• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Dunia persilatan itu sempit

20140904_223012

Dalam perjalanan mengikuti kegiatan kongres BKSTI di bukit tinggi 2-4 September yang lalu. Di akhir malam aku membeli makan malam di wilayah kampung cina Bukit tinggi. Suasana kota bersih ini, melahirkan keramahan sang penjaga kedai tenda yang ikut duduk bersama kami pelanggannya dan mulai membuka pembicaraan, dan entah mengapa pembicaraan ini tentang bela diri Pencak Silat.

Inilah kisah pak haji Sofyan Caniago atau pak haji Ajo, pejuang pencak silat yg tinggal di belakang BII dan sejak puluhan tahun lalu berjualan nasi kari kambing, sate kambing beserta bandrek dan teh talua di kampung cina bukit tinggi. beliau di 1983 menjadi juara porda pencak silat. Beliau bercerita soal latihan fisik larinya yang menempuh area yang amat jauh sampai ke pinggir pantai, beliau juga yang menasihati soal pentingnya menjaga penghormatan kepada guru agar mendapatkan keberkahan ilmu. Beliaulah yang kini mempunyai murid pencak silat orang Jerman dan beberapa tempat di luar negeri.

Aku masih memegang pesan-pesan beliau yang penuh dengan ujar-ujar. Pesan-pesan yang nyatanya kurasa seperti pesan seorang guru kepada murid kecilnya dalam dunia persilatan. Agak sulit diulangi lagi, tapi sekilas maknanya :

  • Tidak akan pernah menyerang duluan, tetapi kalau ada yg jual, kita pasti beli.
  • Belajarlah dari mana-mana, tapi terus ingatlah guru2mu. terus latih peninggalan guru2mu ziarahi kuburnya, kirim alfatihah dan doakan gurumu, nanti akan hadir dalam gerakanmu. sebelum tidur, 15 menit ulangi gerakan2 yg pernah diajarkan, sambil membayangkan wajah gurumu.
  • Kembalilah ke alam, belajarlah pada keseimbangan alam, penyakit2 yang timbul sesungguhnya adalah akibat ketidakseimbangan itu. maka obatnya jgn kimiawi, kembalilah ke herbal.

Dan di akhir pertemuan beliau bahkan memberi 4 gerakan :

  1. Pegang pergelangan dari punggung tangan lawan lalu dorong ke depan menggunakan pangkal telapak tangan, niscaya pisau akan berbalik sendiri.
  2. Tidak sekali2 menghadapkan seluruh badan ke lawan, tapi miringkan sedikit sehingga kita punya jangkauan lebih panjang sejengkal. lalu arahkan ke leher.
  3. Rahasia pukulan ibu jari tangan.
  4. Rahasia tendangan ibu jari, tendangan pisau hanyalah seperti roti. latih ke tembok 50x berganti2. Hasilnya dicobakan ke batang pohon pisang namun setelah minta maaf dulu ke pohon tersebut.

Terima kasih Pak Ajo, pertemuan singkat ini memberi kesan mendalam.

Dunia persilatan memang sempit. Seperti jodoh saja, seorang murid tiba2 bisa saja mendatangi seorang guru, dan seorang guru bisa saja mengenali bahwa seorang asing itu adalah jodoh muridnya. Percaya atau tidak, its happen’s now. Wallahu a’lam

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: