• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Toriqotud da’wah (Jalan Dakwah)

Seri Liqo Ust Yasir, 30April2016 / 24Rajab1437, di kranji V-17

Syayyid Qutub dlm buku “jalan dakwah” menjabarkan pesan Allah yg mengingatkan bahwa jalan Rasul adalah jalan dakwah.

Qs. 12:108 – Katakanlah: “Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”.

# Kualitas muslim (Qs. 35:32) :
1- Dzolim Li nafsih – org berdosa karena mendzalimi diri sendiri
2- Muqtasid – org taat – kerjakan yg diperintah tinggalkan yg dilarang, yg dianjurkan dipikir2 dulu.
3- Sabikun bil Khoirot – org kaffah, tdk hanya mengerjakan Islam secara keseluruhan tapi juga mengajak org melaksanakan Islam secara kaffah.

# Pilar utama toriqud dakwah Qs. 3:102-104  :
1- iman yg tetap dan stabil
2- taqwa – puncak iman, mempertahan dlm level individu sulit, maka jgn salah pilih teman, utk saling bernasihat.
3- ukhuwah / ikhwah – persaudaraan atas dasar taqwa dan iman. Ukhuwah setiap ada kebaikan bertambah, ukhuwah bertambah pasti krn iman dan taqwa meningkat.
4- alkhoir / kebaikan – Amar

Ini akan menjaga 4 pilar :
1- Al Islam
2- Al jamaah
3- Al imaroh
4- at tho ah.

Tdk ada Islam tanpa ada jamaah,
Tdk ada jamaah tanpa kepemimpinan.
Tdk ada kepemimpinan tanpa ketaatan.

Definisi jamaah yg hrs kita ikuti ada pada Qs. 9:119 – Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (shodiqin).

Yaitu Jalannya org2 yg diberi nikmat : para nabi, para shodiqin, para syuhada, para Sholihin.

# Taujih Habib Salim Segaf Al Jufri

  • Menjadi benar itu penting, namun merasa benar itu tidak baik. Kearifan akan membuat seorang menjadi benar, bukan merasa benar.
  • Perbedaan orang benar dan orang yang merasa benar : orang benar, tidak akan berpikiran bahwa ia adalah yg paling benar. Sebaliknya orang yang merasa benar, di dalam pikirannya hanya dirinyalah yang paling benar.
    Orang benar, bisa menyadari kesalahannya. Sedangkan orang yang merasa benar, merasa tidak perlu untuk mengaku salah.
  • Orang benar, setiap saat akan introspeksi diri dan bersikap rendah hati. Tetapi orang yang merasa benar, merasa tidak perlu introspeksi. Karena merasa sudah benar, mereka cenderung tinggi hati.
  • Orang benar memiliki kelembutan hati. Ia dapat menerima masukan dan kritikan dari siapa saja, sekalipun itu dari anak kecil. Orang yang merasa benar, hatinya Keras, ia sulit untuk menerima nasihat dan masukan apalagi kritikan.
  • Orang benar akan selalu menjaga perkataan dan perilakunya, serta berucap penuh kehati-hatian. Orang yang merasa benar : berpikir, berkata, dan berbuat sekehendak hatinya, tanpa pertimbangan/pedulikan perasaan orang lain.
  • Pada akhirnya, orang benar akan dihormati, dicintai dan disegani oleh hampir semua orang. Sedangkan orang yang merasa benar sendiri hanya akan disanjung oleh mereka yang berpikiran sempit, dan yang sepemikiran dengannya, atau mereka yang hanya sekedar ingin memanfaatkan dirinya.
  • Mari terus memperbaiki diri untuk bisa menjadi benar, agar tidak selalu merasa benar.
  • Bila kita sudah termasuk tipe orang benar, bertahanlah dan tetaplah dalam kebenaran dan rendah hati serta berupaya untuk memberi keberkahan.

——

Walau benar dlm jamaah ada prinsip imaroh (kepemimpinan).

Hadits : Pertolongan Allah ada pada jamaah

Antara kepemimpinan dan jamaah, nabi SAW mengikat dlm doa, ya Allah tunjukkan yg benar itu benar dan kemampuan utk melaksanakannya, serta tunjukkan yg batil itu batil dan kemampuan meninggalkannya.

Ketika tdk ada ketentuan pasti tentang suatu hukum, maka diskresi, diputuskan oleh pemimpin. Spt jumlah cambukan qanun di Aceh. Diskresi bisa tdk berjalan lancar kalau tdk ada ketaatan. Inilah tafsir Qs. 4:59, maka sekalipun pemimpin itu berkulit hitam wajib ditaati.

Apa yg memicu taat kpd pemimpin :
– PNS : sumpah jabatan
– swasta : kontrak job desk

Hrs ada ikatan, seperti pesan Umar ibn Khattab r.a. : tdk ada ketaatan tanpa Baiat.

Utk Sekarang tdk ada Baiat utk individu, tapi Baiat pada amal kpd pemimpin. Sama2 berjuang, sama2 ambil resiko.

Jika seorg wafat tanpa Baiat, maka akan masuk neraka.

Janganlah kebencianmu kpd suatu kaum membuat kamu berlaku tdk adil

Sumber hukum yang digunakan : Quran – hadits – asar sahabat.
Referensi  penting : buku Menuju jamaatul muslimin, penterjemah Salim Asegaf.

Wallahu a’lam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: