• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

5 Indikator Ibadah telah masuk ke Hati

Seri Mengaji Masjid Alitisham sabtu, Ust. Sambo, 2jan2016 / 21RabiulAwal1437

Kecukupan makanan hati dilihat dari 5 indikator ibadah kita

1. dari segi cukupnya : kuantitas dan minimalisnya sdh terlampaui

2. dari segi benarnya yaitu fiqh
– mengerti syarat, rukun, yg membatalkan.
– kesepakatan ulama.
– ummat tdk mungkin sepakat dlm kemungkaran.

Agar selamat, jika ikhtilaf maka ikutilah yg mayoritas, krn kaum muslimin tdk mungkin sepakat dlm kemungkaran.

3. Ikhlas
– ridho Allah atau mengharap pahala yg merupakan bagian dari ridho Allah.

4. berkualitas
fokus, sadar, paham, menghayati.

4 hal ini jika sdh dilakukan maka makanan hati ini sdh terpenuhi.

Efek cukupnya makanan hati dari segi ibadah  :
1- Ada efek menjauhi perbuatan keji dan munkar (29:45)
– tapi jika shalat terus maksiat jalan, tdk nampak ketaatan dlm kehidupannya, maka bisa jadi ada masalah di 4 hal tersebut :
a- wajibnya amburadul, sunnahnya tdk nambah,
b- tdk sesuai syariat (tahu rukun shalat, tahu rukun berjamaah,…), zakat 2.5% itu mensucikan harta yg bersih, jika harta hasil korupsi maka zakatnya seluruh harta yg dikorupsi plus denda pencurian. (spt lupa gerakan shalat, maka kurangnya hrs dibayar plus bayar dendanya yaitu sujud syahwi),
c- tdk ikhlas misalnya : masak saya muslim tdk shalat, nasa saya kaya tdk haji.
d- tdk berkualitas yaitu tdk sadar, tdk paham dan tdk diresapi. dlm shalat berjilbab, di luar shalat malah tidak. shgg ibadahnya dan imannya tdk masuk ke hatinya 49:14

Orang-orang Arab Badui itu berkata: “Kami telah beriman”. Katakanlah: “Kamu belum beriman, tapi katakanlah ‘kami telah tunduk’, karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
– Syarat taubat :
a- mengakui
b- menyesal
c- berjanji tdk mengulangi
d- mengembalikan hak org, minta maaf dan minta ridho

2- mudah berbuat baik dan melakukan ketaatan, berat melakukan larangan Allah.

3- hati dan jiwa tenang, jauh dari kegelisahan
– 2:274 – Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

– 2:277 – Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
– hadits : amal sholeh menenangkan hati, amal dosa menggelisahkan hati.
– 13:28 – (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

4- banyak doa2 terkabul, hidup banyak dimudahkan dan ditolong oleh Allah.
– 1:5 – Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
– 2:45 – Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,

– 2:153 – Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

– hadits : Allah tdk menerima suatu amal yg hatinya tdk ikut dlm ibadah tersebut.
– 40:60 – Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.

5- mudah berbuat baik kpd org lain terutama kerabat.
– tahunya ibadah kita baik itu, org dekat kita pasti tahu.
– Indikator 4:36-37 :
Surah An-Nisa, Verse 36 : Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,
– Surah An-Nisa, Verse 37 : (yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan.

– ujung shalat adalah salam yaitu menebarkan keselamatan kpd org di sekitar kita.

next : kebutuhan nasihat agama (a- menguji sumber / guru (ditiru, dicintai) yg benar, b- materi yg benar, ilmu dari hati ke hati bukan sekedar mulut saja) dan c-cara mengambil atau menerima ilmu)

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: