• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Menguji Kebenaran Nasihat Agama

Seri Mengaji Masjid Alitisham sabtu, Ust. Sambo, 30jan2016 / 20RabiulAkhir1437

Kebutuhan hati :
1- ibadah
2- nasihat agama
3- Quran

Nasihat agama itu spt makanan, ada dua sisi, kita sangat membutuhkan utk hidup kita, namun jika makan yg tdk benar bisa sakit, begitu juga nasihat agama pun bisa membuat org menjadi baik di sisi lain juga bisa membuat org salah paham, sehingga malah menyimpang bahkan melakukan kedzaliman.

Kita hrs belajar bgmn memastikan nasihat agama itu benar, sebab di akhirat tdk ada alasan lagi jika tersesat, (Qs. almulk:10-11)

Beberapa langkah untuk memastikan kebenaran suatu nasihat agama :

1#- Pastikan dari sumber yg benar : guru/ulama/ustad yg benar (cek kehidupannya ibadah kesehariannya) buku (cek isinya), kawan (agama kita tergantung kpd kawan kita).

Misalnya : Metode pengumpulan hadits oleh Imam bukhari dgn cara  mengecek teliti sanadnya (ketat sekali memilih sumbernya misal jika ada salah satu sumbernya pernah makan tangan kiri, makan sembarangan, pernah menipu hewan, dll maka suatu hadits bisa langsung beliau coret dari daftarnya), dan jika itu sdh diyakini benar pun, penentuannya dgn melakukan shalat istikharah.

2#- materinya benar
– Analisa materinya cocok tdk dgn prinsip dasar Islam.
– hrs sesuai dgn tafsir umum, tafsir2 khusus hanya utk kalangan khusus yg ilmunya sdh cukup, tdk di share sembarangan (misal tafsir Isyari). contohnya spt Abubakar yg menangis ketika diturunkan surah annasr ketika para sahabat kebanyakan bergembira krn kemenangan Islam yg sdh dtg. Abu bakar malah menangis, krn hanya beliau yg menyadari bahwa inilah tanda2 bahwa nabi akan wafat.

3#- tujuannya benar, secara umum akan membuat iman bertambah
– Jika makin mengaji semakin ragu kpd Quran, malah tdk percaya Hari kiamat berarti ada masalah dgn pengajiannya tersebut). Qs. Al-Anfal, ayat 2: Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Tujuan khusus suatu nasihat agama adalah :

1- Semakin yakin kpd rukun iman :
– Kepada Allah,
– Kepada malaikat,
– Kepada kitab terutama Quran (bahkan ada anjuran bahwa jika ada yg menafsirkan kitab2 terdahulu maka jgn didustakan krn siapa tahu itu firman Allah dan juga jgn langsung diterima, krn siapa tahu sdh ada campur tangan manusia mengubahnya). Hal ini tdk berlaku kpd Quran, krn kitab terakhir ini dijamin dgn penjagaan Allah langsung.
– Kepada Rasul terutama nabi Muhammad SAW, jangan malah makin ragu kpd beliau. Memang nabi juga mungkin melakukan kekhilafan sbgmn yg banyak para orientalis tuduhkan, tetap beliau dijaga oleh Allah utk terus berada dlm kebenaran –  utk setiap urusan agama Allah yg langsung menegur, dan utk setiap urusan dunia sahabat2 dan keluarga2 terdekatnya yg mengingatkan.
Maka curigalah dan tinggalkan segera kalau ada ajaran yg malah menganjurkan utk tdk usah percaya nabi, krn nabi pun berdosa berdasarkan Qs. Alfath:2 – supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus.
Karena yg dimaksud di sini adalah dosa2 yg tdk disengaja, sbg ciri2 kemanusiaan beliau, spt ketika nabi bermuka masam ditegur dgn ayat abasa.
Utk yg berkaitan dunia misalnya pada saat penentuannya strategi perang, diingatkan sahabat. Dan ada hadits “kalian lebih tahu tentang urusan duniamu”
– Percaya Hari akhirat, kiamat, hisab, syafaat
– Qs. annajm:26 – malaikat memberi syafaat : Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafa’at mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya).
Yg tidak akab mendapat syafaat nabi : org yg melakukan syirik atau kafir, memutuskan silaturrahim, Istri yg durhaka dan anak yg durhaka kpd org tua

2- Semakin semangat dlm Beribadah
3- Semakin semangat meninggalkan maksiat atau hal2 yg adalah.
4- Semakin banyak ingat mati, akhirat dan takut hisab yg buruk.
5- Semakin berkurang kecintaan kita kpd dunia. Cari dunia utk kepentingan akhirat, sebagai ibadah dan amal sholeh.
6- semakin baik hablum minannas, semakin berbuat baik dlm membina hubungan dgn manusia.
– Jika ada nasihat agama yg mengajarkan bahwa org kafir itu merupakan najis shgg segala bekas dan hal2 yg bersentuhan dgnnya hrs disucikan perlu kita waspadai sebab ajaran itu gagal paham terhadap makna najis. Ada 2 titik pandang mengenai najis, yaitu : najis dzohiri (secara fisik hrs disucikan) dan najis maknawi (misal org kafir)
7- semakin bagus akhlaqnya
– akhlaqnya ucapan : tdk mencaci maki sahabat
– akhlaqnya perbuatan
– akhlaq hati : tdk suudzon

4#- cara belajarnya.
Cara berfikir :
– gunakan akal dan hati dgn jernih
– banyak bertanya
– jgn langsung diyakini kalau masih ragu utk sesuatu yg krusial. Jangan ambil aksi dulu. “Tinggalkan apa yg meragukanmu sampai kamu yakin.” Krn ilmu itu bertingkat pemahamannya.
Sesuatu yg tdk benar itu pasti tdk sesuai dgn akal dan  hati kita.
Maka pada aliran sesat, yg dimatikan pertama kali adalah akal dan hati. “Kalian tdk perlu berfikir, terima saja.”

Akal – mengurusi hal2 yg bersifat logik
Hati – mengurusi hal2 yg bersifat ghaib yg kadangkala di luar kekuasaan akal.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: