• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Ayat-ayat hukum dalam Quran

Seri mengaji mushalla Alitisham, Ust.Syatibi, 16nov214

Perintah dan larangan manfaatnya adalah utk kemaslahatan manusia. hadits qudsi riwayat Muslim, “jika semua manusia dan jin bertaqwa kpd Allah, tdk menambah sedikitpun pada kekuasaanKU, andai seluruh makhlukKu tdk taat padaKu tdk mengurangi sedikitpun kekuasaanKu.”

Qs. alaraf:157 Allah memerintah dgn maruf dan melarang dari perbuatan munkar dan menghalalkan yg baik2 dan mengharamkan yg tdk baik.

Kitab bayanul ma’ali : Cara Allah dlm menetapkan hukum krn kasih sayang Allah kpd hamba2Nya :
1-tdk menyempitkan/melapangkan dlm menetapkan syariat utk makhluk2Nya.
– Qs. al araf:157 – Allah melepaskan beban2 dan belenggu pada manusia.
– Doa pada 2:286 “robbana tahmil alaina,… (menghilangkan kesulitan dlm melaksanakannya).
– Qs. 2:286 “la yukallifullahu nafsan…”
– Qs. 2:185 “yuridullahu bikumul yusro wala yuriidu bikumul ‘usro”
– Qs. 4:28 “yuridullahu…”
– Qs. 5:6 “la yuriidu…”
– hadits musnad ibnu asakir : aku diutus dgn agama yg lurus dan toleran (selama tdk bertentangan dgn aqidah Islam).
– hadits : nabi tdk pernah memilih dari 2 perkara, kecuali akan memilih yg lebih ringan, selama tdk menyebabkan dosa.

-Ulama fiqh menyimpulkan hal2 yg menjadi dasar penetapan ayat2 hukum ini disambungkan pada adanya ayat2/hadits terkait rukhsoh (keringanan, dispensasi), misal : bangkai yg haram jadi boleh ketika darurat, shaum wajib bisa dibatalkan jika dlm perjalanan, adanya luka pada anggota wudhu yg akan membahayakan jika kena air atas nasihat dokter bisa melakukan tayammum saja.

2-menetralisir beban yg berat yg diberikan spy tetap dlm kemampuan makhluk2nya utk melaksanakannya.
– ini konsekuensi dari hal yg pertama.
– Ayat2 taqlid (pembebanan) dlm Quran cuma sedikit yaitu sekitar 300 ayat dari 6000an ayat Quran.
-Dalil: sesuatu yg menunjukkan sesuatu.
-Qs. 5:101-102, “org2 beriman jgn menanyakan bbrp hal yg telah dijelaskan kpd kalian, krn jika bertanya ada kemungkinan jawabannya lebih menyulitkan kalian…”  krn ada sesuatu yg blm jelas keharamannya dari larangan Allah, lalu ditanyakan dan kemudian mnjadi jelas haramnha dan itu sangat memberatkan. Contoh :
a-pertanyaan kpd nabi SAW, “apakah haji itu wajib setiap tahun?” maka jwbku, “maka kalau tdk aku contohkan maka jgn lakukan, sesungguhnya ummat dahulu binasa krn terlalu banyak bertanya kpd nabi2 mrk.”
b-kisah sapi bani isroil zaman nabi Musa, yg semakin ditanya oleh kaum itu, semakin sulit dlm memilih sapinya.
– seorg muslim yg amat besar dosanya adalah org yg ditanya suatu permasalahan, sesuatu yg tadinya tdk haram menjadi haram.
-hadits : Allah sdh menetapkan yg fardhu yg sdh tetap, maka lakukanlah, Allah telah memberi batasan2, maka jgn melampauinya, Allah sdh mengharamkn bbrp hal, maka jgn dilanggar, bbrp tdk dijelaskan hukumnya krn kasih sayangNya kpd kalian, maka jgn mengorek2 yg tdk dijelaskan krn semua itu akan diharamkan

3-ada fase2 penetapan syariatnya.
– di arab ada kebiasaan2 yg sdh bertahun2, ada yg baik dan tdk membahayakan utk dijadikan syariat. tapi jg ada yg membahayakan, maka hrs dijauhi. perubahan frontal menjadi syariat dilakukan perlahan2 utk dijelaskan setahap dgn setahap, spy tdk terjadi penolakan.

Pelarangan khmr dan maisir :
tahap-1-Qs. 2:219 khmr dan maisir ada dosa besar tp ada manfaatnya. tp dosanya lebih besar dari manfaatnya (tdk lsg dilarang krn pemahaman nabi thdp keadaan ummatnya dlm menerapkan syariat).
tahap-2-ketika ada sahabat masih minum dan shalat shgg bacaannya menjadi salah. Qs. 4:43, larangan jgn minum khmr ketika mau shalat. (memperkuat larangan tahap-1).
tahap-3-Qs. 5:90 larangan bagi kaum muslimin khmar (ada unsur yg mmabukkan / membahayakan akal) dan maisir (judi), berkorban utk berhala, mengundi nasib adalah sesuatu yg kotor/buruk adalah pekerjaan syetan, maka jauhilah olehmu. (redaksi instruktif bagi kaum muslimin).

kesimpulan :
-maka dlm dakwah hrs basyiru wa nadziiru, berilah kabar gembira dulu baru peringatan. beri penjelasan yg menggembirakan dan lebih bijaksana melalui tahapan2 sesuai dgn pemahaman subyek dakwah, jika sdh lebih dalam pemahamannya baru ditambah kedalaman agamanya, spy tdk nafiru (membuat kabur obyek dakwah).
– spt dakwah sunan kalijaga, yg memodifikasi dupa dgn kayu atau bunga krn membakar dupa bagi masyarakat jawa adalah kebiasaan yg mengakar kuat.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: