• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Orang-orang yg Dirindukan Surga

seri mengaji di masjid nurul haq bukit tinggi, 3 September 2014

Syurga itu rindu kepada empat golongan, yaitu orang yang membaca Al-Qur’an, orang yang puasa di bulan Ramadhan, orang yang menjaga lisan, dan orang yang memberi makanan kepada yang kelaparan”. (Hadits Nabi SAW dalam kitab Durrathun Naashihin)

Pembahasan kali ini adalah mengenai orang-orang yg mau menjaga lisannya

Namun pada kenyataannya sekarang, sistem demokrasi dari reformasi kebablasan membuat org berkata semaunya, mudah membully, mengejek, padahal menurut ajaran Islam hrsnya bagaimana kita bisa menjaga atau menahan ucapan kita.

# berusahalah mulai dlm keluarga. keharmonisan lewat lisan yg hrs dijaga oleh suami istri semakin lama seharusnya semakin baik.
# satu kalimat yg mnyakitkan akan menjadi dosa yg hrs kita pertanggungjawabkan di akhirat.

#/perbaiki cara berbicara kita mulai dari rumah kita. kita bisa belajar kpd luqmanul hakim, bukan nabi tapi diabadikan di quran krn beliau adalah seorg ayah yg berkata2 sangat baik menasihati anaknya. diawali dgn ya bunayya (wahai anakku, nak…) langsung menyentuh hati sang anak. sementara sekarang kita menyntuh cuma telinganya shgg anak tdk menurut.

# sdh banyak hubungan yg hancur karena ucapan yg tdk dijaga, mulutmu harimaumu yg akan menerkammu.

# bbrp contoh ucapan baik :
“boleh minta tolong bu?”
“ya khumaira” – panggilan kesayangan Rasul kpd Aisyah, berlaku di rumah dan dimana saja.
ketika rasul dan aisyah berjalan di luar, seorg yahudi berkata, “celakalah engkau ya muhammad”. Aisyah langsung menjawab, “celakalah engkau dan laknat dari Allah” (red. dua serangan dari aisyah), rasul berkata, “sabar ya khumaira.” “tapi dia mnghinamu suamiku”, katakan saja “kamu juga..”

# ketika mau mengucapkan sesuatu maka pikirkan dulu krn berdampak dgn hubungan sesama di dunia bahkan sampai ke akhirat nanti.

ya Rasul, ajarkan kalimat yg bisa memasukkan ke surga, rasul menjawab, perbaiki cara berbicaramu.

# ketika hrs berkata tegas, misal ayat “sesungguhnya minuman keras, berjudi, mengundi nasib…” hrs disampaikan dgn keras. utk dai ada pengecualian utk menegaskan perintah atau larangan dari ayat atau sunnah nabi.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: