• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Konsep memahami nasihat agama

Seri Mengaji masjid Alitisham, Ust. Sambo, 16jan216 / 5RabiulAkhir1437

Nasihat agama itu perlu dipahami dulu (diolah, dianalisa), tdk bisa langsung praktek dan menghayatinya. Hal ini disebabkan karena ajaran agama bisa menjadikan org sholeh dgn dalil2nya dan saat di akhirat masuk surga, tapi dgn pemahaman yg salah bisa membuat org tersesat, dan malah masuk neraka. Nah bahayanya lagi kelak di akhirat nanti, pemahaman salah ini juga tdk ada lagi toleransi serta ampunan dari Allah. Maka oleh karena itu, setiap perintah dan larangan serta seluruh aspek agama yg kita yakini ini pastikan betul2 dipahami sblm dtg kematian kita. krn setelah mati barulah kebenaran agama ini terbukti kebenarannya. Qs. 67:10-11 – Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala”. Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.

syarat ibadah berkualitas, menggunakan akal, hati dan perasaan :
– sadar
– paham
– menghayati

Tanpa melewati saringan akal dan hati, ajaran agama bisa menyebabkan salah dlm penghayatan / pelaksanaannya.

# Beberapa bentuk kesadaran yg hrs kita pastikan tercapai :

1- sadar niat : makan utk apa kehalalalnnya, dan ketoyyibannya serta kebaikannya. spy ketika diaplikasi dlm kehidupan tetap sadar.

2- sadar dlm melaksanakan : syarat2nya, (berwudhunya, bersihnya), rukun2nya. hal2 yg merusak dan membatalkannya (sahnya maupun nilainya). shaum tdk makan, tdk jima (sadar sahnya), shaum tetap ghibah, lihat aurat org, berkelahi (sadar rusak nilainya). ngaji Quran dgn sadar tdk melamun dan mengantuk (makhorijul hurufnya, panjang pendeknya diperhatikan).

3- sadar tujuan : ibadah sbg penjagaan, ibarat naik mobil kita tahu jelas mau kemana.

# Pemahaman yg hrs dicapai dlm konteks ibadah :

1- , Paham makna, misalnya : wudhu, bacaan, gerakan. dlm konteks luas kita hrs paham thdp apa yg kita lakukan dlm ibadah.

– konsep paham : Harus sungguh2, serius, sabar dan istiqomah dan ditambah lagi dgn hrs selalu belajar.
– konsep penghayatan plus pengamalan agar

2- paham manfaat, hikmah dan tujuannya. wudhu dlm bidang kebersihan dn kesehatan, shaum utk kesehatan jiwa, fisik dan fikiran.

3- paham dlm praktek dan pengamalan dlm kehidupan.
– Utk sabar mengetahui makna, hikmah, praktek sabar dlm kondisi musibah, belajar, ibadah, meninggalkan maksiat.
– praktek shaum, sedekah dlm kehidupan. jika dia tahu konsep zakat, dia tdk akan maling, korupsi. krn yg kita punya saja diberikan kpd org. mana mau dia ambil punya org.
– dlm shaum : menahan nafsu.

jika ibadah cuma sampai ritual saja, pantas saja ada stmj (shalat terus maksiat jalan).

# Paham dlm aspek nasihat agama, meliputi :

1. Paham terkait sumber-sumber nasihat Agama yg benar :
a. Ulama, kiayi, ustad, guru : baik langsung dlm talim atau lewat media video, TV.
b. buku, instan messaging, internet
c. teman berdiskusi

hadits : agama itu tergantung pada agama kawan2 kita.

– bisa saja guru, buku, teman membawa kpd kesalahan maka gunakan akal dan hati dgn jernih dn benar dan kritis. jika ragu dan tdk cocok perlu ditanyakan.
– biasanya aliran sesat masuk lewat buku dan teman, dan melarang mempertanyakan atau tdk membuka diskusi, hanya brainwashing dan akhirnya baiat.

Cara memastikan guru yg baik & benar :
a- Lihat amal ibadahnya dan kesehariannya. Tdk ada ibadah yg tersembunyi. bgmn mungkin mengikuti org yg mengaku ustad tapi tdk pernah shalat di masjid, tdk kelihatan sedekah, tdk tilawah Quran.

Lalu bgmn dgn hadits yg berisi : “lihatlah isi bicaranya jangan lihat dari orgnya?”
hadits ini untuk org sembarangan random yg ketemu di jalan. kalau utk guru kita hrs melihat kesehariannya.

b- ideologi pemikirannya
– melalui diskusi, bertanya kpdnya, membuka komunikasi spy bisa melihat pemikirannya.

c- akhlaqnya
– kpd keluarga, kpd org lain (tetangganya)

Cara menyeleksi buku : seleksi materi.

Cara menyeleksi kawan2 dekat : fikiran, ibadah, dan akhlaqnya.

2. memastikan materi benar.

– modalnya : terus belajar dan menguji materinya yaitu :
a- landasannya ada dalilnya dari Quran (jelas ayatnya cek terjemah dan tafsirnya) dan haditsnya (shoheh, hasan atau ketika dhoif tdk bertentangan dgn hadits yg lebih tinggi derajatnya dan jelas kitab hadits apa). Aliran sesat banyak yg hanya menggunakan hadits.
daging

b- pemahaman itu juga landasannya dalil.
– misal : apakah sama bunga dengan riba. ada ayatnya ttg riba, bunga itu tdk 100% haramnya. daging babi haram utk.dimakan,
– aliran sesat biasanya menyimpangkan pemahaman. begitu org menyatakan pemahamannya, maka kita hrs banyak bertanya kpd ustad lain sbg pembanding.
– kadang2 logika agama berbeda dgn logika kebanyakan.

c- tdk boleh bertentangan dgn :
– prinsip2 dasar Islam (rukun iman, rukun Islam, rahmatan lil alamin, akhlaqul karimah). aliran sesat suka menyimpangkan prinsip2 dasar ini.

– ijma sahabat (kesepakatan para sahabat nabi). shalat 5 waktu sdh sepakat sahabat, maka jika ada yg shalat 3 waktu mereka menghajar sahabat yg dikatakan murtad kecuali ahlul bait. Namun, sahabat bisa saja salah secara pribadi, maka oleh sebab itu pegang saja pendapat kebanyakan sahabat.

– ijma para ulama, baik yg dulu maupun sekarang. ikutlah mayoritas ulama, jika ada yg salah pasti ada kritik. kita ikuti saja “jalan besar islam”

– ijma kaum muslimin – kesepakatan ummat Islam. kita sepakat bahwa quran itu benar, nabi tdk pernah berdusta, sahabat juga.
Qs. 4:115 – org sesat tdk akan pernah mengikuti jalan besar org beriman .

“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.”

Kita hrs lewat jalan besar org beriman, krn banyak rambu2nya dan mayoritas lewat situ, shgg jika tersesat banyak yg mengingatkan.

sunni 95%, syiah 5%. masa kita ikut yg kecil? kaum muslimin tdk mungkin sepakat dlm kesesatan. ikut yg 95% saja.

# Bgmn jika terjadi ikhtilaf ? sikap kita :
a- ambil mana yg terbaik menurut kita dgn cara banyak membandingkan krn dalil2 perkala ikhtilaf umumnya sdh jelas, yg penting pemahamannya tersebut berdasarkan dalil dan tdk bertentangan dgn dalil2 tsb.
b- hargai keyakinan org
c- jgn pastikan ikhtilaf itu jadi kebenaran 100%, terus digali dan dianalisis. tetap ada ruang utk memperbaiki agar lebih baik.

Langkah2 ini juga berlaku utk menguji kebenaran dari buku2 atau sumber2 lainnya di internet dsb.

Next : 3. bgmn cara berfikir benar?

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: