• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Hanya Ikatan oleh Ketaqwaan yang Kekal

Seri mengaji tafsir alhijri, ust Didin, 5juli2015/19ramadhan1436, alqashas : 62-63

Ayat 62 : Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata: “Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kamu katakan?”
Ayat 63 : Berkatalah orang-orang yang telah tetap hukuman atas mereka; “Ya Tuhan kami, mereka inilah orang-orang yang kami sesatkan itu; kami telah menyesatkan mereka sebagaimana kami (sendiri) sesat, kami menyatakan berlepas diri (dari mereka) kepada Engkau, mereka sekali-kali tidak menyembah kami”.

Indonesia tdk akan bangkrut secara materi seperti yg terjadi di Yunani krn ummat Islam masih mayoritas di dalamnya. Ummat Islam yang taat memiliki faktor x yang dapat membebaskannya dari kebangkrutan materi yaitu faktor pertolongan Allah berupa keberkahan hidup. Dalam sejarah, tdk pernah ada kebangkrutan materi yang menimpa pada kaum muslimin secara negara, karena kaum muslimin selalu punya dua sifat, yaitu sabar dan syukur. sifat inilah bagi setiap orang beriman dan beramal sholeh dijelaskan dalam Quran : akan diberikan rizki dan ketenangan hidup serta dalam hadits dikagumi oleh nabi SAW.

Bangkrut dlm makna ajaran islam adalah ketika ada seseorang yang banyak beramal tapi melakukan kedzoliman kepada yg di sekitarnya, sehingga pahalanya habis untuk membayar kompensasi kedzaliman yg dia lakukan.

Namun, seperti yang dijelaskan pada ayat sebelumnya (Qs. Alqashas :60-61), ketika ummat islam mulai bertindak secara sekuler maka akan mendapat penyakit al wahn yg sangat berbahaya.

Saking berbahayanya, maka ketika di akhirat nanti, bagi yg menjadikan dunia sbg tujuan, mereka tdk bisa merasakan manfaat atau pertolongan dari materi, kekayaan, kekuasaan yg mrk selama ini usahakan di dunia, malah mereka saling menyalahkan satu sama lain.

Bahkan di akhirat nanti, para sahabat dan kawan2 dekat (yg terikat selain oleh ikatan taqwa) akan menjadi permusuhan dan saling menjatuhkan satu sama lain karena ingin membela dirinya sendiri dari hal2 yg telah diperbuatnya di dunia. Hal seperti itu tidak terjadi pada org2 taqwa yg justru pada hari perhitungan kelak akan saling mendekat dan mendukung walau di dunia tdk mengenal sama sekali (Qs. 43:67).

Catatan tentang i’tikaf

I’tikaf adalah sunnah muakkadah, diam di masjid dgn niat ibadah, di masjid2 yg dilaksanakan shalat jumat. 10 terakhir ramadhan adalah hari2 terbaik (asyrun awakhir : 10 hari terakhir) dari 1 tahun, mulai malam 21.

I’tikaf itu diisi dengan tak henti-hentinya bermunajat, berdzikir, baca quran, shalat, dan berdoa seperti yg diajarkan nabi SAW ; Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa fu anna ya kariim.
Ibadah pada malam2nya diutamakan beristighfar dan muhasabah.

I’tikaf adalah : pertemuan keluarga dalam suasana ibadah, oleh sebab itu ajak semua anggota keluarga utk berdiam di masjid utk beribadah bersama. mengundang keberkahan Allah utk keluarga, masyarakat, negara, ummat Islam.

Dapatnya seseorang pahala lailatul qadar tidak ada tanda2 fisik, jika saja setelah ramadhan dirinya tambah nikmat beribadah, semangat berbuat baik, hidup dgn penuh kelapangan, sudah dapat dijadikan indikator seorang hamba mendapatkan anugerah malam itu dari Allah SWT, yaitu mendapat salam dari Allah yaitu keindahan yg diberikan Allah dlm hati2 kaum muslimin.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: