• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Nabi adalah orang terdekat dari Ummatnya

Seri Mengaji Tafsir Alhijri, Qs. Alankabut:36-37, Ust. Didin, 31jan2016/ 21RabiulAwal1437

Ayat 36 : Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan, saudara mereka Syu’aib, maka ia
berkata: “Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu
berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan”.

Ayat 37 : Maka mereka mendustakan Syu’aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah
mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.

1# Allah mengistilahkan nabi yg diutus ke suatu kaum dgn kata “saudara mereka”. Semua Nabi2 yg diutus kepada suatu kaum adalah org2 yg sudah dikenal kaumnya, diketahui track recordnya (keluarga dan bibit keturunannya), akhlaq, karakter, serta integritas pribadinya. Begitu juga Rasulullah diutus sudah diketahui amanah, terpercaya dan
akhlaqnya yg luar biasa,

maka sudah seharusnya  siapa pun imam kaum muslimin, para dai dan ulama, serta pemimpin umat adalah dari kalangan yang tdk datang saja tiba2, harus diketahui dgn pasti asal muasalnya. Bahkan kita juga melihat fakta, bahwa ulama ummat Islam ketika menyampaikan ilmunya selalu ada silsilahnya (sanad penyampai ilmu – referensi yang jelas) antara satu guru dengan guru lainnya, antara imam dengan imam yg lainnya.

Istilah “saudara mereka” juga memiliki makna kedekatan hati antara utusan Allah dengan kaum tersebut.

2# visi dan misi Rasul itu semuanya sama, walau implementasinya ada perbedaan yaitu ada 3 hal :

1- beribadah kepada Allah, makna ibadah (u’budu) :

– tauhidkan Allah dan jangan musyrik, krn puncak ketauhidan atau keimanan adalah kita mau
beribadah kepada Allah, mau ruku dan sujud serta ketika aturan Allah menjadi minhajul hayah kita.
Ada 2 pembagian jenis ibadah, yaitu :

  • ibadah mahdoh (ibadah dan tata cara dan pelaksanaan sdh diberitahu Allah secara detil, tidak
    boleh ada kreativitas atau inovasi)
  • ghoiro mahdoh (ibadah muamalah, ibadah yg garis besarnya diungkapkan, tapi implementasi dan rinciannya diberikan utk ijtihad para ulama)

Pembagian jenis ibadah ada juga :

  • ibadah bersifat qoshiroh (kesalihan pribadi) : ibadahnya tekanannya kepada penguatan pribadi kita, jika tdk dilakukan kita berdosa, tp tdk ada pihak yg tdk langsung dirugikan. misal shalat, berdoa, puasa.
  • ibadah bersifat muta’addiyah (kesalihan sosial) : jika tdk dilakukan ada pihak lain yg didzolimi, misalnya zakat. pernah Rasulullah melakukan isolasi personal / dikucilkan krn tdk zakat, terjadi pula di zaman Abu bakar bahkan sampai diperangi.

2 jenis ibadah ini selalu dikaitkan satu sama lain :

  • Qs. Almudattsir : 42 – ahli surga saling bertanya tentang orang2 yg berdosa, mengapa mereka masuk neraka saqor.
    mereka menjawab : tdk pernah melakukan shalat, tdk mau memberi makan org miskin
  • ibadah muta’adiyah (kesalihan sosial)
    • Ketika nabi SAW ditanya mengenai berislam seperti apa yg paling baik, maka Nabi SAW menjawab,  “memberikan makanan kepada yg membutuhkan” (hadits)
    • pengertian jihad dikaitkan pula dengan ibadah muta’addiyah : Org yg suka berjalan bekerja dan memperhatikan kondisi janda2 tua dan org2 miskin seperti org yg melakukan jihad di jalan Allah (hadits)
  • Ada ahli ibadah yg masuk neraka krn suka mencaci mencerca, memfitnah, mengadu domba. ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara ibadah qoshiroh dan muta’adiyah.

2- jadikan hari akhir sbg tujuan kehidupan

  • Inti ajaran Rasul : mengharapkan pertemuan dgn Allah, berfikir masa depan.
  • orientasi masa depan, akhirat yg bersifat abadi. perpisahan sesungguhnya antara manusia adalah di akhirat nanti ; menjadi ahli surga atau mencari ahli neraka.
  • Jika keluarga sholih akan dipertemukan kembali di akhirat mereka dengan suami/istrinya yg sholih dan baik akan duduk di atas singgasana surga
  • Org yg berorientas akhirat akan menjadi org yg bertanggungjawab Qs. Alkahfi – siapa yg mengharapkan pertemuan dgn Tuhannya hendaknya melakukan amal sholeh dan tdk musyrik kepada Allah.
  • Kita boleh menjadi pedagang, pegawai atau semua profesi, yg benar, krn pekerjaan kita menjadi kendaraan menuju tujuan surga.

3- tidak melakukan kerusakan di muka bumi.

  • Jangan berjalan di muka bumi dan berbuat kerusakan di atasnya.
  • Teror bukan bagian dari ajaran atau dakwah Islam. Bahkan peperangan dalam Islam semua bersifat defensif bukan offensif dgn pedang dan darah, tapi dengan salam, kedamaian, keindahan dan akhlaq. contoh :
  1. perang Uhud, perang luar biasa menunggu di jabal Uhud di MAdinah diserang kafir Quraisy, defensif mempertahan diri.
  2. perang badar dilakukan berdasarkan turunnya ayat Quran bahwa diizinkan org yg didzolimi utuk memerangi kembali.
  3. futuh makkah adalah penaklukan yg monumental, tdk ada darah sedikit pun tertumpah. kalian merdeka, dan tidak ada hasud di antara kita.” (Qs. Annasr)
  4. Akhlaq perang pun diatur :
    – yg memerangi boleh dibalas, tapi tdk melampau batas
    – dilarang mengganggu rumah ibadah
    – tdk merusak tanaman2
    – tdk mengganggu anak2, wanita dan orgtua
    – dan lain2.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: