• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Kedzoliman PASTI Hancur

Seri Mengaji Tafsir Alhijri, Ust. Didin, Qs. 29:7-13

# Kedzoliman akan berujung kpd kehancuran. Siapapun pelakunya. baik pribadi, masyarakat, para pemimpin (contoh yang ada di Quran adalah firaun : membunuh bayi, memaksakan idieologisnya, kerja paksa) pasti akan hancur.

Hadits : ada 2 dosa yg akan dipercepat siksanya di dunia yaitu : kedzoliman kpd org lain dan berlaku buruk kpd orgtua.

Pokok Qs. 16:90 (ibadallah, innallaha ya’muru…), kenapa para ulama melanggengkan ini sbg bacaan khutbah kedua jumat krn mengandung 3 pokok / inti dari kebaikan : berlaku adil, berlaku baik (ihsan) kpd org lain tanpa mengharapkan balasan dari yg bersangkutan dan bersilaturrahim dgn kerabat. Ada 3 keburukan yg dilarang : fakhsya (kekejian), munkar (misal : ingkar kpd perintah2 Allah atau melaksanakan larangan Allah. aliran sesat, membenci tokoh2 sahabat nabi yg diibaratkan spt bintang siapapun yg mengikutinya akan diberi hidayah), dan baghyu (kedzaliman).

# Proses kehancuran org2 dzolim, tdk langsung dan butuh waktu. dlm kasus Firaun, kehancurannya dilakukan oleh seorang bayi laki2 yg lahir ketika kedzoliman itu terjadi (beratus2 tahun kemudian). Fakta tentang Firaun usianya 800tahun, tdk pernah sakit.

Qs. 29:7-13 ketika ibu nabi Musa memasukkan bayi tsb ke sungai nil, diilhamkan dlm hatinya utk jgn khawatir dan takut/sedih karena dijamin Allah :
– bayi itu akan dikembalikan oleh Allah kpd ibunya.
– dan akan dijadikan Rasul.

# Musa akhirnya menjadi musuh utama dari Firaun yang menjadi sumber kedzoliman yg selalu melakukan dosa dan kesalahan. Dalam melakukan kedzaliman, Firaun dibantu oleh pembantu2nya (Haman, Qorun, dll). Fakta Qurani yang menunjukkan bahwa orang-orang yg dekat dengan pejabat, umumnya mengikuti pimpinannya dan membela kebijakan2nya dan cenderung takut mengoreksi kalau ada kesalahan sang pemimpin.

Hadits : ciri pemimpin yg berhasil adalah punya pembantu yg baik, yaitu yg mendukung ketika benar dan (berani) mengoreksi ketika melakukan kesalahan.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: