• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Pembimbing di dunia Akademis kita…

Di Bogor ada pembimbing thesis bilang begini kepada bimbingannya yang datang berdasarkan perjanjian yg sudah mereka lakukan, “maaf ya, saya sedang sibuk. Saya sedang mengerjakan banyak laporan proyek yang lebih penting dari pekerjaan anda. Saya akan memprioritaskan ke kamu kalau kamu hampir DO!

Ada pembimbing thesis lain di Bogor juga berkata, “saya hanya punya waktu 5 menit untuk anda.” Padahal sang bimbingan hanya punya sedikit kesempatan bertemu dalam periode waktu yang lama, karena sang pembimbing tidak pernah ada di kantornya saking sibuknya aktivitas “ngamen” di luar kampus.

Ada lagi seorang pembimbing disertasi di Depok, yang bertanya banyak kepada bimbingannya dalam sidang terbuka, mengapa pakai metode ini itu? padahal ada metode itu ini. Mengapa datanya begitu harusnya datanya begini. Sampai para undangan mengelus dada dan bertanya-tanya, itu pembimbing atau penguji?

Sedikit renungan untuk kita, apa sih makna pembimbing itu? Kok banyak org2 pintar seperti kurang paham dalam tindakannya? Apakah dalam diri para pembimbing itu sudah terpatri kesulitan mereka dulu ketika mendapatkan pembimbing yang bertipe sama dengan yang mereka lakukan sekarang. Sebagai sarana balas dendam kepada generasi sesudah mereka? Seperti lingkaran syetan ospek bagi mahasiswa2 baru.

Dan tentu saja gara2 ketidakpahaman atau kemauan balas dendam itu, sekarang banyak bermunculan pembimbing siluman di lapak2 pojok kampus atau di pedalaman laman web yg lebih “mengerti” para bimbingan2 itu.

Dan gara-gara itu pula, menjadi penyebab turunnya kualitas ilmiah hasil-hasil penelitian generasi-generasi ilmiah kita?

Apa itu yg namanya academic harrasment yg sdh waktunya dibentuk oleh universitas suatu lembaga academic ethics yg menyidang oknum-oknum sontoloyo seperti itu dan mengadvokasi atau mediasi mahasiswa yg menjadi korban.

Ah, sudah ah.. Toh itukan bukan urusan saya. (Mengutip pernyataan org terkenal di Indonesia yg pernah jadi trend topic di jagad sosmed)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: