• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Ilmu seharusnya melahirkan kesadaran keimanan

Seri Mengaji Tafsir Alhijri, Ust. Didin H., 19Juni2016 / 14Ramadhan1437

Qs. Arrum (30) : 9
Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum mereka? orang-orang itu adalah lebihkuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri sendiri.

Positioning Allah kpd kaum muslimin:
– Khoiru ummah ummat terbaik
– Syuhada alannas (barometer ummat), hanya peradaban kaum muslimin yg meningkatkan derajat dan nilai2 kemanusiaan, berbeda dgn peradaban yg dibangun kaum sekuler dan kafir, hanya maju di satu sisi tapi terjadi degradasi pada nilai2 kemanusiaan.
Ilmu menghasilkan kesadaran keimanan, menguatkan tauhid dan kerangka keimanan.

Dlm ujung2 ayat Quran selalu diakhiri redaksi, “Tanda2 bagi org2 yg berfikir”, terhadap keyakinan atas janji Allah dan kebenaran ajaran para rosul.
Hadits : org yg terbaik adalah org yg dikaruniakan ilmu2 agama, jalan ke surga adalah jalan2 melalui ilmu yg selalu meningkatkan kualitas keimanan serta akhlaqul karimah.

Hadits : Kaitan antara majelis ilmu dan surga, kalau melalui taman2 surga maka berdiamlah. Itulah majelis ilmu dan majelis dzikir.
Hadits : yg beriman dan yang berilmu akan diangkat derajatnya beberapa derajat.

Bagi org2 yg tdk beriman, terlihat seakan-akan tinggi & terhormat di dunia, tapi tdk diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Dalam Islam, tidak bisa Iman tanpa ilmu, atau ilmu tanpa iman. Teknologi tanpa keimanan akan mendorong kerusakan moral, akhlaq.

Qs. Arrohman (55) : 1-4  – Allah mengajarkan (allama) dgn cintanya (arrahman) kpd manusia 2 hal yg hrs selalu dipadukan :
1- Alquran : dalil
2- Albayan : kemampuan berfikir, berakal, ilmu yg dimiliki akan bermanfaat jika dilandasi dgn Quran, keimanan, tauhid.

1- budaya ilmu : Ilmu tdk dibatasi oleh usia, kepribadian org beriman.
2- budaya membaca : menambah terus keimanan, Quran dibacakan saja akan seperti ini.
3- budaya menulis : allama bil qolam, wa ma yasyturun
4- budaya menghafal : kitab suci Quran dan hadits. (Sungguh telah kami mudahkan Quran untuk dipahami.), Hanya muslim yg dpt menghafal kitab sucinya. Niatnya baik, akan tercermin pada hal2 yg dilakukannya.
Kekuatan niat itu sangat luar biasa.
5- budaya tafakkur : memikirkan
6- budaya melakukan perjalanan (utk memperluas wawasan) atau secara maknawi mempelajari ummat2 terdahulu. (Pada Qs. Arrum:9)

– Qs. alfajr : ummat yg punya kelebihan luar biasa (fisik, harta, teknologi, balatentara, dll) tetapi krn tdk beriman maka terjadi kehancuran,
yaitu kaum ad, teknologi bangunan tinggi pencakar langit.
Yaitu kaum tsamud yg dapat menembus gunung membuat bunker.
Yaitu kaum Firaun yg punya tentara2 yg amat kuat dan tukang2 sihir (kolaborasi penguasa dgn dukun)
Mereka berbuat kerusakan dimuka bumi, mendustakan para Rasul

– Begitu juga pada Qs. alfil – kaum kuat pimpinan Abrahah yg pasukan tentara yg amat dahsyat yg tdk bisa dihadapi kaum Quraisy.

Kekuatan apapun yg mendustakan ayat2 Allah, benci terhadap syariah, akan didatangkan interferensi Allah yg menghadapinya. Yg perlu dilakukan adalah terus berbuat kebaikan, amar ma’ruf nahi munkar. Tdk perlu putus asa atau kecewa.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: