• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Menyikapi Sina’ah (Rekayasa) Allah dengan sikap Terbaik

liqo UstYasir, takziyah di rmh Akh Gunadi, 3jan2016 / 22RabiulAwal1437h

330hari berjuang dgn doa, keyakinan dan dukungan keluarga. Keajaiban telah datang di bogor, jakarta, singapura, malaysia.

Inilah sina’ah (rekayasa Allah) sebagaimana dinyatakan dalam penutup surah luqman:34.

Sebuah optimalisasi puncak ketawakkalan dari Allah ttg harapan hidup.

Qs. annisa : 104 ttg menyinggung harapan kita yg suka merasa hina rendah tdk mampu krn melihat kelebihan suatu kaum, krn kesakitan kesulitan dan musibah, mereka pun merasakannya. bedanya kalian punya harapan di sisi Allah, sementara mrk tdk ada.

Qs. al ahzab:23 – Allah org beriman yg menepati janjinya kpd Allah dan ada yg masih menunggu2 dgn istiqomah dan tdk mengubah janjinya.

Qs. 2:154 – org yg gugur dijalan Allah itu tdk mati.

Hadits : sebaik2 manusia adalah yg paling banyak manfaatnya bagi manusia lain.

Beginilah cara Allah menjelaskan makna cinta (al hubb)
– kita mencintai dgn ukuran suami, istri, keluarga dll, tapi sesungguhnya kadar cinta yg hakiki adalah cinta Allah, Allah lebih berhak memanggil hamba2 yg dicintaiNya dlm keadaan ridho dan diridhoi-Nya.

Qs. alfajr:30

maka secara aqidah, org yg dpt musibah
mengucapkan qodurullah, dlm kalimat innalillahi wa inna ilaihi rojoun
level ridho tanpa penyesalan apapun, nabi menjelaskan 2 makna level ini : ikhlas dan sabar
2 balasan : dihapus dosa2nya (mukaffarat) dan diganti dgn yg lebih baik (aljannah).

Qs. 2:155 – sampaikan berita gembira kpd org yg sabar yg ketika dpt musibah mengucapkan kalimat al irtija: tempat bergantung kita kpd Allah, spt janji kita dlm tiap shalat “innasholati wanusuki..”

Ust. Yasir :
“Hidup itu seperti sebuah BUKU……
Cover depan adalah tanggal lahir……
Cover belaka ng adalah tanggal kematian.
Tiap lembarnya, adalah hari dalam hidup kita termasuk apa yang kita lakukan.
Ada buku yang tebal,
Ada buku yang tipis,
Ada buku yang menarik untuk dibaca,
Ada yang sama sekali tidak menarik.
Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di edit lagi.
Tetapi Hebatnya ,
Seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat.

– Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, kita selalu memiliki kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya.

– Syukuri hari ini dan isilah halaman buku kehidupan dengan hal-hal yang baik.

– Mulai hari ini & seterusnya, selamat menulis di buku kehidupan di Tahun 2016, dengan tulisan yang penuh rasa Cinta, Kasih sayang & kebijakan. ”

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: