• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Bekal para Da’i

Ngaji liqo Ust Yasir, 13Feb2016 / 6JumadilAwwal1437 , rumah Akh Yana

Dalam ajaran Islam, pasangan dari keimanan kpd Allah adalah keimanan kpd hari akhir. Oleh krn itulah Umar  ibn Khattab sering menangis jika mengingat bgmn nanti di yaumil akhir.

Dikisahkan dlm Quran, Org kafir berkata diakhirat akan berkata, “kalau tahu begini lebih baik kami jadi seonggok tanah yg tdk dimintai pertanggungjawaban.”

Seperti kisah musafir yg mampir dekat madinah, beristirahat kemudian untanya lepas merusak kebun seseorg, pemilik kebun sampai membunuh unta itu krn kebunnya mau panen rusak. Musafir tdk terima dan akhirnya tdk sengaja membunuh bapak pemilik kebun. Anaknya 2 org menuntut ke khalifah umar. Singkat cerita dlm pengadilan Salman al farisi mengajukan diri utk menjamin sang musafir yg hrs pulang ke kaumnya sblm qishos, utk menyelesaikan urusannya sampai esok hari sblm matahari tenggelam. Esoknya, hukum qishos akan dilakukan, krn musafir blm dtg juga. Pemuda2 sdh tdk enak kpd Salman. Namun akhirnya datang juga sang musafir, yg rupanya tunggangannya mati krn kelelahan shgg membuatnya terlambat sedikit dari waktu yg dijanjikannya. Sblm hukuman diturunkan, 2 pemuda tadi bertanya kpd Salman Alfarisi, mengapa beliau mau jadi jaminan bagi musafir yg tdk ada satu pun yg dikenalnya di kota madinah. Salman menjawab, “Agar agama ini tdk kena fitnah, krn tdk ada org yg dpt dipercaya lagi.” Dua pemuda itu kemudian berkata, “Kalau begitu, kami juga mau memaafkan sang musafir, spy jgn ada fitnah agama ini bahwa tdk ada lagi yg memberi maaf di antara mereka.”

Dari kisah teladan di atas, setiap kita kaum muslimin adalah dai atau aktivis dakwah, maka dalam setiap langkah hidup kita harus :

1#- menjaga kepercayaan (tsiqoh) org2 disekitar kita. Iman akarnya percaya, yg bisa merobeknya adalah kemunafiqan. Jgn digadaikan dgn hal2 yg sia2.

– Qs Yunus :6-7  – menggambarkan perbedaan antara yg punya iman dgn yg tdk.
Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami,
mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan.

– Ayat2 perdana makiyyah pun isinya kebanyakan tentang penguatan thdp keimanan dan kepercayaan kpd hari akhir.

– Iman terkuat itu adalah yakin berjumpa dgn Tuhannya. Jika sdh spt ini maka dunia menjadi kecil dihadapannya.

– Maka shalat itu isti’anah yaitu tempat melaporkan gundah gulana kpd Allah (pertemuan dgn Allah), maka aneh jika org shalat masih galau dgn kehidupan dunia. Spt kisah prihatinnya fatimah dan Ali bin abi Thalib.

– Quran pun menggambarkan mahalnya harga suatu keyakinan

Qs. Thoha : 124-126 – Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”
Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan”.

Spt ilustrasi kisah gembala yg bilang kpd umar bin khattab, dgn ucapan legendarisnya “kalau begitu dimanakah Allah.” ketika diuji dgn permintaan memotong kambing gembalaannya.

2#- tdk ada manusia yg tdk pernah salah

Qs. 3:159 – Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

–  manhaj dakwah itu tdk semua bisa berbuat spt Umar yg berhati keras, kesantunan, kelembutan dan sikap pemaaf itu diutamakan oleh para dai.

– berilah kesan dai yg menyelesaikan masalah, ujungnya saling memaafkan tdk ada dendam dan permusuhan. Buatlah menjadi saudara bukan kompetitor satu sama lain. Maafkanlab musuh yg belum paham, apalagi kawan.

Sikap kpd pelaku LGBT :
– Kpd korban hrs didatangi, diberi jalan keluar.
– Kpd yg menyiarkannya, hrs  dicegah sbg perbuatan nahi munkar.
– Kpd yg mempunyai ideologi lgbt maka perlu diperangi krn akan menghancurkan tatanan kemanusiaan dan mengundang azab Allah bagi semua.

Kehancuran itu ada 2 macam :
1- Krn nafsu pribadi spt firaun dan pengikutnya. Yg dihancurkan mereka saja.
2- Ketika org gila dgn syahwat makan azab yg dihancurkan seluruh kota dan keturunannya.

Jika 2 hal ini kita lakukan, insyaAllah akan tiba saatnya Allah akan memanggil kita dgn panggilan Qs. alfajr : 27-30

Hai jiwa yang tenang.
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku,
Masuklah ke dalam surga-Ku.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: