• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Belajar Aspek Kemanusiaan para Nabi

Seri mengaji Tafsir Alhijri, Ust. Didin H.,  1Feb2015/12Rabiulakhir1436, Qs.28:20-21

# Makna kesatu : Dalam kisah2 Quran juga ditonjolkan aspek kemanusiaan para nabi.

Kisah pada Qs. 28 ini lanjutan kisah pada zaman nabi Musa, krn sebab membunuh tdk sengaja, utk membela org yg lemah dari kedzoliman, nabi Musa mengalami kekhawatiran yg luar biasa.

hadits : Bantulah org yg didzolimi dan mendzolimi, yg mendzolimi kita cegah dia melakukannya.

Kekhawatiran ini adalah sisi kemanusiaan para nabi, yang terjadi pula pada semua para nabi.

Qs. alkahfi:110 – aku ini manusia biasa spt kalian, tapi bedanya adalah aku diberi wahyu oleh Allah.

Qs. 25:20 – tdklah kami mengutus sblm mu para Rasul yg mereka jg makan, berjalan (berdagang di pasar2), melakukan aktivitas2 spt kalian.

Ini adalah krn nabi dan Rasul adalah uswah hasanah bagi kaumnya. bgmn bisa mencontoh dari yg tdk sejenis dgn kita? inilah makna ditonjolkan sisi kemanusiaan dari para Rasul.

Hampir semua situasi kehidupan ada teladannya dari para nabi tersebut bagaimana kita menyikapinya. Misalnya ketika nabi Adam a.s melakukan kesalahan, beliau dan istrinya langsung bertaubat (kesadaran melakukan kesalahan dan memohon ampun). Fakta Quran menyebutkan bahwa kesalahan waktu itu, bukan kesalahan Hawa saja, Qs. ala’raf : 20. Suami istri ini dua2nya tergoda oleh syetan.

Dalam kitab mukhtarul hadist ada bab tentang perilaku Rasul sehari2 yg bisa dicontoh.

# makna kedua : ditengah2 org dzolim selalu ada org yg baik.

Datang dari keluarga firaun, seseorg yg menyembunyikan keimanannya dan membela nabi Musa spy tdk dibunuh krn kesalahan pembunuhan tdk sengaja itu.
Dia ikut bermusyawarah utk keburukan kaum yg membenci nabi musa (istilahnya : ya’tamiirun ). Istilah ini lain bagi kaum muslimin dan yang membicarakan hal2 yg berorientasi pada masalah2 baik dan positif yaitu musyawarah.

Qs. 42:38-39 – hakikat musyawarah jika ingin hasilnya baik, maka hrs dilakukan oleh org2 yg baik (memenuhi panggilan Allah, yg melakukan shalat, dan berinfaq), mereka melakukan bermusyawarah.

Pelajaran yg dapat diambil di sini adalah yaitu bahwa kaum muslimin tidak boleh berputus asa krn keadaan. misal : di tengah2 pejabat yg korup ada pejabat yg baik, di tengah2 remaja yg rusak, masih ada yg baik, dsb.

# Makna ketiga : Petunjuk Allah bagi org yang sedang dalam kesulitan, ketakutan yang luar biasa, atau dlm kegalauan dan kekawatiran, ada 2 yg kita butuhkan, yaitu :

1- datanglah kpd org yg bisa memberi nasihat, mencari solusi dengan cara bermusyawarah dgn org2 yg baik.
2- berdoa kepada Allah, menenangkan bathin kita, tdk berhenti meminta pertolongan dan perlindungan kpd Allah.

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: