• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Mengendalikan Nafs untuk menguatkan kepekaan jendela jiwa

Seri ngaji Liqo ust. Yasir, 15nov2014, Mushalla Attaqwa

cara menundukkan nafs (syahwat) :
-shaum
-menikah

nafsun akan mempengaruhi jendela jiwa :
1-hati (qolbun)
2-pendengaran (sam ‘an)
3-penglihatan (bashiron)
harus dijaga baik2, krn 3 hal di atas kita akan mendapatkan bab mas’uliyyah (pertanggungjawaban) dapat dilihat pada Qs. 17:36

# Qs. 7(alaraf) :146-147 contoh hancurnya 3 hal di atas yaitu dgn timbulnya kesombongan, mrk melalaikan bukan krn tdk tahu.

dlm ibadah shalat, shaum dll,  kita secara lengkap menjaga 3 hal tersebut.

# jika syahwat dominan dari 3 hal tsb akan jatuh kepada kebinatangan, bahkan lebih sesat lagi (lihat Qs. 7:179).

# sejarah iblis diusir Allah dari surga, krn tdk menjaga 3 hal ini ternyata membawa sifat merasa lebih baik dari Adam (over convident) – lihat Qs. 7:12-15

Umumnya manusia/makhluk normal selalu berada antara arroja wa khouf (harapan dan kekhawatiran). jgn cenderung ke salah satu sisi saja.

# 3 hal ini akan terpelihara jika selalu dekat hati quran, yaitu sumber dzikir, sumber ilmu tapi juga syifa.
jika tdk bisa 1 juz per hari ganti istighfar 100x setiap bada shalat wajib, waktu berdoa sblm iqomah shalat, setelah shalat berzikir.

# menjaga jiwa termasuk pertanggungjawaban kita kpd Allah, bukan cuma ibadah saja spt pemahaman org awam.

instruksi monitoring amalan penjaga 3 jendela jiwa bagi para kader dakwah yaitu : berjamaah, tilawah, tahajjud, shaum dan infaq.

meneladani nabi :
-usia 40 tahun nabi mendpt perintah dakwah Islam, bagi kita adalah saat2 mulai berkarya.
-usia 50 tahun nabi mulai berperang, bagi kita adalah masa utk mewujudkan karya2 besar itu.

——-

kematian adalah kehormatan bagi org taqwa dijemput Allah untuk bertemu denganNya.  bagi kaum muslimin hrsnya dgn tuntunan Allah dlm firmanNya, dapat menghargai hidup dan bergembira menyambut kematian.

Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: