• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Belajar dari peristiwa Lahirnya Nabi Musa as.

Seri mengaji tafsir Alhijri, Qs. 28:11-13, Ust. Didin H., 4jan2015 / 14RabiulAwwal1436

# Nabi musa lahir dlm kondisi kedzaliman luar biasa oleh penguasa otoriter yg mempertahankan kekuasaannya dgn berbagai macam cara. mengikuti pendapat kahin (dukun) bahwa kekuasaannya akan terancam oleh bayi laki2 yg lahir. Fakta Quran menyatakan bahwa saran-saran dari kahin ini selalu membawa kerusakan/keburukan, maka Islam amat keras terhadap dunia perdukunan ini, misalnya pada hadits, “Barang siapa yg mendatangi dukun, maka dia sdh keluar dari ajaran syariat Islam (kufur).

Kahin ini umumnya mempunyai ilmu agama, menurut imam Ghazali org yg punya ilmu agama ada 3 jenis :
1- punya ilmu dan menyebabkan kebaikan kepada diri dan masyarakatnya, membuat ketentraman dan ketenangan pada diri, keluarga dan masyarakatnya dan memberi kemanfaatan besar.
2- punya ilmu yg dpt menyelamatkan yg lain dgn fatwa, ajaran, nasihatnya, namun dia menghancurkan dirinya. perilakunya tidak sesuai dengan ilmunya.
– apakah menyuruh org lain berbuat kebaikan, tp kalian melupakan utk melaksanakannya.
3- alim tapi menghancurkan dirinya dan menghancurkan org lain, inilah contoh org2 yg mengerti agama dan menggunakan ilmunya sbg kahin ini.

# walau firaun membuat rencana makar yg sangat luar biasa dgn kekuasaannya yg amat besar, tapi tdk mampu melawan kehendak Allah (mereka melakukan makar menghancurkan nilai2 kemanusiaan yg luar biasa, Allah akan membalasnya, lewat sesuatu yg tdk pernah terbayangkan). sesungguhnya Allah sebaik2 pembuat makar.
– Sebab turunnya balasan Allah ini adalah krn adanya 2 wanita sholeh yg berdoa. yaitu ibunya nabi musa dan istri firaun.

Sebab turunnya pertolongan Allah (alhaj:40-41) : org2 yg PASTI mdpt pertologan Allah yaitu org yg dlm hidupnya tdk melupakan 3 hal : dimanapun kami tempatkan kedudukannya di muka bumi, yaitu 1-mendirikan (dlm bentuk jamak) shalat berjamaah sbg kebutuhan (di rumahnya, di tempat kerjanya – merespon cepat panggilan Allah), 2- menunaikan zakatnya utk kepentingan ummat, sebagai bukti syukur, kaya luas hati dan optimis hidupnya. 3- terlibat dlm kegiatan amar maruf nahi munkar, dgn segala potensinya. yakinlah bahwa ketika berpihak kpd dakwah dan kebaikan maka akan mendapatkan derajat yg tinggi.

# menjelaskan hubungan ibu dan anak.
– bukannya sekedar hubungan batin, tapi juga hubungan fisik melalui ASI. bayi musa menolak semua ASI dari ibu2 yg ada di istana firaun dan hanya mau dgn susu ibunya

Qs. 2:233 – yg terbaik adalah 2 tahun, sesuai dgn yg dikehendaki dan kesehatan ibunya, berupa anjuran bukan kewajiban.

Qs. 46:15 ibu hamil dan menyusui lamanya adalah 30 bulan. bayi sempurna dlm 6 bulan, maka ulama menjelaskan jika ada bayi yg wafat di atas 6 bulan, diselenggarakan jenasahnya spt org dewasa.
islam merencanakan keluarga dgn sangat baik, hrs ada jarak 30 bulan sekali utk hamil lagi, yg tidak boleh adalah membatasi kelahiran.

Qs. 24:43 – terkait dgn musibah pesawat jatuh. Quran telah menggambarkan tentang awan. Allah mengarak awan2, menumpuk2nya, mengeluarkan air, awan itu seperti gunung dan nengandung es. kilauan awannya nyaris membuat sulit melihatnya.

walahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: