• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Menjaga Lisan – buah ranum efek Ramadhan

Seri mengaji Masjid Alitisham, ust Sambo, 6sep2014

hasil syahru tarbiyyah :

A-Akhlaq yg semakin baik

Ciri Akhlaq :
1-mengikuti nilai2 islami dan ketaatan kpd Allah dan rasulNya.

2-menghasilkan ketaqwaan
-org taqwa adalah org yg taat dlm berbagai aspek, bukan cuma taat beribadah mahdoh saja. taqwa hrs menghasilkan ketaatan Qs. 33:70-71
-taat juga hrs dilandasi ketaqwaan. misal : qurban itu yg diterima bukan darahnya, tapi ketaqwaannya.

3- akhlaq menjadi ibadah
– laksanakan pelan2 meningkat, lebih baik dari sblmnya. kalau blm mampu berusahalah jgn ditolak.

4-akhlaq itu dgn ilmu
– Biasa menggunakan tangan kanan utk aktivitas yg baik itu bukan feeling, hrs dgn dalil.
– akhlaq tdk sekedar logika. moral bisa saja spt itu.

5-akhlaq itu banyak rahasia hikmah dibaliknya – rahasia sunnah

6-akhlaq itu bukan hanya urusan baik tapi kesempurnaan, terkait dgn kemuliaan.
ada jg unsur2 keindahan. spt doa bercermin. sbgmn kau indahkan tubuhku, kau indahkan akhlaqku.

moral : sekedar nilai2 kebaikan secara umum saja yg bisa diterima norma masyarakat.

B-ucapan yg bertambah baik
– Qs. 33:70-71 qoulan sadidan PERKATAAN YG BAIK akan membuat baik AMAL perbuatan kita dan diampuni kesalahan, dan siapa yg TAAT maka dptlah kemenangan yg besar (minal aidin wal faidzin)
– hadits : siapa yg beriman kpd Allah dan hari akhirat, bicara yg BENAR, kalau tdk bisa diamlah.
hadits : ucapkan yg benar walau pahit

– Makna benar itu ada 5 :
1-materi bicaranya / kalimat2nya benar bukan kebohongan atau kedustaan, hrs kalimat yg baik.
2-dari sisi menyampaikannya. situsional dan kondisional,  contoh cara yg benar : layyinan (lembut), balighon (mdh dipahami), maisyuron (lobi atau dlm musyawarah).
3-tepat dlm waktu menyampaikannya dan tempatnya. right time and right place.
– takbiran itu bagus, tp hrs pada malam idul fitri/adha bukan setiap waktu.
4- benar dari sisi subyek atau org yg jadi lawan bicara kita : anak2 vs dewasa, ummat vs penguasa
-pertanyaan yg sama jawaban rasul bisa berbeda : apakah islam ? jgn marah, jgn dusta, berbakti dgn orgtua (penekanannya personal / kustom setiap pribadi).
5-kondisi dan situasi menentukan benar.
marah vs tenang.

Alasan mengapa ucapan hrs benar :
1- setiap ucapan akan dihisab dan punya nilai. kemungkinan ucapan menghasilkan dosa sangat besar krn lebih ringan dan mudah daripada perbuatan.
selamatnya manusia ini dari kemampuannya menjaga lisannya (hadits)
Kebanyakan kekafiran terjadi itu lebih krn pengucapan bukan perbuatan. Coba cermati firman Allah : kalian pikir kalimat bohong itu ringan padahal di sisi Allah itu berat (adzim:besar dlm makna kualitasnya dalam, kabir:besar dlm makna fisik) – Qs. 24:15

ghibah : menceritakan aib org dibelakangnya, beritanya benar. kalau di depan orgnya boleh krn yg dibicarakan bisa bela diri, atau klarifikasi.
Ghibah itu dosanya sama dgn memakan bangkai saudaranya sendiri. – Qs. 49:12 – jauhi prasangka, membicarakan keburukan org, menggunjingkan org.

fitnah (buhtan/ifqun) : berdusta bahwa seseorg punya aib atau berbuat dosa (org tdk suka jika diketahui org), dosanya lebih besar dari ghibah.

Aturan Islam ttg Ghibah :
– tdk ada ghibah bagi org yg tidak malu (hadits) :
a- jika dia tdk marah dan dianggap dosanya bukan aib.
b- dia menceritakan aibnya sendiri di depan org banyak. hadits : org paling celaka adalah org yg menceritakan aibnya padahal telah Allah tutupi.

2- lisan itu menjadi doa
– yg buruk dan yg baik bisa menjadi doa.
– apalagi dlm kondisi marah, akan lebih terlaksana spt kisah imam as sudais yg setiap ibunya marah ibunya ‘menyumpahi’ yg baik jadi imam masjidil haram. ini seperti menipu syetan yg membangkitkan amarah agar keluar keburukan, tapi justru malah keluar ucapan2 yg baik.
– islam menganjurkan memberi nama yg baik.
– contoh ucapan baik : dulu memang buruk skr sy berusaha jadi baik.
contoh ucapan buruk : saya sih tdk munafik saya memang bandit.

3- ucapan bisa jadi kekuatan yg lebih kuat dari senjata.
– hadits : doa itu senjatanya kaum mukmin (org beriman).
– perang atau damai bisa dengan hanya satu kalimat
– the magic power of word : Kisah nabi yg ditodong senjata org musyrik, “siapa yg menyelamatkanmu dari pedangku?”, nabi SAW menjawab, “Allah”. Lalu jatuhlah pedang itu.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: