• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 354,552 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Hati membutuhkan Cahaya Quran 

​Seri mengaji mushalla Alitisham ahad, 16 Juli 2017 / 22 Syawal 1438,  Ust. Ahmadi Usman 

# Hati ini spt cermin,  jika bersih banyak yg dpt kita pandang dan kita lihat,  sedangkan jika kotor,  maka akan sulit melihat apa yg terjadi dgn diri kita,  sulit belajar dari masa lalu dan sulit memproyeksikan masa depan kita, hati sumber keyakinan dan kekuatan. 

# Hati dlm Quran disebut ar-ruh, tingkatannya sebagai berikut :

– sodrun (ruang depannya), hati yg paling luar,  disinilah ilmu-ilmu berada. 

– al qolbun (spt pintu,  yg dpt berbolak-balik,  membuka menutup). 

– al fuadun (spt kamar, hati yg dimiliki manusia secara umum,  merupakan bagian dari fitrah anugerah Allah yg menjadi standar nurani manusia,  tahu mana yg betul dan mana yg salah) ,  

– al lubbun (kamar yg paling privat di suatu rumah, hati terdalam, ketajaman hati yg amat dekat dgn Allah,  orgnya disebut ulil albab). 

Maka dimana Islam diletakkan?  Apakah di sisi terluar atau sdh di lubbun. 

# Hati sebagai cermin amat perlu cahaya,  cahaya itu adalah cahaya Allah yaitu Quran. Inilah cahaya terbaik yg memantulkan kebaikan, maka Quran adalah kebutuhan,  sehebat apapun kita,  tdk bisa kita menyatakan tdk butuh Quran lagi. Seperti riwayat turunnya Qs.  Yasin ketika Rasulullah saw terintimidasi dan berada pada titik2 terakhir sblm hijrah,  sebagai hiburan dan support spiritual sang Nabi. 

Dalam hadits lain,  Rasulullah saw juga pernah menyatakan Surah paling mulia / agung dalam Quran, adalah Alfatihah. 

Fadhilah surah2 Quran yg dikabarkan Rasulullah adalah kebenaran dan kebaikan yg tdk boleh kita sia2kan. Seperti juga misalnya Ramadhan bahwa hadits shaum dgn penuh keimanan dan perhitungan,  reaksi kita apakah berbuat sepenuh jiwa raga dlm mengisi Ramadhan atau dibiarkan saja menjalani Ramadhan sekedar menghilangkan kewajiban saja. 

Yasin adalah salah satu dari 14 huruful muqotto’ah yg merupakan salah satu keajaiban Quran,  inilah ruangan yg disediakan Allah spy manusia dpt memahaminya. Ayat setelahnya dilanjutkan dgn wal quranul hakim.  

# Makna al hakim :

1- bijaksana : Quran mengandung nilai2 kebijaksanaan, yg dpt dijadikan guru,  sahabat,  yg menghasilkan kualitas kebijaksanaan yg sangat tinggi melebihi kebijaksanaan apapun di dunia ini. Yg bisa meleburkan keburukan2.

Quran itu membawa nikmat,  strukturnya begitu kuat dan dapat menentramkan.  Spt sahabat2 Rasul dulu, yg berbagai profesi, ketika diajak berjihad,  semuanya akan segera melakukannya dgn sepenuh hati. Krn mereka betul2 berguru dan bersahabat dgn Quran. 

2- alhakim juga berarti hikmah,  kebenaran yg dicapai melalui ilmu dan akal. 

Ada org yg menganggap kebenaran itu hanya dgn akal atau ilmu saja. Tentu akan berbeda kualitas kebenaran yg dihasilkannya. 

Bijaksananya Luqman dalam mendidik anaknya,  ungkapan2nya bukan sekedar ilmu atau akal,  tetapi untaian kalimat hikmah yg merupakan turunan keduanya. 

Alquran adalah tempat melatih proses pemahaman menggunakan akal dan ilmu. Spt kisah di Qs. Kahfi sosok berilmu nabi Musa dan Khidir,  ketika berjalan bersama, tdk ada satupun perbuatan nabi Khidir yg tdk lepas dikomentari oleh nalarnya nabi Musa,  inilah bentuk perbedaan pendalaman nalar dan keilmuan dari dua org mulia tersebut. Dibalik sebuah ilmu ada ilmu lain yg lebih tinggi yg dimasukkan Allah bagi org2 tdk sekedar belajar tapi lebih jauh lagi bertadabbur dan tafakkur kpd Allah yaitu ilmu ladunni. 

Peristiwa ini terjadi setelah pernyataan nabi Musa bahwa beliau adalah manusia paling cerdas di dunia. 

Seseorang bisa belajar dgn guru,  buku dan sekolah yg sama,  tetapi yg Menghantarkan kita kebijaksanaan adalah yg paling dekat dgn Allah, Maka perbaiki interaksi kita dgn Quran. 

# Adakah Tanda2 atau perasaan ketika penalaran dan perasaannya dgn Quran sudah mendalam? 

Ada 4 pertanyaan kita mentadabbur Quran :

1- Siapakah yg menciptakan alam semesta? Ayat mana yg menjelaskan kehebatan penciptaan hrs dicari lebih lanjut. 

2- Untuk apa hidup kita di dunia ini?  Ayat apa yg menjelaskannya, utk taqwa,  utk jadi khalifah, utk memakmurkan bumi,  bgmn caranya? 

3- Sudah sesuaikah ayat2 ini dgn fitrah kita ?  Sudah menginspirasi, menyemangati,  hati tdk gelisah lagi,  tdk ada emosi atau kata2 terkendali.

4- Bgmn cara meyakinkan hanyalah Allah Tuhan kita?  Dijelaskan ayat2 tauhid. 

Pencarian manusia itu adalah mencari jawaban2 utk solusi permasalahan hidupnya,  dalan Quran sudah ada semua jawabannya. 

Wallahu a’lam 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: