• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Metode Dakwah yg Mengundang Pertolongan Allah

Seri Mengaji Mushalla Alitisham, Ust. Ahmadi, 20des2015 / 8RabiulAwal1437

Belajar dari surah Assyu’ara – Begitu besar Allah memperhatikan kita sbg hamba2Nya, yaitu terlihat amat jelas pada pembelaan thdp nabi2Nya yg berjuang dijalanNya.

Qs. Assyu’ara (para penyair) –
ciri2 :
– menggambarkan metode dakwah dan menggunakan medium para nabi dlm mengundang pertolongan Allah,
– setelah attaubah dan alanfal, surah ini melebihi 200 ayat.
– ada 6 nabi : nuh, hud, sholeh, musa, ibrahim dan Muhammad SAW disebutkan dan dijelaskan gerakan langkah perjuangan mereka dan mengajak kita utk napak tilas dan melaksanakannya.
# Assyu’ara ayat 200 :
– disebutkan pedoman menghadapi org2 yg karakter dan sifatnya keras kepala, yg akan diletakkan Allah kpd org2 yg hatinya berdosa (mujrimun).
– mereka tdk pernah beriman sampai mereka merasa azab. mereka seperti buta terhadap segala sesuatu.

core 4 metode dakwah para nabi :
1- membangun legitimasi diri ; akulah Rosul yg diutus kpd kalian, konsekuensi membangun profesionalisme dirinya dlm level seorg nabi. membangun nilai2 dlm dirinya dan mengimplementasikan dlm akhlaqul karimah agar timbul kepercayaan.
2- bicara konten dan nilai2nya ; ketaqwaan ketaatan dan loyalitas kpd Allah SWT, spy timbul kekuatan.
3- memiliki prinsip hanya utk Allah, dakwah di atas landasan ketaatan kpd Allah.
4- tdk mengharap imbalan kecuali dari Allah, tdk ada interferensi kehidupan pribadinya dlm langkah dakwahnya.

– Besarnya intimidasi kpd org beriman oleh org2 mujrimun tersebut, menunjukkan mereka tdk bisa merasakan penderitaan orang lain, tdk paham bahasa penderitaan manusia, ayat ini dapat berlaku juga pada pemimpin2 yg mujrimun tdk bisa melihat penderitaan rakyatnya.
– Pada org2 yg rajin shalat, berperilaku Islami di mata org2 mujrimun ini, malah terlihat sbg ancaman pada dirinya, shgg mereka merasa perlu menindas dakwah dan kehidupan kaum muslimin.
– krn kebutaannya tsb mereka tdk merasa bersalah berbuat kedzaliman. Padahal sesungguhnya jika ada kekuasaan yg tdk digunakan utk ketaatan, bahkan utk menyusahkan rakyat bahkan membodohi, dan menipunya, seakan dia mengundang menyegerakan azab Allah.
– saat org2 ini diturunkan azab, mrk habis dlm sekejap. Qs. Alqomar:45 – mrk akan dihancurkan dan mereka lari terbirit2 tak menentu.
– kedzaliman itu tdk akan bertahan lama, Allah tdk akan membiarkan ada di muka bumi.

# Assyu’ara ayat 208 – tdk akan dihancurkan suatu negeri kecuali telah diutua pemberi peringatan.
– maka kita tdk boleh pesimis dalam menyampaikan kebaikan.
– Allah akan hancurkan secara fisik dan jiwa / ruh negeri tersebut.

maka kita hrs jadi agen pemberi peringatan untuk menjaga negeri ini agar tdk dihancurkan oleh Allah SWT.

ayat ini berbicara logika yg dipaksakan mereka org2 mujrimun ttg para dai.
– mereka menegatifkan sifat para nabi, dlm terminologi sihir, kahir (dukun), kazzab (pendusta), majnun (gila), semua sifat ini berinteraksi dgn syetan yg kuat. bgmn mrk mendampingkan nabi yg akhlaqnya baik, dari keluarga yg mulia dgn sifat2 syetan.
– bodohnya logika mrk krn kebencian mrk dan tdk berimannya kpd Allah.
padahal mrk juga senang ke dukun, sihr dan mendatangi para peramal penipu tapi malah menisbatkan nabi kpd hal tsb, mereka memberi stempel yg tdk jelas dasarnya.

# Assyu’ara ayat 213 :

Mengajarkan bagaimana Rasulullah berdakwah

1#- Menyampaikan Tauhid sbg pondasi – jgn meminta atau menyembah kpd selain Allah krn jika melakukannya akan mendapat azab dari Allah.
– ayat ini menarik krn tingkat loyalitas nabi kpd Allah sdh tdk bisa diragukan lagi :
1- jgn pernah terpikir apalagi melakukannya.
2- dakwah yg sumbernya dari Allah hrs sampai kepada seluruh ummatnya. artinya teguran ada nabi adalah teguran juga pada ummatnya. Tugas para dai adalah bgmn membangun ummatnya shgg mencapai loyalitas yg sama dgn loyalitas nabi.

2#- berilah peringatan kpd keluarga
– dlm terminologi indzar / tandzir (peringatan sblm terjadi), spy tdk terjadi kecelakaan.
– agar kita lebih care thdp apa yg blm terjadi. memang seperti cerewet, tapi utk mencegah kehancuran di masa yg akan dtg. Begitu juga bahwa kita hrs menjadi ummat yg indzar, dlm memilih pemimpin dlm segala aspek hidupnya, spy kita tdk membiarkan ummat jalan menuju kebinasaannya sendiri.

– pentingnya membangun loyalitas keluarga thdp dakwah  untuk membangun persaudaraan atas dasar agama dan ideologi. Beberapa hak saudara kita kpd kita :
a- hak mendptkan harta kita
b- hak perlindungan jiwa : memberikan ketika dia minta, dgn senyum cerah dan memberikan kesenangan (perlindungan paling rendah), menjadikan hajatnya adalah hajat kita (memahami perasaannya dan keadaannya dan memperbaikinya spy standarnya sama dgn kita), mengedepankan urusan mereka dari diri kita sendiri, walau dlm kesulitan (Qs. alhasyr:9), memberikan keutamaan kpd org lain.

– Ayat ini mengajarkan spy kita ketika memperingatkan keluarga dan kerabat dgn terlebih dahulu memberikan hak2 mereka dahulu.

c- hak lisan yg hrs dijaga terhadap saudara dan kerabat

Ada 7 hal yg hrs dijaga pada lisan kita:
1- menyembunyikan rahasia saudaranya.
2- tutupkan aibnya.
3- upayakan berbicara dgn bahasa yg manis dan menyenangkan
4- jgn membicarakan kehidupan pribadinya thdp org lain, apalagi thdp musuh/lawannya.
5- tdk boleh menjadikan org yg dicintainya dlm kehinaan atau merendahkannya.
6- ungkapkanlah rasa cinta kita krn Allah kpd saudara kita – spy membangun loyalitas dlm bergerak bersama.
7- mendoakannya tanpa diketahui mereka – inilah org2 yg cintanya tdk terhalang, perintahnya ada ada hadits nabi.

3#- mengajak org2 yg mengikuti jalan dakwah ini untuk hidup dgn kondisi tawadhu dan rendah hati. ada 3 bentuk :
a- secara umum hati: kesombongan akan menutupi turunnya rizki Allah kpd ummat muslimin. dan memberikan kekuatan ummat.
b- bekerjalah berbuatlah tapi jgn sampai ada unsur kesombongan.
c- bgmn mrk hrs tunduk dan patuh kpd orgtuanya tdk mendurhakainya.

4#- jika mrk masih menolak dakwah, maka katakan “sesungguhnya aku sdh terbebas dari dosa2 perbuatan kalian, krn ajakan2 nilai kebaikan sdh aku sampaikan”
– selain ini menguatkan hati pendakwah, juga menekan subyek dakwah utk memikirkan dan spy melaksanakannya.

# Assyu’ara ayat 215
– tawakkallah kpd Allah yg aziz (perkasa) dan rohim (pengasih) – menunjukkan jika kita sdh melaksanakan dakwah, paati Allah menghargainya dan menurunkan pembelaanNya.

# Assyu’ara ayat 220
– Sesungguhnya Allah maha mendengar dan maha mengetahui.
– menguatkan semangat dakwah kita, bahwa apapun yg terjadi, Allah maha tahu, sehingga tdk perlu khawatir.

Bahasan surah assyua’ra hari ini terkait juga dengan Qs. 3:110 amar ma’ruf dan nahi munkar

Tanya jawab :

bgmn perdebatan2 yg ada pada ummat?
#- Islam pada zaman nabi adalah pondasi2 yg ditanamkan.
1- ushul : sdh sempurna, contoh : masjid, mencintai nabi, shalat shubuh
2- furu:’ : bisa dikembangkan sesuai kebutuhan. contoh : masjid besar, bertingkat, membangun bentuk kecintaan kpd nabi dlm buku, keluarga, media, dll., dgn qunut atau tdk.

urusan ushul fiqih dan furu’ ada ilmu2 yg dibangun oleh ulama, misalnya ushul fiqh sdh ada bentuknya dlm zaman nabi, tapi blm dinamai. ilmu2 ini mengklasifikasi permasalahan dgn hati2.

hadits itu tdk ada yg salah, yg mungkin salah adalah pemahamannya, maka utk paham perlulah penelusuran dgn ilmu yg cukup, ushul fiqh, ilmu menyampaikan.

– Bagaimana Islam mengatur hirarki dalam menasihati disampaikan pada hadits :
1- Allah
2- Rosul
3- para pemimpin

bagaimana menegakkan amar maruf nahi munkar?
– lengkapi dulu komponennya : ulama dan umaro
– syarat nahi munkar ada 4 :
1- yg dilarang jelas2 ada pada syariat, tdk boleh pakai perspektif.
2. ketika mencari kemunkaran tdk boleh memata2i. apa yg ditampilkan saja yg hrs dihilangkan. jgn tajassus (mencari2 kesalahan). kecuali utk keperluan penegakan hukum.
3. kalau dia mensosialisasikan kemungkaran hrs segera diindzar (diperingatkan)
4. mengetahui teknik2 pencegahan, teknik2 cara menasihati.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: