• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Maksimal berinteraksi dengan Quran

Seri Mengaji Masjid Alitisham Sabtu, 2April2016 / 24JumadilAkhir1437, Ust. Sambo

# Isi Quran :
1- petunjuk
2- peraturan Allah
3- penuh hikmah, rahasia ilmu Allah (di dalamnya terdapat berita2 ummat terdahulu sejarah, berita2 hal gaib dan bahkan berita dari masa depan)

Maka selalu harus dibaca, dipahami, penghayatan (spy terjadi internalisasi) lalu mudah dlm implementasi (memancar / eksternalisasi)

# Quran itu kebutuhan, maka :
– Banyaknya Bacaan secara minimalis 1 hari 1 jus
– Bacaan hrs dgn sebenar2 bacaan – haqqo tilawatihi baru dibilang beriman kpd Quran dan beruntung krn iman bertambah, maka bentuk mengingkari Quran adalah tdk membacanya dgn benar maka dibilang org yg merugi (Qs. 2:121). Yaitu :
a- benar secara niat,
Rizki petunjuk memahami aturan2 Allah dan mendptkan hikmah2 rahasia Quran adalah dgn cara berinteraksi dgn benar,  seperti rizki ilmu hrs belajar, rizki kekayaan hrs bekerja keras.
b- benar dari pengucapan dan cara membacanya (makhorijul huruf, panjang pendek, dlm mad/ waqof – berhenti terkait tajwidnya).
c- benar pemahaman dan penghayatannya.
d- benar pengamalannya.

Qs. 2:121 – Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.

Hasil akhir membaca Quran adalah bertambah imannya seperti pada Qs.  8:2 – Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

fokus : sadar, konsentrasi, akal dan hatinya hidup atau digunakan.
Hadits : Akan ada suatu zaman dimana Quran hanya di tenggorokan saja

# Level Pemahaman – untuk menjadi murid2 Quran yg baik.

Level 1- Minimal mengerti makna umum / terjemahan ayat Quran. – 60-70% dpt memahami maksudnya. Dalam 1-3 bulan dpt khatam Quran beserta makna terjemahannya, bulan Ramadhan minimal 1 juz per bulan, setahun dpt khatam 4x. 10 tahun 40x.
Dlm teori belajar, jika ada yg tdk atau kurang paham masih ragu, catat dan tanyakan kpd ahlul Quran.

Level 2 – mengerti kata per kata / secara lafziyyah supaya cepat meresap dlm hati kita. Begitu ada yg tdk mengerti, tanyakan kpd ahlul Quran. misalnya dlm Qs Yusuf ada 3x kata2 Robb untuk manusia, contoh :

Qs. 12:23 – Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: “Marilah ke sini”. Yusuf berkata: “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku (robbi) telah memperlakukan aku dengan baik”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung.

Qs. 22:42 – Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat diantara mereka berdua: “Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu (robbi)”. Maka syaitan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya.

Qs. 22:50 – Raja berkata: “Bawalah dia kepadaku”. Maka tatkala utusan itu datang kepada Yusuf, berkatalah Yusuf: “Kembalilah kepada tuanmu (robbika) dan tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita-wanita yang telah melukai tangannya. Sesungguhnya Tuhanku, Maha Mengetahui tipu daya mereka”.

Banyak juga kata Indonesia yg serapan dari bahasa Arab, majas2 (menyebut sebagian utk keseluruhan, atau sebaliknya, dll) dan ungkapan2 (misal cari muka Allah), bahkan ada bahasa Indonesia ada dlm quran yaitu Qs. al-insan:5 (kayu kapur camper singkil). Abad ke-7 Islam sdh sampai di Indonesia zaman ustman bin Affan, abad ke-13 adalah tentara Turki.
Level 3 – memahami tafsir ringkas (Ibnu katsir), tafsir Qur’an dgn Quran, Quran dgn hadits, Quran dgn penjelasan ulama mahsyur.

2# Level penghayatan – spy menjadi ahlul Quran dan org2 yg layak mengajarkan Quran.

Teknik menghayati Quran spy masuk ke dalam Quran ada 4 level. Misalnya : Belajar bahasa Arab, tata bahasa, gaya bahasa / uslub, (bertanya tanpa perlu dijawab, bertanya utk melarang, menyuruh untuk menghinakan), Ushul fiqih.

(Bersambung)

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: