• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Memahami Sunnah Nabi

Seri mengaji Mushalla Alitisham, Ust. Syatibi Satiri, 21Feb2016 / 13jumadilAwwal1437

# Jenis sunnah nabi

1- Sunnah qauliyah (lewat perkataan)
Contohnya :
– Agama itu nasihat, nasihat itu menghendaki kebaikan baginya.
– Tinggalkan yg meragukan.
– Sebagian tanda bagusnya islam seseorg, adalah meninggalkan hal2 yg tdk berguna.

2- Sunnah fi’liyah (dgn mencontohkan)
– hadits ttg wudhu, dipraktikkan lewat para sahabat ketika mengajarkan pada para tabiin, “demikianlah saya melihat Rasulullah SAW berwudhu.”

3- Sunnah terkait taqririyah (penetapan)
– ketika nabi SAW menyaksikan suatu peristiwa, dan beliau mendiamkannya dlm arti menyetujuinya.
– Ketika kejadian di tempat lain tdk dilihat oleh Rasul beritanya sampai kpd beliau tapi tdk komentar apa2 berarti menyetujuinya.

Rasul itu :
– muballigh (menyampaikan info) dari Allah (Qs. 5:67) – mustahil merahasiakan hal2 tertentu
– Mubayyinun : yg menjelaskan maksud dari Allah dari firman2 Allah (Qs. Annahl:44). Quran di ayat ini disebut Adzikro (pengingat)

4- Rasulullah SAW Menjelaskan maksud Quran hanya dgn ucapan, atau dgn perbuatan, atau dgn dua2nya sbgmn Rasul Shalat dan mengatakan, “shalatlah sbgmn aku shalat”.
“Ambillah dariku praktik2 dariku untuk haji kalian” Qs. 5:3 – ketika haji wada.

# Sbg otoritas wewenang legalisasi utk menjelaskan ayat Quran, maka sunnah menjadi penjelas Quran dgn menjelaskan :
– Yg garis besar menjadi rinci.
– Yg ada batasan, diperjelas lagi.
– yg masih membingungkan, diterangkan lebih lanjut.

Tdk ada sesuatu pun dlm sunnah yg tdk cocok dgn Quran baik garis besar ataupun terperinci, misalnya :

– kecocokan sangat umum – Qs. Al-hasr:7, Apa-apa yg nabi dtgkan kpd kalian ambillah, apa yg dilarang maka jauhilah.

– sunnah yg mahsyur di kalangan ulama, suatu perkara pada hadits dijelaskan : cara melakukannya, sebab musabab, syarat2nya, hal yg menyebabkan batal, & seluruh hal2 terkait dgn amal perbuatan yg dlm quran masih global, spt nabi SAW menjelaskan tentang shalat, zakat dll.

– sunnah ada yg diperhatikan pada area ijtihad dan qiyas (menyamakan suatu masalah dgn masalah yg lain) – ulama memahami sunnah

1- Contoh : Ijtihad
– Allah menghalalkan yg baik dan enak dan mengharamkan yg buruk dan tdk enak, antara baik dan buruk ini ada yg blm jelas. Lalu nabi menjelaskan haramnya hewan yg bertaring, paruh yg tajam dan makan daging himar yg dipelihara. Menyamakan dgn alkhobaits.
– Allah menghalalkan minuman yg tdk memabukkan dan mengharamkan khmar. Antara yg memabukkan dan tidak, ada yg secara hakikatnya tdk memabukkan tapi bisa saja menyebabkan mabuk,  spt annakir buah yg diperas dan ditaruh ditempat batang pohon tertentu dan terfragmentasi. Nabi SAW menjelaskan, “dulu aku pernah melarang kalian utk memeras buah, maka sekarang silahkan memerasnya.” ini tindakan preventif nabi SAW, tapi setelah stabil nabi memperbolehkannya sambil mengingatkan tdk boleh mabuknya. Seperti tuak.
– Allah memperbolehkan hewan yg ditangkap oleh hewan pemburu, yg penting dilumpuhkan, bukan dimakan (hrs diuji sampai 3 tahap keahlian hewan ini), tapi jika dilumpuhkan oleh yg tdk terlatih tetap diharamkan. Kadang hewan terlatihpun memakan tdk melumpuhkan
Nabi menjelaskan, kalau hewan pemburu itu memakan hewan yg ditangkap, “jgn kita makan krn saya kawatir yg ditangkap itu utk dia.”
– Allah melarang org yg berihram membunuh hewan, dan menetapkan hukuman jika ada yg melakukannya, dan Allah membolehkan yg tdk ihram, lalu ada yg ihram membunuh hewan tdk sengaja.
Lalu sunnah menjelaskan adanya dam utk menebus perlakuan tdk sengaja tsb.

2- contoh Qiyas :
– di quran ada masalah yg mutlak dan sdh dibatasi, maka penjelasan haditsnya cukup sekali saja, tapi diqiyaskan. Quran umumnya dasar2, lalu sunnah menjelaskan dasar2 tsb.
Allah mengharamkan riba, salah satu riba pada masa jahilliyah adalah dgn menghapus hutang lama dgn hutang baru, nabi SAW, riba spt ini sdh tdk berlaku dlm Islam, emas itu boleh dibarter dgn emas lain, ukurannya hrs sama, beras dgn beras. Barang yg ada peluang besarnya utk riba (barang ribawi : makanan, logam mulia), kalau tdk dibarter tapi dijual dgn uang diperbolehkan (misal logam mulia dan bahan makanan). Prinsip jual beli adalah jgn sampai salah seorg merasa dirugikan.
– Barter (tukar barang sejenis) tdk boleh ditempokan (tdk dikredit), hrs ditukar dgn seketika, dan diserah terima ditempat akad, kalau tdk barter silahkan dijual sesuka kalian.
– Allah mengharamkan menikahi sekaligus antara ibu dgn anak perempuannya, wanita dgn saudari kandungnya. Selain itu dihalalkan bagi kalian, tetapi rasul melarang mengumpulkan pernikahan seorg wanita keponakan  dgn bibinya dari jalur ibu dan jalur bapak sbg qiyasnya.
– Allah menyebutkan diyat (denda) krn pembunuhan, tapi tdk menjelaskan detil utk diyat pemotongan anggota2 tubuh, maka dalam sunnah dijjelaskan diyat ketika menghilangkan anggota tubuh org lain (fiqhu kriminal).
– Seolah nabi berijtihad, tapi sumbernya tetap Quran. Qs. Annajm – nabi SAW tdk mengucapkan berdasarkan hawa nafsunya, tapi berdasarkan wahyu.

# Para sahabat menghapalkan hadits yg mereka dengar krn sahabat kebanyakan ummi, tdk terbiasa baca tulis), yg dikabarkan menulis sunnah waktu itu cuma abdullah amr ibnu ash :
– diterima dalam kumpulan
– diterima dlm kumpulan di suatu tempat dan satu org si tempat lain
– Diterima seseorg tp yg lain tdk
Membukukan hadits tdk dijaman nabi. Spt bid’ah tp bid’ah yg baik krn bentuk ikhtiar mempertahankan dokumentasi quran dan hadits.
Ayat quran yg memuat hukum tidak lebih 200 ayat saja, yg lainnya berupa kisah2, doa.

# Tanya jawab

Sistematika hukum :
– Ibadah
– jinayah (kriminal)
– muamalat
Ada hukum agama dan hukum negara, maka ulama menetapkan selama tdk bertentangan dgn hukum agama diperbolehkan mengikutinya, dasarnya pada Qs. yusuf – syariat nabi terdahulu boleh dijadikan hukun asal tdk bertentangan.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: