• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Mengambil Hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Seri Mengaji Musholla Alitisham, Ust. Syukron M, 1Mei2016 / 25Rajab1437

Isro mi’raj diperjalankan seorg hamba (perjalanan nabi SAW secara fisik dan ruh) ke Al Aqsha lalu menuju Sidratul muntaha

Peristiwa Isro :

  1. pertemuan akbar Rasul SAW dgn para nabi di Masjidil Aqsa, isinya : Deklarasi Estafet risalah kenabian dan diangkatnya nabi SAW menjadi Sayyidul Mursalin (tuannya para utusan), pemimpin para Rasul dan seluruh manusia (sayyidul Anam)
  2. pelimpahan amanah menjaga kitab suci dari Bani Israil kepada Rasul SAW dan seluruh ummatnya, krn Bani Israil sdh mengkhianati & menyia2kan amanah kitab suci tsb. (17:2-4) – Bani Israil malah membuat kerusakan parah : mengubah2 kitab suci dan membunuh para nabi pembawanya. Qs. 17:9 – Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,
  3. surah al-Isra menjelaskan kandungan kitab suci sbg pedoman kehidupan manusia, pelanggaran Bani Israil (mengubah2 ayat, membunuh nabi2, tdk punya adab dan etika kpd orgtua). Islam itu bukan penjajah. Islam itu pembebas (fathu) dari kemusyrikan, kebodohan, kejahilliyahan, belenggu kemiskinan. Islam mengembalikan agama tauhid yg sdh ada dlm fitrah manusia utk menjadi rahmatan Lil alamin. Org non Islam masuk Islam, pasti org cerdas, krn Islam paling rasional dan sesuai fitrah. Iman krn Ilmu, jadi kokoh dan jadi terkemuka kontribusinya dlm dakwah. Org Islam keluar dari Islam pasti org bodoh, bisa diiming-imingi oleh harta. Dan imannya selama ini krn ikut2an saja, shgg amat rapuh

Peristiwa Mi’raj :

  1. Walau tekstual yg mi’raj adalah nabi yg melaksanakannya, tapi Quran menggunakan istilah “Bi abdihi’ bukan “Bi rosulihi,” maka makna kontekstualnya adalah Perjalanan hamba menuju Allah spt penjelasan pada Qs. 84:6. Oleh krn itulah seorg hamba yg menyandarkan dirinya kpd Allah, maka akan mendapat kemuliaan spt yg nabi SAW dptkan.
    – “bi abdihi” juga bermakna kesadaran tempat menggantungkan diri adalah bukan kpd yg fana, tetapi pada zat Yang Maha tinggi. Peristiwa ini adalah pelajaran luar biasa yg menghibur kesedihan nabi SAW atas : boikot Bani Hasyim, wafat Khadijah dan wafatnya Abu Thalib.
    – memulai hidup dari ibadah dan menuju ibadah. Dari masjid menuju masjid, jika begini akan diperlihatkan tanda2 kebesaran Allah.
  2. Hadits mengapa ada proses perintah shalat dari 50 waktu sampai jadi 5 waktu :
    • Menguji ketaatan Rasul – adab Rasul meminta pendapat kpd para nabi2 terdahulu.
    • Ttg hukum nasikh mansukh, suatu hukum yg blm ditetapkan masih bisa di diskusikan.
    • Shalat itu menghasilkan akhlaq maka peristiwa ini menunjukkan proses akhlaq yg ditunjukkan nabi SAW.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: