• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 346,140 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Mengukur posisi diri kita dlm Keimanan dan Dakwah

Seri Mengaji Liqo Ust. Yasir, 17Jan2015 / 27RabiulAwwal1436

Pelajari majmu rosa’il : risalah ta’lim

Mengukur posisi diri kita dlm dakwah / keislaman

Qs. 35:32 menjelaskan kalibrasi diri kita berbasiskan Alquran, bahwa Allah mewariskan nilai-nilai keislaman hanya kepada yg terpilih (yaitu orang2 yang memilih keimanan dan yg selalu update pemahaman kita) ada 3 level :
1- Orang yg mendzolimi atau berbuat aniaya kepada diri sendiri.
2- Orang yang pertengahan
3- Orang yg sabiqun bil khoirot kader dakwah itu harusnya menjadi sabiqun bil khoirot : org2 yg paling dahulu berbuat kebaikan.

Level 1- dzolim (makna secara bahasa – aniaya, makna menurut hadits adalah kegelapan dlm hari kiamat) thdp diri mereka sendiri (potensi yg tdk teroptimalkan). di sini bukan bermakna syirik atau kedzoliman paling besar.

kedzoliman jg menimpa para nabi, untuk memberi contoh bagi kaum muslimin utk menghadapinya.

1. Kedzoliman pribadi – Qs. 21:87-88 – kisah nabi yunus yg dzolim krn marah kpd ummatnya.
hadits – pintu kedzoliman ada 93 pintu, pintu yg terbesar adalah melalui marah.

Belajar dari nabi Yunus setelah melakukan kedzoliman maka tdk boleh kita tenggelam di dalamnya, tapi harus cepat menyesalinya dan diikuti kalimat mengingat Allah (tdk ada Tuhan SELAIN ENGKAU), memuji Allah (maha suci engkau) dan pengakuan kesalahan.

sepantasnya jika seorg mukmin marah segera bertasbih spt tasbih nabi Yunus.

Quran : jika nabi yunus tdk bertasbih, niscaya akan dibiarkan tetap ada dlm perut ikan selama2nya.

—-
visi kita sebagai orang tua  : spy ada anak kita yg bisa hafal Quran, hafidz itu segalanya bagi kita orgtua, agar dunia menghampirinya dan di akhirat memberi mahkota kpd orgtuanya.
—-

2. Kedzoliman kolektif – Qs. 7:23 – Doa nabi adam dan hawa ketika terusir dari surga.
– diawali dgn pengakuan
– lalu penyesalan – jika tdk kau ampuni dan kasihani kami, niscaya kami termasuk org yg rugi.

kedzoliman dalam kasus ini adalah krn sdh ada perintah dlm albaqarah (Qs. 2:35) untuk menikmati semua yg ada di surga dan cuma satu larangan yaitu tdk mendekati pohon khuldi.
– Menunjukkan fakta bahwa ternyata kenyamanan, kenikmatan dan kemapanan tdk serta merta membuat kita bebas dari perbuatan dzolim, dan tidak melanggar larangan Allah.
– Namun sekalipun sdh melanggar, spt Adam dan Hawa yg bahkan berdua melakukannya (secara kolektif) mrk tdk berdiam utk segera keluar dari status pelanggaran tsb, dan dideklarasi awalnya dgn doa.

Maka berhati2lah, jgn2 kita dgn istri berbuat dzolim kepada anak2 atau kepada orangtua kita. Maka tdk pantas seorang suami istri membuka hari dan menutup harinya kecuali membaca doa ini, krn hampir tdk mungkin kita bisa lepas dari perbuatan dzolim ini.

3. Qs. 3:192-193
– Mengajarkan doa2 yg tdk boleh ditinggalkan.
– bahwa cara menghinakan paling besar oleh Allah bagi hamba2Nya yang ingkar adalah dimasukkan neraka, dan bahwasannya tdk ada pertolongan sedikitpun bagi org dzolim, maka jgn membawa kedzoliman sampai mati.
– teruslah berdoa dan segera bertaubat agar kedzoliman bisa dihapus di dunia, sehingga di akhirat dapat masuk golongan bi ghoiri hisab, kalau tdk maka masuk ke org2 yg di akhir surah alzalzalah.

– Doa nabi, ya Allah tutuplah aurat kami.
–  selama masih malu melakukan dosa adalah tanda iman masih menggelora, jgn sampai jadi spt yg dikabarkan dlm hadits org berdosa dan mengumbar dosanya.
– biasakan menutupi aurat saudaranya.

Wallahu a’lam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: