• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 304,857 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Makna Kehidupan Hakiki

Seri Mengaji Tafsir Alhijri, 26okt2014, Ust. Didin, 27:79-81

Jenis kehidupan

# kehidupan fisik :
makhluk yg dihidupkan Allah dgn dianugerahi nyawa, makan, minum, berkegiatan. dlm hal ini muslim dan kafir sama saja.
kematian secara fisik : Semua makhluk akan mengalaminya.

Qs. 2:28 dihidupkan dan di cabut nyawa dan mengembalikannya kesisi Allah.

Qs. 3:185 setiap makhluk yg bernyawa akan merasakan kematian. tdk ada yg abadi, ada masanya, ada batas umurnya. dan batas umur ummatku 63 tahun.

# kehidupan secara maknawi / subtansi / hakiki
-hidup adalah ketika org menerima ajaran dan ajakan Allah dan melaksanakannya.
-hidup adalah ketika makhluk merespon ajakan / aturan Allah.
-yg tdk seperti itu hidupnya disebut spt hidupnya binatang bahkan lebih buruk lagi.
Qs. 8:29 penuhilah ketika Allah menyeru kpd sesuatu yg “menghidupkan” kamu sekalian.

Qs. 27:79-81 adalah model manusia yg tdk merespon tuntunan Rasulullah. Mereka hidup secara fisik tapi mati secara maknawi, jadi tantangan dakwah adalah spt menghadapi org2 yg mati.
kita tdk bisa mengajak org2 buta dan tuli.
tapi tetap harus tawakkal (usaha ikhtiar dan berdoa).

Sebaliknya bagi org yg beriman dan beramal sholeh yg mengabdikan hidupnya merespon panggilan Allah, mrk tetap hidup walau secara fisik sudah mati.

Qs. 2:154 – jgn kalian katakan org2 yg mati dlm membela agama Allah (dai, ulama, tokoh2 dakwah yg senang mengajak kebaikan) bahwa mereka wafat, krn sesungguhnya mereka org2 yg hidup tapi tdk dirasa oleh kita.
Qs. 3:169-171 – jgn sekali2 kamu mengira org2 yg mati krn membela agama Allah itu mati, tp mrk hidup di sisi Tuhan mereka dan mrk diberi rizki, mrk bergembira dgn generasi penerusnya (yg terus melakukan kebaikan-seolah2 ada hubungan iman dan amal sholeh yg tdk terputus). tdk ada rasa sedih, takut.
imam syafii usianya 54 tahun (150-204h) – penemu ilmu ushul fiqh dlm bukunya arrisalah. sampai 1436 hijriyah sekarang kitabnya masih dibaca org dan seolah2 kita berhadapan dgn orgnya langsung ketika mempelajarinya.

inilah aspek pembangunan manusia, bukan hanya terpenuhi sandang pangan tapi bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan beribadah kpd Allah SWT. maka perangi org2 yg menyulitkan ibadah.
jgn rendah diri thdp org2 diluar islam, krn sesungguhnya mrk mati secara maknawi.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: