• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Membangun Ummat Terbaik

Seri Mengaji Alitisham Kuliah shubuh Ust. Ahmadi Usman, 27juni2016 / 22Ramadhan1437 dan 29juni2016 / 24Ramadhan1437

Qs. 3:110 ummat terbaik, cirinya :

  1. Menghidupkan amar maruf
  2. Menghidupkan menghindari kemungkaran
  3. Beribadah kpd Allah

 

Seluruh keresahan, kekawatiran akan serangan musuh2 Islam saling berkontribusi melemahkan islam dan generasi ummat Islam selanjutnya, akan padam ketika sedikit saja kita menelaah Quran.

Legitimasi ummat terbaik dari Allah SWT menjadi dendam bagi musuh2 Islam. Problematika : Bgmn posisi kita itu malah membuat kita jadi seperti buih yg tidak berarti

1. Dilegitimasi oleh Allah
2. Punya Quran di sisinya
3. Diberi ujian yg hebat dan memiliki umur yg pendek (bukan saja pada gaya hidup, tapi di akhir kehidupan masih diusahakan utk dijatuhkan dan dikafirkan).

Solusinya :
Qs. 3:110
1- menghidupkan amar maruf
2- menghidupkan menghindari kemungkaran
3- ibadah dan iman kpd Allah

Qs. At-takatsur: Allah menanamkan keyakinan
Qs. 2:2 – Quran itu tidak ada keraguan sedikitpun di dalamnya.

– Islam agama sempurna yg menyempurnakan segala aspek kehidupan
– Quran Syamil dan mutakamil meliputi dan menjawab semua problematika ummat.

Problematika dan kebingungan2 manusia : keluarga politik, ekonomi, bermasyarakat dan bernegara, ilmu

Quran bukan sekedar diyakini sbg solusi, tetapi kita tetap harus dipahami bgmn implementasi dan nilai ajarannya digunakan tanpa sedikitpun keraguan.

Allah akan memberikan huda wal furqon
Yakinlah (At-takatsur) : ilmul yaqin, ainul yaqin, haqqul yaqin, jika kita sdh pada fase haqqul yaqin, maka pertolongan akan datang. Allah akan membangun rumah-Nya, menjaga agama-Nya.

Contoh solusi quran dlm berkeluarga di bulan Ramadhan:

Qs. 2:187 – Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat
menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang
putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

Hikmah i’tikaf :

1- Meninggalkan status kita utk bersama Allah dlm i’tikaf – seperti doa di ijabah pada org sakit, musafir krn mereka dlm kondisi yg sangat terbatas, yg menuntut kita sabar dan akan mengundang pertolongan Allah.

2- ketika ummat Islam seakan menjadi santapan ummat kafir di luar sana, kapan kita bisa membebaskan kita dari virus2 tersebut kecuali jika berada di rumah Allah sejenak saja.

3- merasa kita bersama Allah, di awasi Allah di rumah-Nya, menjaga adab2 di masjid menghasilkan perjalanan spiritualitas secara individual dan jika banyak yg melakukan, maka akan menjadi kekuatan besar kaum muslimin,
maka jamaah bisa mempengaruhi individual dan begitu pula sebaliknya.

Ketika rehat perang badar, sahabat yg sedang makan kurma mendengar nasihat Rasulullah SAW tentang indahnya surgaNya. Lalu dia letakkan sisa kurmanya dan pergi ke badar utk menggapai syahidnya. “Jika surga yg
menunggu, apalah arti kurma ini (rizki yg sdh dimiliki sdh tidak berarti).”

Seorang pincang dimotivasi Rasulullah dgn gagah berani berlari dan melompat melupakan kekurangannya dlm meraih syahid.

Ummat Islam harus memiliki semangat seperti yg dijabarkan dlm analogi kuda-kuda perang pada Qs. Al adiyat – kuda2 yg bersemangat, yg berbaris, dibutuhkan pada situasi kapan pun, di peperangan apapun, berlari kencang,
berjalan dgn kekuatan utk menggapai surgaNya. – ummat Islam hrs berwibawa, efek setiap gerakan kita menggetarkan org kafir.

Jika berpegang Quran, hidup ini, dunia ini menjadi sederhana dan sedemikian rendah bahkan lebih rendah dari tanah yg kita injak.

Dlm dakwah itu hrs ada merasa jadi bagian menghasilkan sinergitas yg menjadi kekuatan menyeluruh. Ada yg bergerak di politik ekonomi, fisik dan lewat level mindset dan pendidikan. Semuanya hrs disatukan dlm potensi ummat.

Ummat melalui ormas2 ummat Islam punya masalah yg berbeda2, tapi yg semua itu adalah masalah ummat Islam maka hrs diselesaikan secara bersama-sama dlm musyawarah.

Berjuang sendiri akan sangat melelahkan, dan sangat kecil efektifitasnya tanpa sinergi dgn kaum muslimin.

Manajemen pembangunan ummat versi Rasulullah :
1- kerangka dasar
2- memanage
3- musyawarah
4- diterapkan
5- muhasabah – evaluasi

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: