• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Tiga Hal Penting dalam Dakwah

Seri Mengaji Tafsir Alhijri, Ust. Didin H., 21Feb2016 / 13JumadilAwwal1437

Qs. Alankabut:46
Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”.

Menyampaikan dakwah itu fardhu ain, wajib dilakukan semua muslim sesuai dgn kemampuan, dgn ceramah, tulisan, jabatan, profesi harta, dgn contoh dan amal perbuatan. bukan cuma tugas dari para ulama, kiayi atau para ustad saja. Maka barang siapa saja yg melihat kemungkaran,maka hendaknya segera diluruskan dengan tangannnya/kemampuannya/kekuatan/kekuasaannya, jika tdk mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu juga, lakukan dgn hatinya yang tidak kompromi dgn kebatilan dan itulah selemah2nya iman (hadits).

Qs. 3:104 – ada 3 hal yg hrs dilakukan dalam kegiatan dakwah :

1#- yaduuna ilal khoir : menjelaskan dan mengajak kpd ajaran Islam, meluruskan penyimpangan2 yg salah, termasuk yg dilakukan oleh org kafir, contohnya para ahli kitab, yahudi dan nasrani, yang menyimpang karena percaya pada nabi2 tapi tdk percaya pada Muhammad, percaya pada kitab2 tapi tdk percaya pada Quran.

Mereka juga berlebih2an dalam beragama, ada pendapat ulama mereka ini masuk ke kafir pada kitab saja dan tidak masuk ke terminologi musyrikin (membedakan makna kafir ahli kitab dan kafir musyrikin). Tapi ada juga ulama berpendapat bahwa malah disamping kafir ahli kitab, dan masuk juga melakukan kafir musyrik.

Abdullah bin Umar, “saya tdk melihat org musryik yg paling dahsyat dari pada org2 yg mengatakan tuhan itu tiga.”

Maka termasuk ke dalam peraturan perkawinan 2:223 – larangan Allah jgn muslim mengawini wanita musyrik, dan jgnlah kalian mengawinkan muslimah dgn org musyrik, krn tidak akan mencapai keluarga samara, krn Allah tdk akan memberi kebahagiaan yg hatinya tidak cenderung kepada Allah. menghancurkan diri, masa depan dan keturunannya.

Qs. Almaidah : 15-17
Firman Allah dalam Quran – Jika sdh mengatakan almasih adalah Allah, maka sudah masuk kategori kafir. Jadi katakan saja kafir krn kita tidak boleh mengabaikan ayat2 Allah dan mendzolimi ayat2 Allah hanya karena toleransi.

Disini sudah jelas bahwa yg menentukan kafir atau tidak adalah aqidah, termasuk sekte2 yg aqidahnya tidak benar adalah kafir. Ahmadiyah misahnya mengaku ada nabi setelah Muhammad SAW, maka ahmadiyah jadi kelompok minoritas non muslim saja jangan mengaku Islam, termasuk juga gafatar.

Qs. 5:72-73
Disebut kata Kufur dan musyrik di satukan, jika sdh mengatakan almasih adalah Allah.

Walaupun begitu, ketika menyampaikan dakwah Islam kepada mereka ini (ahli kitab) hrs ada 2 hal yang harus selalu dipegang :

  1. Etika dan akhlaq – dgn cara yg baik, billati hiya ahsan (lemah lembut). Perintah dakwah islam dgn 3 cara :
    • Dengan hikmah (pendekatan ilmiah yg bisa dicerna pikiran),
    • Dengan nasihat2 yg baik, lembut, serta contoh2 keteladan.
    • Dengan berita2 yg disampaikan Quran, bukan dongeng-dongeng tidak jelas.
    • Disini perlu metode komunikasi, berdebat dgn cara yg baik, dan sejarah berbicara, bahwa Rasul SAW adalah peletak dasar2 ilmu komunikasi terbaik sepanjang masa.

  2. sikap tegas, aqidah kita tetap konsisten dan istiqomah. Konten dakwah dinyatakan dengan terang benderang, dengan redaksi Quran :  Katakanlah “kami semua beriman.”
    Bahwa kami juga percaya pada injil atau Taurat yg diturunkan kepada kaum nasrani dan yahudi dahulu, yg tidak diubah2 oleh mereka.
    Bahwa Tuhan mereka pun sesungguhnya Tuhan Kami juga yaitu Allah SWT, jika kepercayaan mereka tidak mengubah-ubahnya dengan persepsinya sendiri.

2#- ya’muruna bil ma’ruf – melakukan yg baik

3# – yanhauna anil munkar – mencegah kemungkaran
Jika 3 hal ini dilaksanakan, maka disitulah org2 akan mendapat kebahagiaan, kenikmatan (wa ulaaika hum = hanya untuk mereka yg melakukan dakwah).

Kita hrs selalu melakukan amar ma’ruf nahi munkar dan tidak boleh diam, krn ada sekelompok org yg selalu melakukan hal sebaliknya. misalnya pendukung pendukung LGBT, JIL, para pemuja materi dll. Termasuk yg dikategorikan dalam Qs. 9:67-68
– usaha dalam mempermainkan aqidah dan keyakinan, mereka bekerja sama, tetapi sesungguhnya lemah krn mereka hanya saling mendukung kalau kepentingannya sama saja terkait dgn materi.

Berbeda dengan yg dijelaskan pada Qs. 9:71 ada kata aulia (saling mendukung dan membantu sama lain), ssesuatu ikatan yang sangat kuat.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: