kita dgn ukuran syariat. 

– setiap kita berusaha taat, (dlm perbuatan sunnah atau mubah)  maka sdh dihitung sbg ibadah. Cara berfikirnya suatu ibadah ini sdh sesuai dgn aturan Allah.  Begitu juga setiap menghindar dari keburukan (dalam setiap makruh). Di negeri kaum muslimin,  memakan babi dan meminum arak,  jika meninggalkannya tdk terlalj besar nilainya,  berbeda dgn ketika kita tinggal di negeri dimana kaum muslimin minoritas. 

– yg boleh dikerjakan,  langsung dikerjakan. Yg dilarang ditinggalkan. 

– berfikir dulu sblm bertindak, apakah sesuai dgn syariat atau tdk sambil menimbang maslahat dan mudharat. 

– agar olahraganya dinilai ibadah,  agar setiap hal kesehariannya bisa terhitung sbg ibadah. 

– dgn ketaatan ini,  yg perbuatannya tdk  terlihat dan abstrak dlm tatanan pikiran kita,  maka waktu ketaatan ini bisa mengambil waktu banyak dlm harian kita. Krn setiap ketaatannya jadi ibadah,  seorg wanita memakai jilbab krn ketaatannya berjalan berjam2 sehari,  akan dpt pahala ketaatan. Ketaatan termasuk juga kebaikan2 lain,  taat pada suami,  silaturrahim. 

Setiap menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan Allah,  menjalan kebaikan,  meninggalkan keburukan akan di nilai sbg ketaatan. 

Maka nilainya sdh dianggap 1/2 hari beribadah. 

5. Setiap mendapat musibah,  kesulitan,  penderitaan jika kita hadapi dgn ridho dan ikhlas dgn kesabarannya maka dihitung sbg ibadah. 

– Seorg yg sakit dan ridho dgn sakitnya,  ketika menderitanya sampai 24 jam,  maka akan dihitung sbg ibadah,  syaratnya selama sehat kita juga rutin ibadah yg bagus spt no. 1 di atas. 

– Bahkan,  ibadah rutin yg tdk bisa dikerjakan krn udzur sakitnya itu tetap dihitung : Dpt pahala sabar dan pahala rutinitas amal yg dulu bisa dikerjakan ketika sehatnya. 

Qs. 39:10 pahala kesabaran tdk terbatas. 

6. Setiap perbuatan yg mubah diniatkan ibadah. 

-ikhlas,  sesuai aturan dan bermanfaat. 

– tidur ikhlas,  sesuai aturan dan tdk berlebihan (tidur yg dilarang : abis shalat shubuh, shalat ashar) . Tidur yg dianjurkan Seblm dzuhur,  ashar, setelah isya

– olahraga ikhlas,  sesuai aturan menutup aurat, dan bermanfaat. 

– Ngobrol : ikhlas,  tdk ghibah dan fitnah,  dan banyak manfaatnya. 

Bisa ibadah 24 jam

7. Setiap desah nafas,  tarikan nafasnya adalah ibadah. 

– org yg bersyukur,  hatinya selalu  menyambung kpd Allah. 

– mengelola hati dan pikirannya utk selalu positif (ikhlas,  taat,  bermanfaat), diamnya saja berpahala. 

# Level hamba Allah dlm konteks harta : 

1. Dalam zakat, mengeluarkannya dgn terbaik dan dgn ilmu. Utk lebih amannya menggunakan konsultan zakat utk menilik semua aset yg kita miliki dgn lebih fair. 

– rumah atau tanah nganggur zakatnya seharga rumahnya/ 2.5%, rumah disewa,  zakatnya seharga sewanya. 

2. Perbanyak sedekah / infaq 

3. Setiap Penambahan hartanya diibadahkan lagi. 

4. Setiap cari harta yg halal dihitung sbg ibadah,  mengeluarkannya dgn cara halal juga,  minimal tdk makruh. 

5. Setiap dapat kesempitan rizki,  jika kita bersabar maka dihitung jadi ibadah. 

6. Niatkan semua pengeluaran kita yg mubah2 jadi ibadah. Misal : belanja utk ibadah. Semua harta kita bisa bernilai infaq. 

7. Bersyukur terhadap semua pemberian alla Allah. Jika dpt Sedikit lalu sabar,  jika dapat banyak lalu bersyukur itu biasa,  yg hebat itu jika dpt sedikit, lalu bersyukur. 

# Level pengetahuan Politik kaum muslimin  :

1. melek politik Islam dan lokal,  supaya kaum muslimin tdk jadi bulan2an, tujuannya amar ma’ruf nahi munkar. 

2. Terlibat politik aktif atau pasif (mencoblos,  memberikan nasihat sesuai ilmu) . 

3. Berdaya,  memberikan pengaruh kpd penguasa, masyarakat. Jgn gabung di partai yg selalu merugikan kaum muslimin, krn di sana sbg anggota menjadi tak berdaya melawan kebijakan2 umumnya. 

4. Berkuasa,  kebijakan2 pro kaum muslimin dan mengayomi seluruh masyarakatnya. 

Modal kemampuan dlm politik :

1. Intelektual

2. Mental spiritual 

3. Finansial,  harus mampu krn jika tdk mampu maka terpaksa taat pada yg mensponsori. 

Wallahu a’lam

Iklan

Level Hamba Allah dalam ibadahnya

​Seri mengaji masjid Alitisham sabtu, 4nov2017 / 15safar1439, Ust. Sambo 

Ukuran agar kita selamat di dunia dan di akhirat. Kita harus masuk ke golongan hamba Allah. 

Qs. 41:30-31 –  Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.

Golongan Ibad 89:29-30 –  org yg hidupnya utk beribadah akan berhasil mati sbg hamba Allah,  diridhoi Allah. 

# Ukurannya /  indikatornya :

– yg terbanyak kita lakukan sehari2 itu adalah ibadah (>50% dari 24jam),  baik mahdoh (hablum minallah)  atau ghoiro mahdoh (hablum minannas),  maka perlu kita mencoba menghitung2nya (hisab amal yaumiyah –  shaum 13jam, shalat 2jam, baca quran 2jam, silaturrahim 2jam, syaratnya ikhlas dll).

– Mayoritas yg dipikirkan adalah ibadah : ibadah dulu,  ibadah lagi,  ibadah terus. Termasuk di dalamnya adalah berbicara tentang ibadah. 

– obsesi hidup kita adalah ibadah,  cita-cita hidup, dan kebanggaan kita adalah ibadah. Kesenangan dan kebahagiaan kita adalah adalah ibadah. Penghargaan/apresiasi kita kpd org lain ukurannya ibadah. Bukan dunia atau materialistis. Maka tanamkan kpd anak2 kita,  “Nak,  ayah bangga kalau kau menjadi orang sholih. Tidak apa-apa kau menjadi guru,  dosen, pilot,  profesional,  dll.” 

# Syaratnya :

1- semua ibadah mahdoh dan ghoiro mahdoh dilakukan dgn niat ikhlas. Niatnya lurus.  

Ketika ibadah mahdoh niatnya harus dilakukan sekejap sebelum memulainya, harus dari awal. Boleh juga dikalimatkan. 

“Aku bersengaja berniat beribadah kepada-Mu hanya mengharap ridhomu, ya Allah.”

Utk ghoiro mahdoh, jadikan niat ini motivasi. Bisa jauh sebelum dilakukan,  ditengah ataupun sepanjang kita melakukannya bahkan diujungnya. “bismillahi wal awwalu wal akhiru.”

2- ikut aturan Allah dan Rasul-Nya. 

Hal2 yg makruh bahkan haram tdk termasuk bisa dikatakan ikhlas,  misal : Riba,  zina,  mencuri,  menipu dsb yg melanggar yg dilarang Allah. Bagaimana dapat ridho Allah jika melakukan larangannya. 

Hanya bisa utk perbuatan yg mubah

Perintah Allah  dgn ancaman –  wajib, perintaj dgn Himbauan saja –  sunnah,  dan perintah yg sblmnya ada larangannya dulu –  mubah (spt setelah jumatan bertebaranlah dimuka bumi,  sblmnya ada larangan utk berjual beli di masjid) 

3- bermanfaat tdk membawa mudharat,  walaupun secara syariah dibolehkan. 

Bgmn mencari ridho Allah,  tapi yg kita lakukan bisa berefek buruk. 

– misalnya menikah lagi,  hukumnya boleh/mubah,  bisa membawa mudharat besar krn ketidakmampuan suami. 

– hukum umum bisa lebih detil : 

shalat berjamaah di masjid –  sunnah yg wajib. 

Shalat qiyamul lail –  sunnah yg sunnah

Berpakaian terbaik ketika shalat,  cara makan dan minum,  cara berpakaian –  sunnah yg mubah. 

Nabi itu ketika tidur, wudhunya tdk batal krn nabi matanya tidur,  jiwanya tetap berdzikir,  kita tdk bisa seperti nabi utk urusan ini –  sunnah makruh. 

Nabi beristri lebih dari 4, nabi bershaum washol (spt tdk buka2) –  sunnah yg diharamkan utk Ummatnya khusus nabi. 

Hukum menikah lagi hukum umumnya mubah, tapi bisa jadi wajib,  sunnah,  mubah, makruh atau bahkan haram. 

# Level hamba Allah dalam hal ibadah :

1- selalu melakukan yg terbaik utk ibadah2 wajibnya (hamba Allah yg minimalis). 

– shalat,  shaum, zakat,  infaq,  baca Quran 

– Haji perintahnya sempurnakan. 

2- memperbanyak ibadah2 sambilan 

– berdzikir,  baca quran,  baca buku agama,  mendengarkan ceramah,  murojaah Quran, dll sambil melakukan aktivitas keseharian,  misal dlm perjalanan dalam antrian. 

– yg tidak boleh adalah dgn niat mahdoh, sambil melakukan ibadah disambi dgn keduniaan. 

3- memperbanyak Ibadah sunnah

– menyediakan waktunya. Misalnya tidur lebih cepat agar dpt tahajjud, ketika waktu senggang libur,  perbanyak dhuha. 

– waktu2 yg kosong kita manfaatkan utk beribadah. 

4- latihan taat, menjalankan syariat. Selalu mengukur tindakan kita dgn ukuran syariat. 

– yg boleh dikerjakan,  langsung dikerjakan. Yg dilarang ditinggalkan. 

– berfikir dulu sblm bertindak, apakah sesuai dgn syariat atau tdk sambil menimbang maslahat dan mudharat. 

– agar olahraganya dinilai ibadah,  agar setiap hal kesehariannya bisa terhitung sbg ibadah. 

Level 5 sampai 7 –  sangat spesial. Akan di bahas di pengajian selanjutnya. 

Wallahu a’lam

Masuk surga tanpa lebih dulu ke neraka

​Seri mengaji masjid Alitisham, 28 Oktober 2017 / 8 Safar 1439, ust Rofiuddin

Tadabbur hadits 

Dari ‘Abdullah bin Salam Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Yang pertama kali aku dengar dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sabda beliau: “Wahai manusia, tebarkan salam, berilah makan, sambunglah tali silaturahmi dan shalatlah di malam hari saat manusia tertidur, niscaya kalian akan masuk ke dalam Surga dengan selamat.”[HR. At-Tirmidzi]

Syarat masuk surga dan tdk mampir dulu ke api neraka :

1# menyebarkan salam

# Salam adalah hak kaum muslimin 

“Hak muslim pada muslim yang lain ada enam.” Lalu ada yang menanyakan, ”Apa saja keenam hal itu?” Lantas beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”(1) Apabila engkau bertemu, ucapkanlah salam padanya, (2) Apabila engkau diundang, penuhilah undangannya, (3) Apabila engkau dimintai nasehat, berilah nasehat padanya, (4) Apabila dia bersin lalu dia memuji Allah (mengucapkan ’alhamdulillah’), doakanlah dia (dengan mengucapkan ’yarhamukallah’), (5) Apabila dia sakit, jenguklah dia, dan (6) Apabila dia meninggal dunia, iringilah jenazahnya (sampai ke pemakaman).” (HR. Muslim no. 2162)

# Ucapan salam kepada siapa saja

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwasanya ada seseorang yang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Amalan islam apa yang paling baik?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab, “Memberi makan (kepada orang yang butuh) dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali. ” (HR. Bukhari no. 6236)

“Di antara tanda-tanda (dekatnya) hari kiamat adalah seseorang melewati masjid yang tidak pernah dia shalat di sana, lalu dia hanya mengucapkan salam kepada orang yang dia kenali saja.” (Lihat Fathul Bari, 17/458)

# Ucapan Salam adalah bentuk kesempurnaan iman

“Tiga perkara yang apabila seseorang memiliki ketiga-tiganya, maka akan sempurna imannya: [1] bersikap adil pada diri sendiri, [2] mengucapkan salam pada setiap orang, dan [3] berinfak ketika kondisi pas-pasan. ” (Diriwayatkan oleh Bukhari

# Mengucapkan salam akan menumbuhkan rasa mencintai

“Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan pada kalian suatu amalan yang jika kalian melakukannya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim no. 54)

# Yg mengucapkan lebih dahulu lebih baik. 

“Dua orang yang berjalan, jika keduanya bertemu, maka yang lebih dulu memulai mengucapkan salam itulah yang lebih utama.” (Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod dan Al Baihaqi dalam Sunannya) . 

# Salah satu adab dalam masuk rumah,  bahkan jika masuk rumah kosong dgn ucapan salam akan mengusir syetan di rumah itu

“Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah- rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” (QS. An Nur: 61).

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Jika seseorang masuk rumah yang tidak didiami, maka ucapkanlah “Assalamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadillahish sholihiin (salam bagi diri kami dan salam bagi hamba Allah yang sholeh)” (Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod 806/ 1055) 

“Jika seseorang memasuki rumahnya lalu dia menyebut nama Allah saat masuk rumah, begitu pula saat dia makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan”. Ketika dia masuk rumahnya tanpa menyebut nama Allah, setan-pun mengatakan (pada teman-temannya), “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam”. Dan ketika dia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan-pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam”. (HR. Muslim 2018).

# perilaku yg membuat nyaman org lain

“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” (QS. An Nisa’: 86)

2# memberi makan org lain

Surah Al-Insan : 8-9 – Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. 

Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. 

“Siapa pun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan, pada hari Kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Siapa pun mukmin yang memberi minum mukmin yang kehausan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya minum dari minuman surga. Siapa pun mukmin yang memberi pakaian mukmin lainnya supaya tidak telanjang, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya pakaian dari perhiasan surga.” (HR Tirmizi).

Dalam hadis lain diriwayatkan bahwa orang yang gemar memberi makan orang lain disediakan baginya pintu khusus di surga yang tidak ada yang boleh memasukinya selain dirinya dan semisal dengannya (HR Thabrani). 

Gemar memberi makan orang lain kelak akan memperoleh naungan pada hari perhitungan. “Tiga pekara siapa pun yang ada padanya, kelak akan dinaungi oleh Allah di bawah arsy-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Yaitu, berwudhu pada waktu cuaca dingin, mendatangi masjid meskipun gelap, dan memberi makan orang yang kelaparan.” (HR Abu Muslim al-Ashbahani).

“Berkata Rasulullah SAW: “Bukanlah orang miskin itu dengan berkeliling-keliling, meminta-minta kepada manusia, lalu ditolak akan dia oleh satu suap dua suap atau satu butir dua butir kurma.” Lalu orang bertanya: “Kalau begitu, apa orang miskin itu ya Rasulallah?” Beliau menjawab: ”Ialah orang yang tidak mempunyai orang kaya untuk membantunya, dan orang yang tidak mengerti akan nasibnya, supaya orang bersedekah kepadanya; dan dia pun tidak pernah meminta-minta kepada orang lain.”” (HR. Bukhari dan Muslim).

3# Silaturrahim 

“Bahwasanya ada seseorang berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku tentang sesuatu yang bisa memasukkan aku ke dalam surga dan menjauhkanku dari neraka,” maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sungguh dia telah diberi taufik,” atau “Sungguh telah diberi hidayah, apa tadi yang engkau katakan?” Lalu orang itupun mengulangi perkataannya. Setelah itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun, menegakkan shalat, membayar zakat, dan engkau menyambung silaturahmi”. Setelah orang itu pergi, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika dia melaksanakan apa yang aku perintahkan tadi, pastilah dia masuk surga”. (Shahîh al-Bukhâri dan Shahîh Muslim, dari Abu Ayyûb al-Anshârî) 

Silaturrahim adalah sbgmn pads Qs. 9:128 Roufurrohim –  dgn berkasih sayang,  saling menjaga perasaan bukan sekedar saling mengunjungi 

4# shalat Di malam hari ketika org lain tidur 

“Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam karena sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa.” (HR. Tirmidzi, Al-Hakim, Baihaqi).

“Dan pada sebagian malam hari bershalat ta-hajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengang-katmu ke tempat yang terpuji.” [Al-Israa’/17: 79]

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdo’a kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka. Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata…” [As-Sajdah/32: 16-17].

Wallahu a’lam

Level manusia dalam menerima jalan kebenaran 

Seri mengaji masjid Alitisham jumat, Ust. Syamsul Bahri,  6Okt2017 / 15 Muharram 1439

Tafsir 40:36-40

# Tingkatan manusia dalam menerima jalan kebenaran :

1- Ilm’ : bersumber dari Quran dan hadits yg sdh menjadi keyakinan, 100% kebenaran. 

2- Dzon : dugaan kuat mendekati keyakinan >50% kebenaran. Spt firaun yg mau membuat menara tinggi utk melihat Tuhannya Musa (40:36). Konsep Tuhan menurut Fir’aun : berkuasa, hrs disembah dan ditaati, berhak melakukan apa saja yg diinginkan dan dibatasi oleh waktu dan tempat. Maka dzonnya mengarahkan klaimnya sbg tuhan Mesir. 

3- Syak : ragu2  kebenaran 50% –  50% dgn kesalahan. 

4. wahmun : ragu2 yg mendekati kesalahan,  kebenaran sdh <50%

5- Jahlun = kebodohan, yg ada cuma kebenaran 0%. 

6- Dhoollun = sesat,  melakukan sesuatu yg tdk dia ketahui. 

7- Jahlun murokkabun / dhoollun wa mudhillunnas =  kebodohan yg bertingkat2, tdk cukup menyesatkan dirinya tapi mengajak sesat org lain. Org yg sadar dia tdk tahu,  tapi tetap melakukannya dan mengajak org lain utk mengikutinya. 

# Iman adalah

Perkataan  hati : Al i’tiqaad = yakin dan At-tashdiiq = pembenaran  

Perbuatan hati : ikhlas (memurnikan),  al hubbu (cinta),  alkhaufu (takut), ar rajaau (harap), dll. 

Perkataan lisan : ikrar keimanan yaitu syahadat ataupun segala kalimat yg berkesesuaian dgn syahadat. 

Amal sholih : yg menyertai iman,  rukunnya niat krn Allah dan sesuai dgn petunjuk Rasul-Nya. 
# Pilihan jelas bagi manusia :

Neraka : org yg melampaui batas,  sombong shgg meninggalkan ketaatan kpd Allah dan lebih mengutamakan kehidupan dunia. 

Surga : org yg takut kpd kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan nafsunya. 

(Qs. 79:37-41) 

# Potensi kita hrs digunakan,  jgn cuma jadi penonton 

Qs. 5:35 perintah agar kita mengambil semua potensi,  washilah yg mempermudah kita dlm mendekati dan bernilai kebaikan disisi Allah

– seperti keluarga firaun yg tetap berani mengungkapkan kebenaran memanfaatkan potensi keduniaannya berupa kedudukannya yg terhormat utk mengajak kaumnya kepada kebenaran Islam. 

Wallahu a’lam

Nabi Yusuf,  Pejabat ekonomi Luar Biasa

Seri mengaji masjid Alitisham jumat 8sep2017 / 1dzulhijjah1438, Ust Syukron Makmun, Qs. 12:57-62

# Apakah meminta jabatannya nabi yusuf ini di Quran ini bertentangan dgn hadits larangan meminta jabatan? 

Tdk,  krn saat sahabat abdurrahman meminta jabatan kpd Rasulullah SAW,  kondisinya ragu2 mengenai kemampuannya sendiri memegang amanah tsb. Sedang nabi Yusuf punya dua kemampuan yg meyakinkan yaitu hafidzun aliim,  perhitungan yg luar biasa 1 kepala 1 sho’ (135kg) dlm waktu 7 tahun. Pengendalian ekonomi ygcanggih.  Stock makanan stabil selama 7 tahun,  teknologi pengawetan makanan. Para pejabat tdk boleh makan berlebihan

# Apakah boleh jadi pejabat di bawah pemerintahan non muslim ? 

Jabatan penting perlu dipegang kaum muslimin agar keadilannya sesuai dgn Quran. Agar Allah terlibat shgg muncul keberkahan dalam negeri tersebut. Kombinasi Iman –  amanah – akan memunculkan rasa aman rakyat,  bahkan dalam strategisnya jabatan tersebut tidak membuat nabi Yusuf tdk dendam pada saudara2nya yg telah mendzolimi beliau. 

Kekuasaan yg berkah :

  • Menambah kebaikan
  • Mengundang kebaikan 
  • Menetapkan kebaikan

# dalil diperbolehkannya ancaman / motivasi oleh penguasa untuk menetapkan realisasi tujuan bersama dlm bernegara untuk kemaslahatan org banyak. 

Spt nabi yusuf menekan saudara2nya. Agar bunyamin didatangkan kalau ingin dpt perbekalan di musim kering. 

Sbg pembelajaran amanah bagi saudara2nya lagi utk mengembalikan kepercayaan ayah mereka kpd mereka.

Penekanan penguasa ini bisa dalam bentuk :

  • Ancaman bagi pengusaha dzalim
  • Reward bagi pengusaha yg baik. 

Wallahu a’lam 

Ramadhan Efek menjadi Robbaniyun bukan Ramadhaniyyun

​Seri mengaji masjid Alitisham sabtu, Ustad Sambo,  8 Juli 2017 / 14 Syawal 1438

# Efek ketaqwaan terlihat pada :

1. Akhlaqul karimah terhadap keluarga,  masyarakat dan makhluk yang merasa aman di sekitarnya. 

2. Ucapan yg baik dan benar –  Qaulan sadiidan Qs. 33:70,  yaitu Kalimat yg benar,  tdk kasar. 

3. Pemikiran yg jernih,  bersih,  positif thinking. 

  • Berfikir positif : Jika org yg rajin beribadah terlihat masih berfikiran negatif,  berarti belum mencapai taqwa. Qs. 7:201 – ketika berfikir buruk pun dia langsung sadar dan cepat bertaubat
  • Berfikir jauh ke depan : sampai ke dimensi akhirat. Qs.  2:1-5 yakin
  • Berfikir cerdas : dalam terminologi ulil albab,  analisanya tajam,  ada ibadah melatih hal ini,  yaitu i’tikaf di masjid dgn tdk banyak mengobrol tapi bertafakkur. Spt nabi yg sejak muda bertahannus di gua hiro. Spt juga nabi Khidir yg bertahannus di gua2 yg sulit dicapai oleh nabi Musa. Kecerdasannya melebih nabi Musa. 

4. Berperasaan baik –  positif feeling

  • Tdk mudah tersinggung dan Mudah memaafkan
  • Qs. 3:134 –  (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

5. Peka terhadap yg baik,  empati,  simpati, jauh dari sifat egois 

Qs.  3:134 – mudah berinfaq di waktu lapang maupun sempit. 

Qs.2:177 –  melakukan infaq yg terbaik yaitu sebelum diminta sudah memberi

Maka harta utk infaq itu dibagi 3 bagian,  yaitu :

  1. kpd org2 yg kita jadwalkan 
  2. kpd org2 yg insidental terlihat butuh pertolongan 
  3. kpd org2 yg datang minta tolong

Harta kita bagusnya dibagi 3 bagian diluar zakat (harta kepunyaan org lain) :

  1. utk kehidupan sehari2. 
  2. utk jaga2 kebutuhan
  3. utk Infaq pada level sahabat

Bisnis pun pembagiannya spt ini :

  1. utk dimakan
  2. utk modal selanjutnya 
  3. utk infaq 

6. Hati yang jernih

# Masing2 di atas hrs melewati tahapan2 sebagai berikut :

1- Sehat –  taqwa level 1

  • Terbebas dari penyakit akhlaq,  lisan,  pikiran,  perasaan (dendam benci,  prasangka buruk) ,  hati (yg buruk,  
  • Qs.  3:102 –  Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

2- Kuat –  taqwa level  2

  • Akhlak  yg bisa mempengaruhi org lain,  menarik memiliki magnet yg membuat org lain. 
  • Pikiran yg kuat 
  • Perasaan yg kuat tdk mudah marah
  • Hati yg kuat lebih sabar dan mampu menahan beban yg lebih dari yg seharusnya. Beban maksimal dapat dihadapi. 
  • Qs. 64:16 –  Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

3- Hebat –  taqwa level 3

  • Level2 Pemimpin2 kaum muslimin
  • Mampu menaklukkan unsur2 org lain dengan mudah. 
  • Akhlaqnya hebat. 
  • Lisannya hebat krn terlatih dgn bacaan Qurannya,  qiyamul lail nya. 
  • Keberaniannya lebih,  pikirannya cerdas, visinya jauh,  perasaannya hebat,  hatinya kuat menanggung beban dan mengorbankan dirinya utk org2 yg ditanggungnya. 
  • Dalam Islam Memilih pemimpin itu bukan oleh org awam. 
  • Org jadi pemimpin yg ibadahnya hancur2an,  tdk akan sukses. 
  • Ulama / umaro terbaik mestinya shalat di masjid, tdk bermewah2an dan rela berkorban. Pemimpin mestinya semakin berkurang fasilitasnya, yg menjadi jaminan dia mendahulukan kebutuhan org2 yg dipimpinnya. 

# Manfaat ketaqwaan,  yaitu mendapatkan 10 kemenangan :

1- doa2 yg makbul,  surah shaum pada Qs.  2:183-187,  2:183-185 dan 2:187 bicara ttg shaum, dan terselip 2:186 bicara tentang doa, pemimpin islam itu doa2nya terkabul. Spt Umar yg berdoa menghentikan gempa, memerintahkan mengalir utk tidak surut kepada sungai nil. 

2- Hidup penuh kemudahan :

  • Qs. 2:186 
  • Qs. 65:2-4 –  selalu ada solusi

3- hidup berkah,  selalu dalam kebaikan,  semua kenikmatan membawa ketenangan dan ketentraman. 

4- hidup tenang jauh dari stress, ketakutan,  kegalauan

5- hidup mulia

6- hidup selamat,  jalannya lurus krn selalu mendapat petunjuk,  jauh dari bencana yg tidak seharusnya,  selamat dari musibah 

7- 

8- hidup sukses –  mencapai cita2 tertinggi yang diinginkannya dan yg ditempuhnya. 

9- keluarganya sukses, org taqwa akan mengalirkan ketaqwaannya kepada keluarganya,  istri dan anak2.

10- husnul khotimah

# Ciri utama org taqwa :

  1. Ibadah bagus
  2. taat meningkat
  3. Muamalah bagus 
  4. Maksiat/dosa kurang
  5. Hawa nafsu terkendali

# Inilah ciri robbaniyun bukan romadhoniyyun :

  1. Ramadhan itu bulan training centernya
  2. Syawal sampai sya’ban itu waktu bertandingnya. 

Wallahu a’lam 

Menjaga Spirit Ramadhan 

​Seri mengaji masjid Alitisham sabtu,  syawal1438 /1Juli2017, Ust. Sambo 

# Menjaga Semangat/spirit Ramadhan 

1- Semangat ibadah : ibadah maksimal (yg wajib dibaguskan (shalat, zakat, , yg sunnah ditambah) ini hrs dilakukan secara terus menerus supaya kita mendapatkan washilah (5:35) amal unggulan, memiliki akses langsung kepada Allah. 

Amal unggulan : Penuh ikhlas,  senang mengerjakannya,  dibela-belain dlm mengerjakannya,  jika terlewat tdk dikerjakan membuatnya sedih, dan org lain menyatakan bahwa amal seperti itu adalah amal yg sulit ditiru. 

2- Istiqomah dlm taat : yg wajib dilaksanakan,  yg sunnah ditambah semampu kita,  yg makruh kurangi,  yg haram 100% ditinggalkan,  dan sunnah muakkad,  makruh litahrim (mendekati haram-dosa kecil) 

3- Istimewa dalam hablum minannas : 

a. memberi menolong berbuat baik, memberi hak2nya

b. tdk menyakiti perasaan, fisik dan kehormatan 

c.  ketika berbuat salah kita meminta maaf

Org sukses itu tdk banyak berbeda antara Ramadhan dgn bukan Ramadhan. 

Jika tdk begitu,  maka kita bukanlah termasuk robbaniyyun tapi hanya Rhomadhoniyyun. 

# Hambatan istiqomah

  1. Hawa nafsu
  2. Cinta dunia
  3. Godaan syetan

# Levelisasi Taqwa 

  1. Mulut –  bagian dari akhlaq,  akhlaq berbuah kemuliaan
  2. Perbuatan –  bagian dari akhlaq,  akhlaq berbuah kemuliaan 
  3. Hati

Akhlaq itu bukan bicara benar salah, halal haram lagi,  tapi sudah lebih tinggi dari itu,  keindahan,  estetika,  kepatuhan dan ini dalam terminologi akhlaqul karimah (akhlaq terbaik)  dan akhlaqul mazmumah (akhlak buruk). 

Akhlaq itu terkait dgn Kepekaan hati,  kepantasan,  semua sdh tdk melanggar syariat, hukum positif ataupun norma-norma yg ada. 

Akhlaq itu peka terhadap kebutuhan orang dari gesturnya. Mengerti kebutuhan org dari tindak tanduknya. 

#Tingkatan Taqwa

1- Taqwa minimalis mampu mengerjakan yg wajib dgn baik dan meninggalkan yg haram Qs. 64:15-16 (mastahto’tum) 

2- Taqwa menengah –  Meninggalkan yg makruh dan mengerjakan sunnah yg dgn lebih baik

3- Taqwa tingkat tinggi –  Ihsan (haqqotuqotih).  sdh bisa meninggalkan yg mubah jika bisa menyebabkan dia meninggalkan yg sunnah dan menjerumuskan ke arah yg makruh. 

Wallahu a’lam