• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 336,140 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Menjaga Spirit Ramadhan 

​Seri mengaji masjid Alitisham sabtu,  syawal1438 /1Juli2017, Ust. Sambo 

# Menjaga Semangat/spirit Ramadhan 

1- Semangat ibadah : ibadah maksimal (yg wajib dibaguskan (shalat, zakat, , yg sunnah ditambah) ini hrs dilakukan secara terus menerus supaya kita mendapatkan washilah (5:35) amal unggulan, memiliki akses langsung kepada Allah. 

Amal unggulan : Penuh ikhlas,  senang mengerjakannya,  dibela-belain dlm mengerjakannya,  jika terlewat tdk dikerjakan membuatnya sedih, dan org lain menyatakan bahwa amal seperti itu adalah amal yg sulit ditiru. 

2- Istiqomah dlm taat : yg wajib dilaksanakan,  yg sunnah ditambah semampu kita,  yg makruh kurangi,  yg haram 100% ditinggalkan,  dan sunnah muakkad,  makruh litahrim (mendekati haram-dosa kecil) 

3- Istimewa dalam hablum minannas : 

a. memberi menolong berbuat baik, memberi hak2nya

b. tdk menyakiti perasaan, fisik dan kehormatan 

c.  ketika berbuat salah kita meminta maaf

Org sukses itu tdk banyak berbeda antara Ramadhan dgn bukan Ramadhan. 

Jika tdk begitu,  maka kita bukanlah termasuk robbaniyyun tapi hanya Rhomadhoniyyun. 

# Hambatan istiqomah

  1. Hawa nafsu
  2. Cinta dunia
  3. Godaan syetan

# Levelisasi Taqwa 

  1. Mulut –  bagian dari akhlaq,  akhlaq berbuah kemuliaan
  2. Perbuatan –  bagian dari akhlaq,  akhlaq berbuah kemuliaan 
  3. Hati

Akhlaq itu bukan bicara benar salah, halal haram lagi,  tapi sudah lebih tinggi dari itu,  keindahan,  estetika,  kepatuhan dan ini dalam terminologi akhlaqul karimah (akhlaq terbaik)  dan akhlaqul mazmumah (akhlak buruk). 

Akhlaq itu terkait dgn Kepekaan hati,  kepantasan,  semua sdh tdk melanggar syariat, hukum positif ataupun norma-norma yg ada. 

Akhlaq itu peka terhadap kebutuhan orang dari gesturnya. Mengerti kebutuhan org dari tindak tanduknya. 

#Tingkatan Taqwa

1- Taqwa minimalis mampu mengerjakan yg wajib dgn baik dan meninggalkan yg haram Qs. 64:15-16 (mastahto’tum) 

2- Taqwa menengah –  Meninggalkan yg makruh dan mengerjakan sunnah yg dgn lebih baik

3- Taqwa tingkat tinggi –  Ihsan (haqqotuqotih).  sdh bisa meninggalkan yg mubah jika bisa menyebabkan dia meninggalkan yg sunnah dan menjerumuskan ke arah yg makruh. 

Wallahu a’lam 

Berimanlah lalu istiqomah lah… 

​Seri mengaji I’tikaf,  29Ramadhan1438 / 24Juni2017, Ust. Syukron Makmun 

# Idul fitri adalah indikator kembali ke kesucian. 

1- Suci dari dosa : Barang siapa yg shaumnya dgn penuh   keimanan dan kesungguhan (imanan wahti saban) akan diampuni seluruh dosanya. 

Seperti bayi yg terlahir dari perut ibunya

Kembali ke kesucian itu dlm haji mabrur dilihat setelah kembalinya, sebagaimana hasil dari khusyu’ itu dilihat setelah selesai shalat. Begitu juga setelah sebulan Ramadhan,  akan tercermin di bulan-bulan setelahnya sampai bertemu lagi Ramadhan tahun depan.

2- Menjaga nilai2 Ramadhan dan kesucian tersebut secara terus menerus dlm ketaatan (istiqomah)  

Hadits : Seseorang bertanya kpd nabi SAW, “katakan kpdku ttg suatu kalimat dlm Islam yg aku tdk perlu bertanya lagi kpd siapapun”,  maka Rasulullah SAW menjawab, “berimanlah kpd Allah dan beristiqomahlah.” 

# Kehebatan istiqomah :

1- Amal yg paling dicintai oleh Allah,  hadits : sebaik2 amal yg dicintai di sisi Allah adalah amal yang terus menerus walaupun sedikit. 

2- Amal istiqomah akan membuat nilai amalnya tetap utuh ketika terjadi halangan,  bahkan halangan kematian. 

3- Amal istiqomah akan mendatangkan pertolongan Allah. Begitu kita berniat istiqomah,  maka urusan2 yg lainnya akan diselesaikan/dimudahkan oleh Allah. 

4- Amal istiqomah akan menyebabkan wafatnya husnul khotimah,  Qs. 41:30-31 ayat bagi org istiqomah yg akan wafat akan dtg malaikat rahmat yg menenangkan akan Takhofu (takut terhadap masa yg akan dtg), dan Tahzanu (terkait masa lalu). 

Jenis takut menurut Usman bin Affan (kitab shohibul ibad) :

  1. Takut syetaniyah –  takut thdp yg tdk jelas. 
  2. Takut tobi’iyah –  Berdasarkan naluri, sesuatu yg nampak atau nyata,  misalnya takut harimau. 
  3. Takut imaniyyah –  Berdasarkan keimanan, misalnya : Takut dicabut nyawa ketika dlm keadaan lalai (goflah) atau bermaksiat. 

Nabi Ibrahim menjadi Kekasih Allah karena :

  1. Selalu memprioritaskan Allah dibandingkan yg lain
  2. Tdk pernah risau atau takut terhadap apa2 yg telah dijamin Allah,  misalnya : rizki. 

5- istiqomah bisa menjadi amal unggulan dihadapan Allah. 

– hadits di riyadussholihin,  ttg 3 orang yg terjebak di gua, mereka melaporkan perbuatan baiknya kepada Allah sehingga akhirnya mereka selamat. 

# Tahapan2 supaya kita bisa istiqomah :

1- tanamkan bahwa kita yg membutuhkan amal sholeh. 

Akan memudahkan kita ketika berjalan di atas siroth (melalui pos-pos seperti iman,  sholat, …  Hablum minannas) 

Shalawat itu kebutuhan kita kepada nabi. Agar mendapatkan syafaat kelak di akhirat. 

Kita butuh Allah,  kita butuh masjid untuk kita sendiri. 

2- Beramal atas dasar ilmu,  mengetahui fadhoilul (Fadhilah2) amal. 

a- tahu kelebihan2 amal. 

Misal : sedekah akan dibalas 1, 10, 700x lipat. 

Shalat shubuh berjamaah di masjid 

Dasar amal pakai hadits shohih,  tapi fadilahnya agar dpt mendorong kita istiqomah boleh saja pakai hadits dhoif 

b- tahu faktor2 yg menyebabkan amal dilipatgandakan :

– faktor tempat mulia : Makkah,  nabawi

– faktor waktu yg mulia : Ramadhan

– tingkat kesulitan (dlm kajian fiqih massaqqoh) : di luar ramadhan berat beramal sholeh ada nilai ujroh yg amat besar dari massaqqoh tsb. 

c- tahu akibat ketika tdk beramal atau meninggalkan suatu amal. 

3- beramal setahap demi setahap.  

– tidak langsung banyak,  tapi sedikit demi sedikit sampai terbiasa,  baru kemudian ditingkatkan. 

4- mencari lingkungan yg dpt mendukung istiqomah. 

5- berdoa kepada Allah untuk memberikan keistiqomahan kpd kita. 

6- istiqomah dgn memperbanyak istiqhfar,  utk terus memperbaiki kualitas iman. 

Wallahu a’lam

Dzikrul maut

​Seri mengaji I’tikaf,  28Ramadhan1438 / 23Juni2017, Ust. Mulyadi

Semua yg ada di dunia ini fana,  Qs. 55: 26 –  kullu man alaiha faan. 

Kematian itu dtg tiba2 dan senantiasa mengintai kita. 

Kata mutiara : berapa banyak org yg sehat, mati tiba2 tanpa sebab,  berapa banyak org yg sakit,  Allah berikan kehidupan bbrp saat dimuka bumi ini. Brp banyak anak muda yg paginya masih tertawa2,  sorenya sdh berkain kafan,  bertaqwalah kpd Allah krn kalau malam tiba,  siapa yg bisa memastikan dpt melihat matahari esok hari. 

Dalil-dalil tentang kematian :

  • Qs.Luqman:34
  • Qs. Jumuah:8 
  • Qs. 3:183 dan Qs. al anbiya:35 setiap jiwa pasti mengalami kematian

Mengapa kita diperintahkan mengingat kematian? , faedahnya :

1- agar Terus mempertahankan keimanan dan keislaman kita 

Qs. 3:102,  karena aqidahlah yg akan menentukan keselamatan hidup kita dunia dan akhirat, dan jadi penyebab amal2 sholeh kita akan diterima Allah, Qs. almukminun:1 –  sungguh telah beruntung org2 mukmin. 

Tdk spt paman nabi atau istri dan anak nabi Nuh,  kita ini sdh beruntung dgn iman ini, maka jagalah terus sampai nafas terakhir. 

Qs. Alkahfi:110 –  kalau ingin bertemu dgn Allah maka jagalah kemurnian iman dari menyekutukan Allah,  krn bahaya syirik  :

  • Qs. 4:48,116 – dosa besar yg tdk diampuni Allah,  jadi orang yg paling jauh tersesat. 
  • Qs. 5:72 –  diharamkan baginya surga,  dimasukkan ke neraka dan tdk ada pertolongan baginya.
  • Qs. Azzumar :65 –  hancur lebur semua amal
  • Qs. Luqman :13  – suatu kedzoliman yg amat besar. 

Siapapun atau apapun di dunia boleh meninggalkan kita,  tapi iman tdk boleh sedikitpun lepas sampai nafas terakhir. 

Dgn kalimah tauhid kita hidup, dan dgn kalimah ini kita meninggalkan dunia ini dan bertemu Allah kelak. 

Barangsiapa yg kalimat terakhirnya adalah kalimat la ilaha Illallah,  maka dia berhak masuk  SurgaNya Allah SWT. 

Tauhid dgn amal sholeh spt angka 1 dan 0, dgn ada 1 di depan,  nilainya akan semakin besar dgn bertambahnya 0 di belakangnya. Tapi tanpa angka 1, sebanyak apapun angka nolnya akan tdk berarti. 

Qs. Annahl:97 –  landasan iman thdp amal sholeh. Amal sholeh dengan landasan keimanan akan diberikan hayatan toyyiban. 

Tdk ada perbuatan baik yg menjadi amal sholeh,  yg mendapatkan ganjaran surga kalau tdk ada keimanan. Maka tdk benar kalau ada yg bilang agama itu adalah (sekedar) amal baik saja, dan apalagi menyatakan bahwa semua agama benar. Inilah pangkal kerusakan aqidah, ibadah dan muamalah serta munakahat kita. 

Qs.  2:221 – larangan menikahi wanita-wanita musyrik dan menikahkan pria musyrik ke wanita muslim. 

Qs.3:19 diin yg Allah ridhoi hanyalah Islam. 

Qs. 3:85 –  yang mencari agama selain Islam amatlah merugi. 

Qs. 5:3 –  Hari ini telah disempurnakan dan diridhoi Allah,  Islam sbg agama. 

Qs.Alkahfi, 

Qs. Albayyinah:7 –  org2 beriman adalah makhluk terbaik,  kekal di dalam surga sedangkan org2 yg ingkar (kafir) adalah makhluk terburuk tenggelam di dalam neraka. 

Qs. attin:6 –  org2 yg beriman dan beramal sholeh, mendapat pahala yg tdk pernah putus. 

Qs. al asr –  surga hanya utk yg beriman dan beramal sholeh. 

2- kita terus terdorong untuk bertaubat, 

krn menyadari kita selalu berbuat salah ataua dosa melalu mulut,  mata,  telinga,  hati.

Qs. Al-fath:2 Rasulullah yg sdh maksum dijaga dan diampuni dosanya saja terus beristighfar, 70-100x sehari

Ayat2 taubat : 

Qs. Azzumar :53 (bahasa persuasif dari Allah yg maha penyayang,  wahai hamba2Ku yg melampaui batas,  jgn berputus asa dari rahmat Allah..) 

Qs. nur:31 –  bertaubat kpd Allah agar termasuk orang yg  beruntung. 

Qs. attahrim:8 – tentang perintah melakukan taubatan nasuha :

1- Ikhlas

2- menyesali 

3- meninggalkan 

4- mengisi hidup dgn kebaikan

5- ada waktunya hadits : Sesungguhnya Allah menerima taubat hambaNya sblm ajal nya sampai tenggorokan.

6- jika pernah dzolim kpd manusia maka kira hrs Mengembalikan hak org lain,  hak darah,  hak kehormatan (meminta maaflah),  harta (kembalikan hartanya), lebih berat kalau bersangkutan dgn org lain, hrs selesai di dunia. Lebih mudah taubat kpd Allah krn Qs. Azzumar :53 Allah maha pengampun dan penyayang. 

Tanpa melakukan ini doa terkana  hadits org yg bangkrut di akhirat. 

# Tujuan syariah secara umum :

– Menjaga agama

– Menjaga jiwa

– Menjaga Akal

– Menjaga Keturunan 

– Menjaga Harta

– Menjaga Kehormatan 

Qs. 3:17 ciri org taqwa org2 yg beristighfar di akhir waktu sahur. 

3- cinta ke akhirat dan zuhud terhadap dunia

4- meninggalkan kemaksiatan

5- Lembut hati dan jiwa,  sensitif dgn kebaikan,  mudah diajak dlm kebaikan. 

Hadits : seorang wanita dtg ke Aisyah aku tdk bisa menangis,  aisyah berkata,  perbanyak ingat kematian niscaya akan lembut hatimu. 

6- ghiroh beribadah dan al hirshu (ketamakan) beramal sholeh

Istiqomah dlm iman,  ibadah,  amal sholeh,  jihad dan ukhuwah Islamiyah. 

Wallahu a’lam 

Tazkiyatun nafs untuk mencapai ketaqwaan

​Seri mengaji I’tikaf,  27Ramadhan1438 / 22Juni2017, Ust. Syukron Makmun 

Ilmu itu dimulai dari pengetahuan, pemahaman, kesadaran lalu ujungnya  komitmen menjalankan. 

Ilmu itu adanya di dalam hati,  bukan di kepala

Tidak ada agama tanpa komitmen 

Tazkiyatun nafs untuk mencapai ketaqwaan :

1- kesadaran ttg perjanjian awal kita dgn Allah ketika akan lahir kedunia. Ada 3 janji dasar manusia dgn Allah :

a- untuk mengakui sepenuh hati utk mengesakan Allah sbg pencipta kita semua,  Qs. 7:172 – Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”,

b- untuk senantiasa beribadah kpd Allah SWT. 

Tugas utama manusia adalah menyembah Allah,  tugas tambahannya sbg khalifah Allah di bumi. Tdk sedikit tugas tambahannya membuat dia abai terhadap tugas utama. 

Qs. 36:60-61 –  Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”,

dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.

Qs. 64:16 – Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Ketika menghadapi maut,  baru manusia ingat kembali perjanjian2 ini. (Qs. 63:10)

c- janji menjadikan syetan menjadi lawan. 

Mengapa kita blm mendapatkan janji2 Allah,  bisa jadi kita blm memenuhi janji2 kita kpd Allah. 

Janji2 Allah dlm Quran :

– Janji kpd org taqwa memberikan jalan keluar dari segala masalahnya 65:2

– Akan menambah nikmat / rizki bagi org yg bersyukur 14:7

– Akan memenuhi kebutuhan hidup bagi org yg tawakkal, 65:3

– Akan mengabulkan doa bila org itu menjawab dan memenuhi seruan Allah 40:60 dan 2:186

– Akan menolong membantu org yg menolong agama Allah. 47:7

Innallaha la yufliful mi’ad (sesungguhnya Allah tdk pernah ingkar janji) 

2- kesadaran akan adanya pengawasan Allah (ihsan –  seolah2 dilihat Allah langsung,  muroqobatullah,  dan ma’Allah)  

Qs. 58:7 –  kebersamaan Allah dlm bentuk umum

Qs. 16:128 – kebersamaan Allah dlm bentuk yg khusus

3- Adanya kesungguhan (mujahadah) menjalankan perintah Allah 

Nafsu itu sifatnya malas berbuat kebaikan dan cenderung kepada keburukan. 

Hadits : mujahid itu adalah yg  bersungguh-sungguh memerangi hawa nafsunya dlm rangka ketaatannya kpd Allah (HR Ahmad) 

Imam as sa’di : siapa yg bersungguh-sungguh dlm kebaikan,  Allah akan menunjukkan jalannya menuju kebaikan tersebut. Qs. 29:69 – Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.

4- Muaqobah memberikan sanksi terhadap diri

Umar bin khattab,  ketika terlambat shalat ashar dgn menginfaqkan kebun korma yg membuatnya lalai. 

Tamim addari,  ketika tdk shalat malam,  selama 1 tahun mengurangi tidurnya. 

5- melakukan tafakkur, bermuhasabah introspeksi diri. Syukur krn sdh diberi waktu utk beribadah,  dan merenungkan nikmat-nikmat Allah. 

Wallahu a’lam

Tentang Ikhlas

​Seri mengaji I’tikaf,  25Ramadhan1438 / 20Juni2017, Ust. Ahmadi Usman 

Allah mengukur amal manusia dalam satuan yg terkecil ; 1detik saja kita manfaatkan Ramadhan,  Allah pasti melihatnya. Semoga kita mengakhiri hidup ini dgn Ramadhan terbaik yg kita bisa persembahkan. 

Qs. 2: –  tdk pernah ridho org Yahudi dan nasrani kpd org2 yg beriman kepada Allah. 

Sebagai buktinya Ashabul kahfi yg akan dihancurkan sampai ke akar2nya adalah krn masalah agama. Mereka adalah org2 penting yg krn agamanya mereka dikejar.  

Allah mudah saja menyelamatkan mereka. Barang siapa berazzam menegakkan agama Allah,  maka Allah akan bersamanya di setiap detik kehidupannya. ALLAH SELALU MENYERTAINYA. 

Seperti peristiwa di gua tsur,  Allah selamatkan nabi Muhammad SAW dan abu bakar. 

Juga Ketika Rasulullah terancam oleh Duktur yg berkata, “apa yg dpt menyelamatkanmu ya Muhammad?,”  Rasulullah saw menjawab “Allah” maka bergetarlah pedang itu. 

Jika ummat islam kelihatan lemah,  mungkin krn hati kita masih ada masalah. 

Inilah hakikat perbuatan ikhlas.  

Rahasia hubungan terdalam kita kpd Allah adalah pada keikhlasan. 

Frekuensi hubungan kita kpd Allah bukan dari panjangnya waktu ibadah kita kpd Allah,  tapi dari derajat keikhlasan kita melakukannya. 

Amalan yg tdk didasari keikhlasan akan terbang begitu saja, spt debu yg tdk berarti. 

Banyak sekali jabatan manusia : Kepala rumah tangga, Guru,  Suami, Bapak, Tetangga, Ummat muhammad,  dll. 

Sdhkah kita ikhlas di setiap jabatan yg kita sandang tersebut? 

Apa yg menempel pada diri kita,  sudahkah kita lakukan dgn ikhlas. Misalnya : Ikhlaskah kita sbg suami,  sbg guru,  sbg tetangga. 

Ikhlas : Bentuk penerimaan kita thdp apa yg Allah berikan kpd kita

Quran  diturunkan :

  • Tartibul nuzul –  diturunkan sesuai dgn kebutuhan ummat saat itu
  • Tartibul mushaf –  sesuai dgn yg di lauhul mahfuz dan baitul izzah. Malaikat menuntun Rasulullah saw dalam menyusunnya kembali agar sesuai, setiap Ramadhan talaqqi bersama malaikat jibril. 
  • Kemudian Ditulis oleh Zaid bin harits dan baru selesai disusun  setelah 3 periode khalifah abu bakar,  umar ibn khatab dan usman bin affan. 

QS azzumar adalah surah tentang ikhlas,  yg menjadi salah satu kesukaan Rasulullah SAW. Sering dibaca menjelang tidur beliau. Hakikat Ikhlas dlm kehidupan,  jika paham surah ini,  kita bisa bercermin sdh sejauh mana keikhlasan yg kita lakukan. 

Salah satu petikan ayatnya :

  • Ketika org kafir digiring ke neraka oleh malaikat berkelompok2.
  • Ketika org mukmin dlm kelompok2 dimasukkan bersama2 ke surga.

Kita masuk kelompok mana? 

1# Qs.  Azzumar memberikan indikator org ikhlas ayat 11-15 :

1- tunduk (ketaatan) dan takut kpd-Nya inilah ikhlas,  bukan krn terpaksa. 

2- selalu pertama kali dalam berserah diri kpd Allah  (ana awwalul muslimin),  pertama kali yg melaksanakan perintahNya,  sekalipun ada 1000 org yg berbuat maksiat dan 10 org yg mengikuti perintah Allah,  maka akulah diantaranya. Inilah keikhlasan murni yg tdk digentarkan oleh apapun. 

Rasulullah SAW selalu yg terdepan ketika peperangan. Padahal beliau panglima. 

Maka muslim adalah pelopor. 

3- di dlm hatinya bergelora rasa takut bermaksiat kpd Allah. Sekecil apa pun

Tingkatan kaum muslimin  :

  • Muslim –  masih berbuat dosa,  ditegur malah marah
  • Mukmin –  cepat taubat
  • Muttaqin –  berhati2 tapi kadang terjebak
  • Abror –  tdk berdosa,  yg menjaga di wilayah mubah dan makruh, qs arrahman dpt fasilitas buah2an surga. 
  • Muqorrobun –  melepas dunia hanya kpd Allah qs arrahman dpt fasilitas buah2an surga yg tdk disebut jenisnya krn banyaknya. 

4- aku menyembah Allah  hanya krn Allah semata,  bukan krn yg lain (ketaatan). 

5- membebaskan diri dari menyembah selain Allah dan kawatir merugi di akhirat. 

2# Profil lain dari keikhlasan dijelaskan dalam Qs. annahl :66 spt susu putih yang murni,  yg posisinya ada dlm tubuh yg di dalamnya ada 3 aliran yaitu : kotoran,  darah dan susu. Diantara ketiga ini,  Allah menjaganya utk tdk bercampur. 

Ihklas itu tdk bercampur dgn riya,  takabur dll. Mencegah tercemarnya kemurnian tsb. 

3# Azzumar : 29 memberikan perumpamaan mengajarkan kita ini mana lebih baik,  hidup dgn 1 majikan atau lebih dari 1 majikan?

1 majikan dgn 10 perintah pasti lebih runut. Dari pada 10 majikan dgn 1 perintah. 

Mencari rizki dari satu sumber saja. Menjadi Hamba Allah saja bukan menjadi hamba2 yg lain,  tidak  menuhankan harta,  kekuasaan. (mukhlisin lahuddin) 

4# keanekaragaman ikhlas :

1- ikhlas dlm beribadah

2- ikhlas dlm bertaubat, kadang sama Allah saja gengsi mengaku dosa. Lebih berat krn Qs. azzumar 53-54.

5# ada kalimat unik azzumar :71 dan 73

Futihat abwabuha utk org kafir ke neraka jahannam,  mrk bingung dan takut masuk dan berharap tdk perlu masuk. Tiba-tiba pintu neraka dibuka lebar didepan mereka. Dibuka dadakan, tadinya tertutup hanya terlihatbkobarannya dari jauh2 

Wa futihat abwabuha utk kaum muslimin ke surga. Pintu surganya sdh dibukakan jauh sblm mereka masuk,  wangi,  keindahannya sdh terlihat dari jauh. Bahkan mereka dimanjakan sebelum sampai dan mendapat sambutan dari malaikat dgn kata-kata terbaik. 

6# Azzumar berarti  kelompok. Artinya kita punya dua pilihan,  jika mau masuk surga bangunlah jamaah kita,  komunitas kita, lingkungan kita dlm kebaikan. Alangkah nikmatnya di dunia kita bersama2,  di surga pun bersama2. Walaupun kelak nanti tingkatannya sesuai dgn ketaqwaan masing2. 

Wallahu a’lam 
Tingkatan amal yg menyelamatkan ketika menyebrangi asshiroth –  pos-pos (hadits) :

  1. Shalat
  2. Shaum
  3. Zakat
  4. Amanah
  5. Silaturrahim 
  6. Hablum minannas

Kecepatan menyeberangi asshiroth (gelap,  kecil, tajam) :

  • – Sekejap mata ( Bighoiri hisab) 
  • – Spt halilintar  yg menyambar 
  • – Spt burung 
  • – Spt kuda yg 
  • – Yg berlari
  • – Berjalan kaki
  • – Merangkak

Taqwa :

1. Org taqwa tdk masuk neraka Qs. 19:72,  tdk spt yg selain itu di Qs. 19:71.

2. Taqwa Sosial Qs. 7:9

—-
—-
Tingkatan bacaan quran :

  • Hadr –  sangat cepat (sehari 2x khatam) 
  • Tadwir –  cepat
  • Tartil –  lambat

—-

Buku : 

Rahasia nikmatnya menghafal Quran (H.  Deden Makhyaruddin) 

Taqwa – target Aktivitas Ramadhan yg Luar biasa

​Seri Mengaji masjid Alitisham Sabtu, Ust. Sambo, 3Juni2017 / 8Ramadhan1438

# Memasang Target di Bulan Ramadhan

Agar Ramadhan berhasil, harus ada target. Target adalah :

  • Arah, tujuan, goal
  • Hrs jelas dan ada ukurannya, apalagi bersifat kualitatif 

Target utama Ramadhan : dari org beriman naik level menjadi taqwa

Taqwa itu org yg imannya sudah benar atau sdh 100%.

Ramadhan ini program akselerasi menempuh jalan menuju iman 100%, supaya semua janji Allah dapat berlaku padanya.

# Ciri-ciri Taqwa yang cukup lengkap :

Qs. 2:177 – Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan (perjuangan). Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

# Fasilitas dari Allah bagi org taqwa :

1. Hidup sukses dunia akhirat 

Qs. 3:200 – Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

2. Hidup dgn penuh kemudahan pada semua urusannya 

Qs. 65:2-4 – 2 : …Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

3 : Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

4:  ….Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.

3. Hidup penuh kebahagiaan jauh dari stress dan galau dunia akhirat 

Qs. 10:62-64

62 : Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

63 : (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.

64 : Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.

4. Hidup penuh berkah (selalu membawa kebaijan pada diri maupun org lain)

 Qs. 7:96 – Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

5. Hidup yg selamat, jalan lurus, pilihan dan kebijakan2nya menyelamatkan dirinya .

 Qs. 57:28 – Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

6. Hidupnya mulia dihadapan Allah dunia dan akhirat, 

–  bahkan ketika manusia berusaha menghinakannya, Allah menjaganya, spt nabi yg dihinakan sbg tukang sihir bahkan gila. 

– Bukan harta, ilmu atau kekuasaannya yg membuat mulia, tetapi ketaqwaannya.

– Qs. 49:13 – Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

7. Hidupnya diselamatkan dari musibah2 yg tidak seharusnya. Yg seharusnya itulah takdir, kalau pun terkena musibah dia tetap dimuliakan.

 Qs. 41:18 – Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka adalah orang-orang yang bertakwa.

8- Selalu dikabulkan doanya

 Qs. 2:186 – Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

9- Dosanya diampuni semua, sehingga tdk akan masuk neraka

Qs. 4:123-124 

123:(Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.

124:Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun.

Pencucian Dosa itu :

  • Taubat
  • Amal sholeh
  • Siksa  : 1. di dunia sbg musibah dan penderitaan 2. Siksa ketika sakaratul maut, 3. siksa kubur, 4. siksa ketika kiamat (panjangnya hisab), siksa neraka
  • Atau menjadi taqwa : Qs. 65:5  – Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.
  • Qs. 57:28 – Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

10- Mati dalam keadaan Husnul khatimah – Jaminan bagi taqwa

  • Qs. 3:102 – Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
  • Kalau merasa iman pas2an jgn mencari teman yg makin menjauhkan kita dari Allah.
  • Iman itu naik dan turun, jgn sampai ketika iman turun mati. Maka pastikan jadi org taqwa yg dosanya dihapuskan, Ramadhan ini kesempatannya.

# Ciri Taqwa – semuanya perlu perjuangan dalam mencapainya :

1- dari sisi qauliyah (ucapannya), selalu benar dan baik (Quran), kalau tidak bisa maka diam (hadits)

Qs. 33:70-71 – qoulan sadidan, omongan yg benar kepada diri, kpd anak2 dan keluarganya. Spt ibundanya syekh As-Sudais yg ketika marah, dikeluarkan doa menjadi imam Masjidil Haram.

2- dari sisi amaliyah dzhohirnya (amal fisiknya), 

– Ketika kata2nya baik, maka Allah akan memperbaiki tindakannya (Qs. 33:70-71), ada 3 hal terkait amal fisiknya yaitu :

1. ibadahnya yg terbaik yg kita mampu. Beda terbaiknya ustad dgn org awam, berbeda baiknya sedekah org kaya dgn org miskin, berbeda baca Qurannya ahli ibadah dgn org awam beda ukurannya, org pinta dan org awam. Shalatnya terbaik bagi laki2 dan wanita.

– setiap aktivitas dunia bisa disambil dgn kegiatan akhirat, misalnya memasak sambil dzikir. Tetapi tdk berlaku sebaliknya.

2. Taat, sami’na wa atho’na, 

– Tidak ngeyel kalau belum mampu, tetapi mhn ampun kpd Allah.

– yg wajib-wajib disempurnakan, yg sunnah-sunnah, maka cari yg bisa dinikmati. Jika tdk mampu shalat tahajjud lama krn mengantuk, perbaiki ketika shalat dhuha. 

– Yg haram bahkan yg makruh, maka ditinggalkan 100%. Makruh yg membawa dampak negatif dan mendzolimi diri sendiri maka tinggalkan 100%.

Ciri2 org taqwa – Qs.3:133-135, ketika mrk berbuat dosa yg keji dan mendzolimi diri sendiri, dia akan ingat Allah dan mhn ampun dan berhenti tdk melanjutkan lagi.

3. Baik kpd manusia dan alam

  • tidak membangun permusuhan
  • Ramadhan bulan memperbaiki hubungan antar manusia.
  • doa Allahumma innkana afuwwun tuhibbul afwa fa fuannar

3- dari sisi pemikiran2nya, jernih, visioner, cerdas, Positif thinking, selalu berfikir dan selalu  disebut Ulil Albab dlm Quran.

 Qs. 2:197 – (Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.

 Qs. 3:190-191 – 

190 : Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

191 : (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

4- dari sisi perasaannya, sensitif cepat tersentuh dgn kebaikan, positif feeling, simpati dan empati terhadap sekitar.

  • Ramadhan bulan sedekah, melatih sensitifitas kita. Org taqwa itu amat sensitif.
  • Qs. 31:33 – Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.

5- dari sisi hatinya (qolbiyah), dekat, takut, yaqin dan cinta dengan Allah.

– Dekat dalam.ibadah, Qs. 10:62-63

62 : Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

63 : (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.

Wallahu a’lam