• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Meneladani Metode Dakwah Nabi Hud

Seri Mengaji Masjid Alitisham Jumat, Qs. Hud:54-58, Ust. Syukron, 1jan2015 / 20RabiulAwal1437

# ada hub antara istighfar dgn alquwwah (kekuatan) – Hud:52

Jenis kekuatan dlm quran
– kekuatan fisik – Qs. 30:54 terkait dgn siklus fisik manusia. bukan satu2nya hal yg menjamin seseorg bisa bertahan hidup.
– kekuatan spiritual, batin, mental, jiwa. Quran mengajarkan bgmn membangun kekuatan ini – Qs. Hud:52 – Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa”.

# Tantangan dakwah nabi Hud, tuduhannya keji dari kaumnya (kaum Ad) bahwa Hud itu gila Qs. 11:53-54
– Kaum ‘Ad berkata: “Hai Huud, kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata, dan kami sekali-kali tidak akan meninggalkan sembahan-sembahan kami karena perkataanmu, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kamu.(11:53)
– “Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu” (11:54)

Padahal nabi Hud sdh menyatakan niat baiknya (11:51) :
– aku saudara kalian
– tdk meminta upah
– aku hanya ingin memberikan jalan selamat dan kekuatan bagi ummat ini.

# Materi dakwah nabi Hud – Qs. 11: 50 dan 52 :
– Dan kepada kaum ‘Ad (Kami utus) saudara mereka, Huud. Ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Kamu hanyalah mengada-adakan saja.
(11:50)
– Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa”.
(11:52)

# jawaban nabi Hud terhadap tantangan kaum Ad – Qs. 11:54-55:
– Huud menjawab: “Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan,

lalu kaum ini menyatakan, biarlah tuhan2 berhala kami tdk bisa apa2 tetapi bahwa kami di sini banyak dan engkau seorang diri. matilah kau.

nabi Hud menjawab dgn yakin :
Qs. 11:56 – Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus”.

# Tuntunan Quran tentang sikap dai ketika mendapat tentangan keras dari jamaahnya :
1- tawakkal kpd Allah, memunculkan keberanian dan menghilangkan rasa takut dan khawatir.
2- keyakinan nabi Hud thdp kekuasaan dan keperkasaan Allah, pada kata “Dialah yg memegang ubun2nya” – semuanya di dunia dan di akhirat ini berada dlm kekuasaan, kepemilikan dan tekanan Allah, tdk ada lagi yg mampu memberi manfaat dan mudharat kecuali Allah.
3- Keyakinan atas kebenaran ajaran dan jalan dakwahnya, berani krn benar, salah akan menghasilkan ketakutan. Tuhanku berada di jalan yg lurus. manhaj yg benar bermakna apapun yg diputuskan Allah pasti benar dan pasti membawa kebaikan. hijrahnya nabi SAW bukan krn takut, tapi sbg strategi.
4- Orientasi dan target dakwahnya adalah menyampaikan pesan dan nilai Risalah. bukan mengubah pendapat ummatnya.
5- closingnya suatu dakwah adalah baru menyatakan ancaman Allah jika terus dalam kesesatan. sikap buruk dn menentang dakwah konsekuensinya adalah kebinasaan. sdg taat kpd dakwah akan mendapatkan keselamatan. dan Allah maha mengawasi (utk org kafir) dan memelihara/menjaga (utk org beriman) (alhafidz).

Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu apa (amanat) yang aku diutus (untuk menyampaikan)nya kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain (dari) kamu; dan kamu tidak dapat membuat mudharat kepada-Nya sedikitpun. Sesungguhnya Tuhanku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu. (11:57)

terkait makna alhafidz nya Allah :
1- Allah menjaga langit dan bumi Qs. 2:255
2: Allah itu pemelihara dan menjaga manusia melalui malaikatnya Qs. 13:11.
3. Allah memelihara amal2 manusia
– infaq diikuti infaq fiisabilillah, tdk akan keluar, rusak dan hilang Qs. 50:15-18

# karena kaum Ad lebih memilih kesesatan, maka diturunkanlah azab yg menghapuskan kaum ini.
Dan tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Huud dan orang-orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami; dan Kami selamatkan (pula) mereka (di akhirat) dari azab yang berat.
(11:58)

Qs. 69:6-8 bentuk azab thdp kaum Ad :
– Adapun kaum ‘Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,
– yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ‘Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
– Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka.

# Bentuk dakwah Rasulullah (16:125) :
1- bilhikmah – dgn hikmah, sesuai dgn kondisi masyarakat tidak langsung menjustifikasi, itu sesat, bid’ah, neraka.
dlm Quran 3:104 – ajakan ini dinyatakan berlapis : mengajak kpd kebaikan (khoir – mengajarkan Quran dan sunah) mengajak kpd yg ma’ruf (hikmah, sesuatu yg di masyarakat yg tdk bertentangan dgn Quran dan sunnah. Dakwah yg disesuaikan dgn kondisi masyarakatnya)
2- mauizoh (hal yg bersifat nasihat)
3- jaddilhum billati hia ahsan (diskusi, debat dgn argumentasi, bermudzakaroh)
4- ancaman dan peringatan atas azab Allah

# Tahapan penyampaian risalah :
1- dakwah – metodologi hrs hikmah
2- hisbah (amar maruf nahi munkar) halal dn haram – metodologi harus tegas
3- jihad – metodologi hrs keras

Dalil metode dakwah :
– Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (16:125).
– Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.
(16:126)

# Tahapan beragama :
-haq (dalil)
-khoir (baik menurut norma)
-syu’ur (rasa pribadi, selera, insting)

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: