• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 354,552 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Selamat Milad ke-3 Maryam…

Citra ukuran penuh bisa di unduh di TuanSUFI Galery

Video tentang Maryam dapat dilihat di TuanSUFI Movie Galery

Iklan

Selamat Milad ke-6, Zaidan….

Citra ukuran penuh bisa di unduh di TuanSUFI Galery

Video tentang Zaidan dapat dilihat di TuanSUFI Movie Galery

 

Bagaimana Malaikat membantu Nabi Musa…

Berikut ini Aku temukan penjelasan keilmuan dengan pendekatan modelling bagaimana proses terjadinya pembelahan air laut yang diakibatkan oleh angin. Teorinya terjelaskan oleh dinamika air dan angin yang dapat menggerakan air dengan kecepatan dan sudut tertentu, ternyata dapat menghasilkan sebuah jalan yang aman dengan air berada di masing-masing sisi kiri kanannya dan dalam waktu tertentu, kemudian membuat air kembali ke posisi semula.

Penelitian ini dilakukan sebuah tim di National Center for Atmospheric Research (NCAR) dan Universitas Colorado yang dipimpin oleh Carl Drews.

Picture from : ucar.edu

Fakta yang mereka temukan dengan simulasinya adalah bahwa angin dengan kecepatan 63 mil per jam, jika bertiup terus selama 12 jam, bisa mendorong air sedalam 6 kaki.  Belahan air yang terbentuk sepanjang 3-4 km (2 sampai 2,5 mil ) dan memiliki lebar 5 km (3 mil), dan tetap terbuka selama 4 jam. Mereka tulis ini di jurnal Public Library of Science, PLoS ONE.

Nah, inilah salah satu awal penjelasan ilmiah, bagaimana tentara Allah berupa angin (yang digerakkan oleh malaikat2) di picu oleh gerakan tongkat Nabi Musa yang hatinya diilhamkan Allah untuk memukulkan tongkatnya ke air. Seperti yang tercantum dalam Al Quran :

Qs. Asy Syu’araa'(26):63. Lalu Kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.

Qs. Thaahaa(20):77. Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa: “Pergilah kamu dengan hamba-hamba-Ku (Bani Israil) di malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering dilaut itu, kamu tak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam)”.

Rupanya dalam skenario Ilahiyah yang terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu itu, ada suatu energi sangat besar yang menggerakkan angin hingga dapat membelah laut merah. Energi yang tidak perlu menunggu sampai beberapa jam, tapi datang sangat cepat.

Penyelidikan selanjutnya tentunya adalah bagaimana struktur tongkat nabi Musa sehingga bisa memicu energi sebesar itu… (jadi ingin tahu ya, masih ada ngga tongkat itu?)

Silahkan lihat videonya di bawah ini :

dan ini bagian keduanya :

Penjelasan lebih detil silahkan langsung ke website mereka di Universitiy Corporation for Atmospheric Research atau baca beritanya di  Fox News.

Oase Ilmu Video Project 2010

Sahabat di di Dijon dan Le creusot, ketika membaca informasi di situs PPI Australia Victoria yang mendokumentasikan berbagai kegiatan pelajar Indonesia di sana dalam bentuk film dokumenter pendek, kami langsung menyadari bahwa hal ini adalah salah satu bentuk pelaporan yang baik untuk para pemberi beasiswa kita sekaligus bisa dijadikan alat motivasi bagi teman2 kita yang ada di Indonesia untuk menambah semangat mencari ilmu dimana pun berada.

Maka setelah berbincang dengan teman2 di Le Creusot, kami menyusun materi2 yang dapat digunakan dalam memproduksi film dokumenter pendek lalu mencoba membuat 2 seri film perdana sebagai contoh bagi sahabat semua. Ini supaya lebih jelas idenya dapat terlihat oleh sahabat semua, seperti kata pepatah Arab ‘man ushulun fahuwa mas ulun’ (siapa yg punya ide, laksanakan langsung’)

Ternyata setelah dilaksanakan, proyek yang kami namakan Oase Ilmu ini adalah satu pekerjaan yang tidak sulit dan murah meriah, asal mau menyediakan waktu sedikit di sela2 kesibukan riset kita di laboratorium. Berikut ini gambaran kebutuhan2 yang harus ada dalam melakukan proyek film dokumenter ini :

1. Handycam apa saja dan tripodnya
2. tempat shooting : biasanya di tempat kerja kita, di lab atau di taman atau di tempat2 khas tempat kita beraktivitas.
3. naskah produksi : merupakan teks yang akan kita baca dalam shooting
4. Shooting list : apa saja yang harus di ambil videonya, selain sang tokohnya berkata2.
5. Naskah presentasi untuk ilustrasi riset yg kita kerjakan.
6. Video Editing software ; dilakukan penyeragaman dalam format pada pembuka, transisi dan penutup.
7. 3 orang dalam setiap shooting : tokoh utama, kameramen dan yang pegang naskah untuk dibaca sang tokoh utama.

Ketika kami membuat dua seri pertama Oase Ilmu ini, ternyata memakan waktu sekitar 5 jam untuk shooting mengambil semua materi video yang dibutuhkan (ini utk video saya dan Pras) dan perlu sekitar 2 hari untuk melakukan video editingnya. yang jelas kami mencoba membuat video yang berkualitas DVD dengan efek suara dan gambar yang jelas dan informatif dengan durasi 7-9 menit, sehingga bisa di upload di youtube atau situs2 video sharing lainnya di internet.

nah, karena kesibukan kita masing2, saya mencoba memikirkan bagaimana sahabat2 semua bisa mendokumentasikan kegiatannya masing2 secara mandiri. Misalnya pertama buat dulu script naskah produksi, shooting list dan presentasi ilustrasi risetnya (semua bisa dilihat di attachment email ini). lalu yang punya handycam dan tripod ambil video kegiatannya dan transfer dalam bentuk digital (kualitas DVD). Pokoknya syarat kualitas produksinya adalah :

* video tdk goyang, pakailah tripod
* suara tidak terlalu kecil atau penuh noise lingkungan sekitar

Pengennya sih kita punya tim untuk melakukan video editing supaya bisa terlihat ‘seragam’ format produksinya, tapi karena yg punya kemampuan editing video saat ini baru pras doang, maka pras – katanya sih – akan berusaha membantu dalam proses editingnya (soalnya kan komputer barunya canggih banget loh… he he he). Tapi untuk mengurangi ketergantungan pada satu orang saya menganjurkan bagi sahabat2 semua yg punya kesempatan untukbelajar dari pras bgmn cara editing sendiri secara sederhana. Terus terang kasihan juga kalo kita ngerjain pras melulu, tapi itulah kekurangan kita saat ini.

Nah ada yg sumbang saran buat prroyek Oase ilmu ini ?

Mau lihat hasil produksi Oase Ilmu di youtube : http://www.youtube.com/user/indobourgogne

Nb. Sabtu ini kami di le creusot Insya Allah membuat 2 seri lagi video oase ilmu Ruddy dan Harya.

Berikut ini, Pras juga merangkai behind the scenes dari proyek Oase Ilmu. Silahkan langsung saja menuju ke TKP di bawah ini :

 

Dokumentasi Video Riset

Meneladani “Team Hyot”

Seorang anak berkata kepada ayahnya ; “Ayah, bisakah kau lari maraton bersamaku ?”

Dan ayahnya meskipun sudah berusia lanjut dan memiliki penyakit jantung berkata, “baiklah anakku..”

Dan mereka berdua mengikuti lari maraton bersama

Di lain waktu, anaknya kemudian bertanya lagi,  Ayah, bisakah kau lari marathon kembali denganku ?

Ayahnya berkata, “ya anakku“. dan mereka kembali ikut pertandingan maraton bersama

Suatu hari anaknya bertanya lagi kepada ayahnya, “Ayah, maukah kamu melakukan lomba ‘Iron man’ bersamaku?”

Ironman adalah ajang olahraga triathlon yang paling berat dalam kelasnya. Berenang  4 km, 180 km bersepeda dan diakhiri dengan lari sejauh 42 km dalam satu rangkaian yang tidak berhenti.

Kembali sang ayah berkata, “Iya anakku..

dan mereka berlomba bersama kembali.  dan menggetarkan dunia…

( Tim Hyot – Yes you can)

Suatu kisah yang mengharukan, Silahkan simak sahabat….

Dick dan Rick Hoyt adalah ayah-dan-anak dari Massachusetts yang selalu bersama dalam perlombaan maraton. Dan jika mereka tidak dalam even maraton, mereka bisa ditemukan dalam lomba triathlon – lomba sejenis maraton yang lebih menakutkan. Lomba yang biasanya hanya bisa diikuti oleh manusia2 ‘super’, karena merupakan kombinasi dari 26,2 mil lari, 112 miles bersepeda, dan 2,4 kilometer berenang. Selain itu, ayah dan anak ini selalu bersama-sama dalam mendaki gunung, dan juga melakukan kegiatan berjalan kaki 3.735 mil hampir ke seluruh wilayah Amerika.

Sungguh catatan yang luar biasa menguras tenaga – apalagi kalau sahabat semua mengetahui bahwa sang anak, Rick seorang cacat yang tidak dapat berjalan dan berbicara. Dan sang ayah, sudah lanjut usia dan berpenyakit jantung pula. Sungguh suatu bentuk keteladanan manifestasi kasih sayang yang luar biasa dari seorang ayah kepada anaknya,

Rick Hyot lahir pada tahun 1962 dari pasangan Dick dan Judy Hoyt. Akibat dari kekurangan oksigen ke otak Rick pada saat kelahirannya, Rick didiagnosa sebagai tunadaksa yang tidak ada kemungkinan dia pulih dan sedikit harapan untuk Rick untuk bisa hidup secara “normal”.

Baca lebih lanjut

Pesta Kembang Api di Bastille Day Perancis

17Agustusanya” perancis adalah pada tanggal 14 Juli. Namanya Bastille Day atau dalam bahasa perancisnya sering disebut dengan Fête Nationale. Pada umumnya masyarakat mulai riuh merayakan momen ini sehari sebelumnya dengan membuat pesta kembang api besar-besaran di setiap kota di Perancis.

Di bawah ini, dapat sahabat saksikan apa yang sempat TuanSUFI rekam dengan kamera sederhananya, tepat di depan apartemennya, yang kebetulan jadi pusat perayaan kembang api. Pesta kembang api yang berlangsung sekitar 40 menit tanpa henti kemudian ditutup dengan permainan musik tradisional acordion dan tari-tarian warga di depan panggung gembira yang dibangun oleh masyarakat kota.

Aku sendiri belum menemukan jawaban, mengapa kembang api dijadikan simbol perayaan kebebasan Perancis yang menelorkan jargon Liberté, égalité, fraternité ini. Tapi sesungguhnya api membawa kesan kemegahan, dan semangat yang membara. Walau ada resiko besar di belakangnya.  Mungkin itu salah satu maknanya. Mungkin ada makna yang lain ?