• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Tanda-tanda Allah indikator Introspeksi Diri

Seri mengaji masjid Alitisham, 7Safar1436/29nov2014, ust. Sambo

Mengerti tujuan ibadah (umum dan khusus) utk spy kita dpt mengukur diri apakah ibadah yg dilakukan sdh cukup, sdh benar dan sdh baik atau sdh maksimal prosesnya (ikhlas, kuantitas, kualitasnya). kalau blm tercapai maka hrs introspeksi (blm maksimal, ada yg kurang, ada yg salah).
– Kuantitas dan keikhlasan = kesungguhan dan kesabaran.
– Kualitas ibadah = hanya dgn ilmu, misal baca Quran itu benar itu hrs memahami makhorijul huruf, tajwid dan sampai tahsin. kualitas itu ada syarat2 yg dipenuhi.

Jika setelah belajar masih ditemui ada yang salah, sesungguhnya Allah maha baik “la yukallifullahu nafsan…” (karena kekurangan manusia bukan yg disengaja).

Sesungguhnya Allah memberikan sinyal2 jika sesuatu ibadah blm berkualitas, namun kita sering tdk peka. misal : rajin ibadah tapi hati gelisah, dgn Allah tdk dekat, cinta dunia masih tinggi, masih bakhil, doa2 tdk dikabulkan, masih suka maksiat, dll).

Ketidakpekaan ini kalau dilanjutkan umumnya baru bisa disadari ketika sakaratul maut dan dihisab setelah kematian, spt pada Qs. 63:10-11 (wahai org2 beriman, jgn sampai harta, anak2 dan duniamu melalaikan dari ibadah kpd Allah, jika begitu maka termasuk merugi. maka banyak2lah berinfaq (dan jg amal2 lainnya), sebab kalau tdk saat mati menyesal krn kurang sedekah dan amal sholeh).
Qs. 35:37 – penduduk neraka minta dikeluarkan dari neraka minta dikembalikan di dunia. jawaban Allah :
– bukankah sdh aku panjangkan umurmu (sdh banyak tanda2 yg diberikan) tapi kamu tdk mengambil pelajaran : 1. dlm bentuk ucapan (Rasul, ulama, ustad), 2. lewat tanda2, peristiwa yg dialami oleh dirinya. Sesungguhnya org yg demikian adalah org dzolim(=org yg amal negatifnya lebih banyak dari amal sholehnya).

Yang masuk surga langsung : org taqwa dan org sholeh, amal sholehnya lebih banyak dari amal salah (dosa)nya – Qs. Alqoriah (101):6-9 (fa amma man tsakulat…).

Sinyal2 dari Allah utk introspeksi diri

Dilihat dari tujuan umum ibadah :
1. mendapat cinta Allah :
– selalu dibimbing hidupnya dlm kebaikan/kebenaran dan ibadah. Mudah melakukan kebaikan, sulit melakukan yg buruk2 dan yg tdk benar. Jika melakukan keburukan/kesalahan hatinya menjadi tidak tenang dan spt ada teguran (dari dlm diri atau dari org2 terdekat).
– selalu ridho terhadap apa yg Allah berikan kpdnya. Jika ada rasa tdk ridho kpd keputusan Allah, jgn2 Allah jg tdk ridho kpd kita (cari tempat berpijak lain…). Ujung ridho ada sabar, dan hatinya akan selalu tentram. ridho itu kpd Allah (innalillahi..), lain dgn “nrimo” yg ditujukan kpd keadaan,
– doa-doa mulai dikabulkan, dilindungi atau dihindari dari musibah2 yg tdk seharusnya.

2- dari segi mendekatkan diri kpd Allah
– terasa Allah dekat
– semakin yakin kpd Allah : pada pertolonganNya, pada janjiNya, pada kekuasaanNya. maka dia tdk akan takut kpd makhluk2 lainnya (takut jin, takut masa depan).
– semakin takut kpd Allah : takut murka, takut tdk disayang Allah, takut Allah menjauhi kita.

3- ibadah sbg alat bersyukur dan berterimakasih.
– hatinya selalu dipenuhi rasa syukur, selalu memuji Allah (hadits : segala puji bagiMu atas segala yg Engkau berikan dan atas segala nikmatMu).
beda syukur dan sabar : org sabar ketika kehilangan, “ya Allah aku ridho / ikhlas krn itu memang itu milikMu”, org syukur ketika kehilangan, “Ya Allah, aku berterimakasih telah diberi pinjaman sementara ini”. org syukur pasti sabar, org sabar blm tentu syukur.
dlm ibadah, ucapkan/sugestikan saat memulainya sbg wujud rasa syukur kita.

– Agar nikmat2 ditambah berkahnya, yaitu dgn cara :
a- makin banyak nikmat, makin banyak ibadahnya. jika ibadahnya makin kurang, maka itu musibah. Misalnya : makin tinggi jabatannya tdk membuat ibadahnya kurang dan dosanya bertambah.
b- nikmat yg didapat selalu bernilai baik kpd kita, efeknya selalu kebaikan, bukan malah sebaliknya. Contoh : ketika dpt jabatan bukan malah ternyata korupsi, dan ketika menikah lagi bukan malah hancur keluarganya.
c- nikmat membuat kita lebih rendah hati, tdk malah sombong.
– prinsip 14:7

4- ibadah sbg sarana doa dan minta tolong.
– prinsipnya Qs. 1:5 dan berdoalah nanti aku kabulkan.
– jika sdh sering ibadah tapi pertolongan blm dtg atau lambat dtg, inilah sinyal kuat bagi kita krn masih kurang ibadah atau terlalu banyak beban dosanya atau usahanya tdk sesuai sunnatullah.
– Lain bagi org sholeh yg doanya blm terkabul, hatinya tetap ridho dan tetap tenang.

5- dari sisi investasi tabungan amal dunia dan akhirat.
– tahunya tabungan amal itu lebih banyak dari dosa dan kesalahan, memahami sebab2 kebocoran tabungan itu.
– jenis tabungan : amal sholeh akan dpt pahala, dosa akan dpt siksa, dua2nya dpt dicairkan di dunia dan di akhirat.
– cairnya tabungan amal sholeh :
a- terkabulnya doa2 di dunia, dan tdk mengurangi nilainya dimata Allah, tapi fasilitasnya didapatkan. – bagi org2 yg tabungannya sdh banyak.
b- dlm bentuk kemudahan hidup
– ibadah sedekah krn taqwa, butuh kpd Allah, dan percaya balasan kebaikan akan diberi banyak kemudahan Qs, 92:5-9
– jika banyak dosa bisa menunda cairnya ini, misal dosa kpd orgtua, spt sahabat yg sulit sakaratul maut.
c- dlm bentuk ketenangan hati
– mdh menghadapi kesulitan dan doa2 yg tdk terkabul.
– jika mendapat musibah dan merasa hampir tdk kuat, perlu hati2. jgn2 tabungan amalnya kurang.
– misal ada org kena musibah dpt discount, krn banyak tabungannya beban musibah 100 hanya terasa 30. sdg yg kurang tabungan amalnya malah bisa merasa 150.
d- dijauhkan dari kecelakaan.
– jika mau pergi jauh, asuransinya shalat safar atau bersedekah, setelah pulang tambah lagi ibadahnya.
e- kemudahan sakaratul maut
– tdk terasa sakitnya yg bagai disayat 100 pedang
– malaikat maut itu ada pendampingnya, yaitu malaikat penghibur bagi manusia yg tabungan pahalanya penuh (Qs. 41:30-32) dan malaikat penggebuk bagi para pendosa (Qs. 6:93 – bagi org2 dzolim, Qs. 8:50 – bagi org2 kafir).

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: