• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 355,381 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Tiga Kelompok Manusia 

Seri Mengaji Tafsir masjid Al Hijri, Ahad, 10/09/17,  Prof. Dr. KH. Didin Hafiduddin  M.Sc.

Surat Al Ahzab:  19-20

اعوذبالله من الشيطان الرجيم.

بسم الله الرحمن الرحيم

Allah SWT berfirman:

اَشِحَّةً عَلَيْكُمْ    ۚ  فَاِذَا جَآءَ الْخَوْفُ رَاَيْتَهُمْ يَنْظُرُوْنَ اِلَيْكَ تَدُوْرُ اَعْيُنُهُمْ كَالَّذِيْ يُغْشٰى عَلَيْهِ مِنَ الْمَوْتِ   ۚ  فَاِذَا ذَهَبَ الْخَـوْفُ سَلَقُوْكُمْ بِاَ لْسِنَةٍ حِدَادٍ اَشِحَّةً عَلَى الْخَيْـرِ  ۗ  اُولٰٓئِكَ لَمْ يُؤْمِنُوْا فَاَحْبَطَ اللّٰهُ اَعْمَالَهُمْ   ۗ  وَكَانَ ذٰ لِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرًا

asyihhatan ‘alaikum fa izaa jaaa`al-khoufu ro`aitahum yanzhuruuna ilaika taduuru a’yunuhum kallazii yughsyaa ‘alaihi minal-mauut, fa izaa zahabal-khoufu salaquukum bi`alsinatin hidaadin asyihhatan ‘alal-khoiir, ulaaa`ika lam yu`minuu fa ahbathollaahu a’maalahum, wa kaana zaalika ‘alallohi yasiiroo

“mereka kikir terhadapmu. Apabila datang ketakutan (bahaya), kamu lihat mereka itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pingsan karena akan mati, dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka kikir untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapus amalnya. Dan yang demikian itu mudah bagi Allah.”(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 19)

Allah SWT berfirman:

يَحْسَبُوْنَ الْاَحْزَابَ لَمْ يَذْهَبُوْا   ۚ  وَاِنْ يَّأْتِ الْاَحْزَابُ يَوَدُّوْا لَوْ اَنَّهُمْ بَادُوْنَ فِى الْاَعْرَابِ يَسْـاَ لُوْنَ عَنْ اَنْۢبَآئِكُمْ   ۗ  وَلَوْ كَانُوْا فِيْكُمْ مَّا قٰتَلُوْۤا اِلَّا قَلِيْلًا

yahsabuunal-ahzaaba lam yaz-habuu, wa iy ya`til-ahzaabu yawadduu lau annahum baaduuna fil-a’roobi yas`aluuna ‘an ambaaa`ikum, walau kaanuu fiikum maa qootaluuu illaa qoliilaa

“Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan (yang bersekutu) itu belum pergi, dan jika golongan-golongan (yang bersekutu) itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badui, sambil menanyakan berita tentang kamu. Dan sekiranya mereka berada bersamamu, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar saja.” (QS. Al-Ahzab 33: Ayat 20)

*PELAJARAN & HIKMAH YG ADA :*

Surat yg membahas ttg kisah perang ahzab (musuh yg bersekutu) ini, menjelaskan karakter manusia menjadi 3 kelompok. 

Kelompok 1 (pertama) adalah klompok yg mukmin, yg mengatakan *_sami’na wa atho’na_* konsisten thd keimanan dan selalu aktif ikut berjuang mempertahankan dan membela keimanan, bersatu bergerak bersama-sama untuk membela orang-orang beriman. 

Dlm hadits Rasulullah s.a.w bersabda: *_Akan senantiasa ada di kalangan umatku yg konsisten dalam keimanannya, tdk pernah menyurutkan dan melemahkan mereka, kebencian dan permusuhan orang-orang kafir, demikian itulah mereka sampai Allah memberikan keputusanNya sampai hari kiamat_*

Kelompok kedua; kelompok kafir yang selalu memusuhi dan menghalang-halangi tegaknya hukum Allah, memusuhi orang beriman, menghalangi perjuangan orang beriman, bahkan melarang orang beriman mensmpakkan jatidiri keimanannya, dgn tuduhan-tuduhan keji, seperti tuduhan sebagai teroris, anti toleran, anti persatuan dan tuduhan keji lainnya. Makanya Allah tegaskan dlm al Qur’an surat Al Baqarah : 120.

Allah SWT berfirman:

وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ   قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰى  ۗ  وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَآءَهُمْ بَعْدَ  الَّذِيْ جَآءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ  مَا لَـكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ

wa lan tardhoo ‘angkal-yahuudu wa lan-nashooroo hattaa tattabi’a millatahum, qul inna hudallohi huwal-hudaa, wa la`inittaba’ta ahwaaa`ahum ba’dallazii jaaa`aka minal-‘ilmi maa laka minallohi miw waliyyiw wa laa nashiir

“Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya). Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 120)

Ciri mereka selalu memusuhi umat islam dengan mulutnya, dengan sikap dan perilakunya, dalam segala permasalahan yg dicari-cari. Walaupun permusuhan mereka itu dilakukan secara sembunyi, tdk pernah berani berhadapan langsung, ketika umat islam mayoritas. Tetapi manakala umat islam sudah lemah, mereka akan membunuh, membantai dan menghancurkan umat islam. Contoh kasus terakhir ini adalah pembantaian kaum muslimin di Rohingya. 

Semoga Allah menyalamatkan dan melindungi saudara-saudara kita di Rohingya, dan menjadikan mereka yg gugur sebagai korban kedzaliman penguasanya, menjadi syahid di sisi Allah S.W.T. Aamiin

Kelompok ke 3: Kelompok munafikuun, yg diantara ciri-cirinya dijelaskan dalam ayat 19&20 surat al ahzab di atas.

Yakni, tidak ingin ikut berjuang, menghindari perjuangan sambil mencela atau bahkan menyalahkan orang-orang yg berjuang, karena menganggap orang yg berjuang di jalan Allah membuat situasi keamanan dan kenyamanan terganggu. 

Allah umpamakan kebencian mereka terhadap kaum mukmin yg berjuang melawan sekutu yg berbuat kedzaliman dan kekufuran, dgn pandangan yg terbalik-balik krn benci kpd orang mukmin campur ketakutan kepada serangan orang kafir.

Sehingga mereka kikir, tdk mau membantu perjuangan kaum mukminin yg terus istiqomah dlm berjuang.

Ketika situasi telah aman mereka tetap nyinyir dan terus mencela orang beriman, dengan pernyataan yg menyakiti hati umat islam, sehingga tampaklah mereka itu lbh suka bergaul akrab dgn orang kafir, dan cenderung membela kaum kafir. 

Karakter seperti ini pun bahkan terus terjadi dan terlihat nyata di negeri muslim seperti di Indonesia sekaarang ini. Contohnya ttg GENOCIDE pembunuhan biadab terhadap kaum muslimin di Rohingya, pernyataan orang-mumafik aneh-aneh dan tetap menyakiti kaum muslim yg jelas-jelas didzalimi.

Maka Allah akan terus mebuka kedok-kedok kekufuran mereka.

Demikian pengajian subuh ini disebarluaskan. Semoga ayat-ayat al Qur’an di atas, memberi pencerahan dan memperkuat iman, ilmu, amal perilaku umat islam dlm menjalani kehidupannya di dunia. Semangat dlm berjuang menegakkan ajaran agama dan membela negara, agar mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan selamat di alam akhirat.  Semoga menjadi ilmu yg bermanfaat. Aamin. (Mohon bantu Sebarkan agar dapat bagian pahala ilmu yg bermanfaat).

سبحانك اللهم وبحمدك اشهد ان لا اله الا انت استغفرك ةاتوب اليك

Dicatat oleh : Willyuddin A.R. Dhani

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: