• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Menyadari Situasi Jiwa Kita

Seri Mengaji Mushalla Alitisham, Ust. Ahmadi, 17mei2015 / 28rajab1436

Kelelahan kita beribadah dan beramal sholeh insyaAllah akan digantikan dengan ketentraman.

Hal2 yg menyebabkan manusia gelisah tdk nyaman itu krn dirinya sendiri. Dlm surah as-Shod (Qs. 38), Allah memerintahkan kita utk selalu dlm totalitas, pasrah memperjuangkan kehidupan yg sesuai dgn keridhoan Allah.

# Qs. 38:30 – Kisah nabi daud. ketika ada org berselisih, dan diputuskan dgn cepat, namun beliau teringat ada kesalahan dlm keputusannya, beliau lsg tersungkur sujud mhn ampun. (tipikal hakim / pemutus perkara yg taqwa).

# Qs. 38:31-33 kisah nabi sulaiman, yg diberi kekayaan, ilmu, dan kenikmatan yg bertumpuk2, selalu bersyukur kpd Allah. suatu sore nabi sulaiman sdg menikmati kehebatan kuda2nya, dan beliau lupa beribadah, lalu beliau bertaubat dan meniadakan kuda2nya itu. (tipikal pemimpin besar, yg kaya raya yg taqwa – harta dan kekuasaannya tdk melalaikannya dari mengingat Allah)

# Qs. 38:43-44 – kisah nabi ayyub yg bernazar akan mencambuk istrinya yg tdk ada ketika dibutuhkan. selesai sembuh, beliau enggan melaksanakannya, Allah menegurnya, beliau bertaubat lalu beliau buru2 melakukannya, rotan berubah menjadi rumput. (tipikal org taqwa yg kena musibah berat).

Org2 sukses adalah orang2 yg begitu menyadari kesalahannya mrk buru2 bertaubat dan mengakui kesalahannya

Qs. Assyam : Allah bersumpah dgn 11 bentuk ciptaannya (matahari, bulan, bintng, …) Inilah cara Allah untuk menerangkan sesuatu yg sañgat penting seperti langkah2 memperbaiki jiwa manusia (tazkiyatun nafs)

# Qs. 75 :13-15
13 : Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
14 : Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,
15 : meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

Hal ini menunjukkan adanya potensi manusia utk dapat mendeteksi diri sendiri dgn jujur, penyadaran diri (mengoreksi, muhasabah…) yg mampu mengobati semua penyakit2 hati kita.

tanpa hal tsb (mengoreksi diri) nasihat org sulit masuk.

ma ‘a ziroh : alasan, hujjah.

– sesungguhnya seribu alasan yg dibuat manusia, hanya dia dan Allah yg tahu yg mana alasan itu yg ada di dalam hatinya. inilah indikator tingkat kemunafikan (penyakit hati) yg hadir.

– sbgmn org mencitrakan dirinya dgn kebaikan2 padahal di dalamnya penuh keburukan dan ketidaktaatan kpd Allah.

– banyak manusia hidup dgn kamuflase

pelajaran jujur terhadap dirinya sendiri :

1# saat kita jujur dgn keadaan diri kita, tahu keinginan, cita2, ambisi, hawa nafsu maka kita akan dpt menguasai hawa nafsu kita.
2# banyak manusia yg lebih suka atau lebih sibuk mncari kesalahan org lain daripada kesalahan dirinya maka dia tdk pernah terkontaminasi bisikan org atau suudzon. krn org yg sadar itu menjadi adil (jgn sampai kebencian thdp org lain menjadi berbuat tidak adil), obyektif. atau

3# selalu berhadapan / melawan dirinya sendiri akan melemahkan kita. pemimpin yg kuat itu pemimpin yg jujur, krn dia tdk perlu melawan org lain, bahwa dirinya sendiri pun sdh tdk perlu dihadapinya, krn jujur.  bgmn bisa adil ke org lain kalau dgn dirinya saja dia tdk bisa menghadapinya.

dlm surah Almukminun, Allah selalu mengirimkan tantangan yg hrs dihadapi oleh org2 yg berjuang di dalam dakwah.
tak perlu takut org menghinakan kita, krn kesadaran diri akan menyadarkan bahwa itu semua adalah menjadi konsekuensi yg hrs kita hadapi.

4# org yg paling tahu tentang dirinya sendiri. ketika ayat2 quran bicara kedzaliman, kefasikan, keimanan, ketaqwaan, maka dia mengetahui dgn pasti situasi dirinya sendiri. contoh pengakuan para nabi ketika menyadari :

– doa nabi adam ketika setelah melakukan kesalahan Qs. al araf:23, ada 4 komponen : (1) pengakuan diri telah berbuat dzolim walau tanpa contoh sblmnya (krn ketajaman fikiran dari kebersihan hati) tapi bisa menyadari itu suatu kedzoliman. (2) mengakui aturan yg dibuat oleh Allah dan mhn ampunan atas kesalahan tsb (3) mengakui bahwa tanpa ampunan Allah hancurlah  hidup manusia (4) mengakui rahmat Allah sbg penambah semangat, dan tdk termasuk org yg merugi.

– kisah nabi nuh hud:47 ketika sadar doanya atau permintaannya salah, memaksakan kondisi supaya anaknya yg kafir diselamatkan dari air bah.

– alqashas:16 doa nabi musa mengakui kedzolimannya ketika tdk sengaja membunuh org saat memisahkan suatu perkelahian.

cara mengidentifikasi diri kita :

1. membersihkan hati dari tadabbur Quran
di Qs. 2 awal – bahwa quran adalah petunjuk bagi org yg bertaqwa dan tdk sedikitpun diragukan. yaitu 4 ayat awal ini : beriman kpd yg gaib, menegakkan shalat, …
Al baqarah adalah surah kepemimpinan, pemimpin hrs bertaqwa dan jg berlaku sebaliknya org bertaqwa hrs menjadi pemimpin, yaitu menguasai kondisi dan situasi manusia disekitarnya.

dlm albaqarah :
org beriman ada 4 ayat
org kafir cuma 2 ayat
org munafiq ada 13 ayat

jika mengetahui ini kita bisa menjaga diri. Ada kisah2 kepemimpinan nabi ibrohim, nabi musa.

2- utk membersihkan hati kita hrs mengenal diri kita.

3- mendeteksi penyakit hati (90 macam, yg terbesar 5 macam : sombong, hasad/iri, kemunafikan, panjang angan2, ketergesa2an)

org paling lelah hidupnya adalah org2 yg sombong, krn hanya utk membuktikan kesombongannya, misalnya firaun yg membangun bangunan tinggi spy bisa mencapai Tuhannya Musa ke arsiteknya yaitu haman, firaun juga mendatangkan tukang sihir yg bnyak dan mahal.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: