• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Memaksimalkan Potensi Diri dalam Ramadhan

Seri Mengaji Masjid Alitisham, Ust. Sambo, 6jun2015 / 18syaban1436

Howto (teknis mengamalkan bukan sekedar filosofi tapi detil) sumber daya yg hrs dimaksimalkan dalam Ramadhan agar dapat mencapai taqwa :

1# waktu – maksimal waktu untuk ibadah

# tdk ada waktu sia2 (zero) :
– waktu luang
– waktu menganggur
– waktu melamun
semua waktu ditranformasi menjadi ibadah.

# Membagi waktu dari prioritasnya untuk kegiatan2 dunia (Qs. al asr) :
1- waktu tersier (tambahan, yg tdk apa2 kalau tdk dilakukan) misal : nonton berita, baca koran, sosmed.
2- waktu sekunder diminimalisasi atau diefektifkan. (sesuatu yg tdk bisa ditinggalkan tapi bisa diminimalisasi), misalnya berkomunikasi di WA, menelpon, aktivitas gadget, belanja ke pasar atau berlama2 di mall, masak jgn terlalu lama atau membeli masakan jadi. hasil minimalisasi akan diubah ke ibadah.
3- Waktu untuk pekerjaan2 yg wajib diefektifkan, misalnya olah raga, buang air, makan efektif waktu, tidur efektif mengurangi kuantitasnya tapi tdk mengurangi fungsi dan manfaatnya, ke kantor dgn kendaraan umum, tdk pakai mobil sendiri supaya bisa disambi dgn tilawah atau dzikir.
– Kalau tdk bisa dikurangi, maka disambi (nebeng ibadah dalam pekerjaan tersebut).
– jika tdk bisa disambi juga, niatnya dijadikan ibadah.

2- harta – maksimal dalam kuantitas/jumlahnya.

# mempersiapkan agar harta bisa dibersihkan :
1- Harta menganggur – tidak boleh ada, hrs dihabiskan sedikit demi sedikit, jika ada maka sedekahkan. 
Qs. 3:133-134, ciri org taqwa “fi shorro’i wa dorro’i”. ketika senang dan ketika sempit.
– jenis harta menganggur liquid : tabungan, tdk perlu semua, keluarkan segera krn lebih utama menabung itu kpd Allah.
– jenis harta menganggur dlm bentuk barang2; tanah investasi, rumah, bisa dijual saja sebagian lalu disedekahkan. Qs. 63:10.
– jenis harta menganggur yg remeh temeh : sepatu, baju.

2- mengefisienkan pengeluaran :
– pengeluaran tersier : jalan2, TV kabel, liburan,… dizerokan, utk diinfaqkan.
– pengeluaran sekunder dikurangi dan dialihkan ke infaq : pulsa, …
– pengeluaran primer : makanan, listrik (mengurangi AC, dll), air, bensin.
– yg bisa, diminimalisasi. yg tdk bisa diefesienkan, maka disambi dgn infaq, kpd dokter, spbu, ongkos, kebutuhan keluarga diniatkan sedekah.

inilah metode berhemat utk kehidupan akhirat.
– ada kisah ekstrim di india org makan sisa2 makanan org lalu sebelum keluar restauran cepat saji tsb, dia keluarkan uangnya untuk charity.
– pembantu di luar ramadhan 2 org, ketika ramadhan jadi 3 org, diniatkan sedekah dan meringankan kerja mereka.

3- harta para pedagang dan termasuk para penjual jasa yg sdh cukup hartanya – sedekah keahlian atau sedekah profesi, menginfaqkan dari hasil profesi dan keahliannya.
– ada org miskin perlu perlindungan hukum, maka jadi sedekah para pengacara, digratiskan atau di didiscount, potongannya diinfaqkan.
– pedagang tdk ambil untung hanya menjual modalnya.
– pekerjaan2 bernilai uang, tdk diambil uangnya, tp utk sedekah.
– barang yg tdk laku diinfaqkan.

3- mengendalikan hawa nafsu – maksimal dlm mengendalikannya.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: