• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Mudik ke kampung halaman

Seri Mengaji Masjid Alitisham jumat, 30agustus2015 / 14syawal1436, Ust. Syukron

Qs. Al qashas:85 – Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: “Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata”.

Ini adalah ayat penghibur bagi nabi SAW yg krn tekanan thdp dakwah beliau, terpaksa hrs meninggalkan kampung halaman.

# Terminologi ma’ad (pulang ke kampung halaman) :

1. kampung halaman dunia yaitu Makkah, sesuai asbabun nuzul ayat ini,  spt nabi SAW setelah 10 tahun kembali ke Makkah, tanpa balas dendam, tanpa pertumpahan darah kpd quraisy yg telah kejam padanya, justru membawa berbagai kebaikan besar yg membuat peradaban islami kokoh disana. Qs. 2:125 malah menjelaskan makkah adalah kampung halaman dimana semua manusia dan org yg beriman merindukannya.

2. ma’ad dlm makna kematian krn setiap yg bernyawa akan kembali ke sana. adakah org beriman rindu kematian? krn kematian pasti didatangi manusia. seorang mujahid, Abu Bada (sampai 80 tahun masih angkat senjata) selalu ingin dipertemukan musuh yg terhebat yg melebihi kemampuannya krn rindu syahid.

3. kampung halaman kaum muslimin itu adalah kiamat, pintu gerbang menuju kehidupan akhirat, dimana setiap manusia juga pasti akan mendatanginya.

4. kampung halaman adalah surga (al jannah) krn nabi Adam diciptakan Allah di surga. hadits : “Setiap ummatku pasti masuk surga.” tergantung perbekalan yg dia persiapkan, ada yg mampir dulu disucikan di neraka, ada yg lama, ada yg sebentar saja, ada bahkan yg langsung masuk surga. seperti mudik dgn perbekalan yg pas-pasan, kita hrs sering berhenti beli bekal lagi.

# Agar Allah memenuhi janjiNya mengembalikan kita kpd kampung halaman hakiki, maka ma’ad diungkapkan dgn kata “farodo alaikal qur’an” – sebuah peta atau jalur mudik, supaya perjalanan mudik itu tanpa hambatan, tidak menyasar, dan tdk ada gangguan maka wajib untuk mendalami quran. patokan quran (koordinat ‘GPS’ Ilahiyah), bukan patokan tradisi yg bisa menyesatkan.

janji Allah banyak yaitu : terkait dgn ukhwori (akhirat) dan duniawi. misalnya : setiap masalah pasti ada jalan keluar, setiap hamba pasti dpt rizki, setiap hamba yg taqwa diberi kemudahan dlm urusannya, dihapus dosanya, dilipatgandakan pahalanya (65:4-5), diselamatkan dlm pulang kampung hakiki.

Allah tdk pernah mengingkari janjiNya. tapi kenyataannya banyak juga yg tdk mendapatkan,  krn banyak dari kita tdk memenuhi syarat janji tsb terpenuhi. syarat itu adalah taqwa. bgmn spy taqwa? jawaban ayat 28:85 ini adalah dgn perkuat interaksi dgn Quran.

jgn sampai dlm aktivitas mudik hakiki ini :
– nafsu kita merusak arah menuju kampung kita. ketika seorang tdk mau beribadah, sesungguhnya dia sedang merusak kampung halaman sendiri.
– godaan syetan mengaburkan tujuan ke kampung halaman kita, terutama ketika akan mati.
– kaum kafir menyesatkan jalur tersebut.

dan kita pun wajib marah kalau ada yg merusak kampung halaman kita.

# ketika kembali ke kampung halaman hrs dlm kondisi yg lebih baik ketika kita dilahirkan dgn penuh fitrah yg sdh baik.

Keadaan manusia ketika pulang ke kampung ada pada Qs. Alghasiyyah(88) :
1. ada yg wajahnya tertunduk malu – Qs. 88:2.
2. ada yg wajahnya berseri2 – Qs. 88:8

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: