• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Bagaimana Visionernya Metode Ibrahim mewariskan nilai2 Risalah

Seri Mengaji Mushalla Alitisham, 20sep2015 / 6Dzulhijjah1436, Ust. Ahmadi Ustman

Ada org yg dlm kehidupannya dimuliakan, dicintai, diberi peringatan dan diberi azab oleh Allah. Kesemua itu manusialah yg menentukannya atau memilihnya, krn Allah Maha adil hanya berbuat yg terbaik kpd hamba2Nya. Mdh2an setiap aktivitas dunia kita termasuk org2 yg bersyukur.

Berbeda dgn Ramadhan yg semua aktivitas kita dijaga oleh shaum, idul adha yg shaumnya tdk wajib, maka jgn sampai mnghilangkan kekhusyuan ibadah di bulan haji ini, apalagi dgn banyaknya fitnah thdp ummat yg bisa menghilangkan makna pengurbanan tersebut. Oleh sebab itulah kita perlu belajar dari org2 yg memuliakan bulan haji spt nabi Ibrahim, seorg yg dicinta Allah jika kita lihat bgmn pengabulan doa2 nabi Ibrahim tsb oleh Allah.

Ciri nabi Ibrahim :
1- hatinya, fikiran dan fisiknya selalu bersih (dari kemusyrikan, iri dengki, suudzon, rasa tdk nyaman thdp takdir Allah dan hal2 yg menyebabkan kita lalai thdp Allah).
2- sikap ihsan yg sangat tinggi levelnya, penghambaan yg totalitas, merasa melihat dan dilihat Allah ketika ibadah. lihat diri kita, dlm sehari brp lama kita merasakan hal ini.
3- sikap tawakkal yg sangat tinggi. banyak bekerja, beribadah, berjuang, sedikit meminta kpd Allah kecuali sesuatu yg sangat penting saja. Contoh doa2 yg efektif nabi Ibrahim :
– ketika mohon anak ketika usianya sdh uzur
– ketika meninggalkan .hajar dan ismail – menitipkan kpd Allah
– ketika mendirikan ka’bah maqom ibrahim bersama Ismail :
1- menjadikan tempat identitas ummat Islam, dimana yg namanya kaum muslimin pasti dipanggil dtg ke sana.
2- negeri yg diberikan keamanan, rizki yg berlimpah ruah.
3- minta diutus rosul dari kalangan mereka utk anak cucunya. (Qs. 2:129).

Nabi ismail dan ishak bedanya 14 tahun setelah peristiwa penyembelihan. Alur nabi2 kemudian mengarah ke keturunan ishak – yaqub – yusuf – bbrp nabi – dan mulai tersambung kembali ketika nabi musa ke madyan mencari kuburan nabi Yusuf yg pernah menyatukan bani Israil – lalu ke zakaria – yahya – Isa. Sampai sini habislah keturunan bani Israil yg jadi nabi.
ketika ribuan tahun berlalu, baru lahirlah nabi Muhammad yg garisnya dari Ismail. inilah Visionernya doa nabi Ibrahim, ribuan tahun kemudian baru terwujud.

Contoh perhatian nabi ibrahim terhadap pendidikan generasi selanjutnya, pernah beliau mengoreksi Istri Ismail dari suku jurhum dgn sebutan “pintu yg salah”, beliau punya kepentingan terkait dgn doa beliau.

ayat2 yg iramanya sama terkait pendidikan visioner nabi Ibrahim :
Qs. 2:129
Qs. 2:151
Qs. 3:164
Qs. jumuah:2

4 landasan penting bagi gerakan para Rasul yg terlihat disampaikan dari doa2 beliau :
1- kemampuan membacakan ayat2 Allah (yatlu alaihim ayatihi) – karakter dasar yg dilaksanakan para nabi utk mencerdaskan ummatnya, landasan filosofis pendidikan para nabi. Pertanyaan bagi kita, brp ayat yg kita bacakan kpd anak, keluarga kita atau masyarakat spy bisa melembutkan dan menghidupkan hati mereka, spt pelumas pada kendaraan, konten komunikasi terbaik antar keluarga kita.
Spt nabi yaqub yg mendakwahi anaknya tiap hari, tapi anaknya bisa tetap ada yg berkonspirasi buruk melenyapkan yusuf, tapi nilai keburukannya berhasil diperkecil, dari dibunuh, dibuang di gurun, spy dimakan binatang. akhirnya cuma dibuang ke sumur saja spy ada org yg menemukannya.
2- berusaha membersihkan diri dan org2 di sekitarnya (wa yuzakki kum) : jika ada kemusyrikan maka wajib dibersihkan, misal ketika zaman raja namruj penyembahan matahari, bulan, berhala dan api dilegitimasi, nabi Ibrahim menyeru dgn segala aspek, mengajak dimana-mana, sampai masuk penjara, berdialog dgn penguasa, membersihkan pemikiran2 yg salah dari org terdekat spt ayahnya sampai rajanya. kini kita melawan paham2 materialisme, liberalisme dan isme2 yg merusak dan tdk sesuai dgn ajaran Islam.
3- Mengajarkan quran (wa yuallimul kitaba), mulai dari cara membacanya sampai cara mengamalkannya. Renungan bagi diri, bahwa kita ini pengamal ilmu atau penyebar ilmu.
spt perintah di Qs. 3, org2 ulil albab itu selalu mengingat Allah ketika duduk, berdiri dan berbaring. kita sdh sejauh mana bisa spt itu?
Para nabi itu pengamalan ilmunya lebih dulu, baru diajarkan. sekarang malah sebaliknya, dan itu berpotensi diancam spt pada ayat yg menyatakan kalian tdk beriman (tdk mengamalkan), tetapi cuma bicara saja.
4- mengajarkan ilmu hikmah yaitu ilmu terapan kehidupan agar bijaksana dn seimbang.
Misalnya bgmn hubungan dgn harta kita? standar makan minum kita berlebihan atau tdk?
kewajiban para nabi adalah menstabilkan irama kehidupan (stabilizer) spy menjadi seimbang (balance), spy tdk berlebihan.
– spt firaun yg mulai berlebihan diredam oleh nabi Musa.
– spt badui yg kencing di masjid
– spt permintaan qisasnya Ayyas ketika Rasul wafat.

Inilah yg menjadi sumber kesuksesan nabi di madinah dan menyebarnya Islam mencapai sepertiga dunia.

Tanya Jawab

# bgmn bisa menerapkan dan melanjutkan nilai2 ke generasi yg sesudahnya bagi org2 yg keburu tua.

melihat contoh nabi Ibrahim, 86 thn dpt ismail, 99thn dpt ishak – dlm pertemuan singkat itu kita bisa melihat kualitas pembelajaran nabi ibrahim kpd anak2nya, padahal yg satu di makkah yg satu di palestina.
– interaksi minim tapi nilainya total, krn ketaatannya dan kekuatan spiritnya shgg beliau dpt menjelaskan kekuatan karakternya shgg anak2 jadi yakin bahwa ayahnya tdk pernah main2 dlm urusan agama.
Zaman kini interaksi orgtua dgn anaknya justru tdk banyak pada nilai2 utamanya yg diwariskan, tapi justru malah aksesorisnya.

Contoh padatnya pembelajaran Ibrahim:
– doa bersama anak setelah bekerja membangun visi masa depan
– ibrahim adalah bapak yg memanfaatkan waktu pendidikan anak2nya dgn total.
– ibrahim punya sikap yg kuat yg membuat yakin org yg disekitarnya.

# tantangan bagi ummat Islam skr adalah pemikiran yg mendistorsi nilai2 Islam. bgmn merespon gouzul fikri ini?

tantangan ini sama dgn yg dihadapi nabi2 dulu, perbedaannya adalah pada penekanannya :
nabi musa utk ketemu firaun perlu 2 tahun mengetuk pintunya, sekali ada kesempatan langaung sditantang melawan penyihir. beliau tdk tahu cara menhadapinya, hanya bertawakkal kpd Allah. kedekatan kita kpd Allah akan mampu menghadapi semua jenis konspirasi.
– nabi muhamad melalui 7 fase lawan quraisy :
1- Fase dijuluki al amin – dielu2kan, namun ketika dakwah Tauhid dimulai – semua berbalik membenci.

2- fase diplomatis :
– abu thalib disuruh merayu nabi SAW.
– Quraisy mendekati dan langsung menawarkan : harta, pemimpin, wanita

3- fase mencari kesalahan dan memboikotnya org quraisy ke para pembela dakwah nabi.
– ketika harta & sumber daya khadijah habis, tp yg keluar dari kesempitan tsb adalah ucapan Khadijah yg bangga menjadi bagian perjuangan ini, aku ingin selalu ada dlm perjuangan ini.
Jadi, konspirasi musuh2 Islam hrslah dijadikan semangat dan jgn malah membuat jauh dari Allah. krn senjata utama kita adalah pertolongan Allah.

4- fase pendustaan nabi SAW, pembunuhan karakter : pendusta, penyihir, dukun, gila. kampanyr menghancurkan rasul : hrsnya malaikat, hrsnya org kaya yg jadi nabi.

5- fase hijrah

6- fase pembangunan madinah

7- fase perebutan mekkah membangun peradaban

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: