• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Makna idul fitri

Seri Kajian I’tikaf 1435H Al I’tisham, 27Juli2014, Ust. Syukron

“Fatoro” bermakna kholaqo (penciptaan) ; kembali pada kesadaran visi misi penciptaan awal kita. utk apa kita hidup, bagaimana cara hidup, mau kembali kemana setelah itu. Terdiri dari :

1- Evaluasi iman yg sdh ditiupkan ketika didalam kandungan ; apa masih ada, sehat, meningkat atau malah menyusut.  Qs. 7:172. idul fitri yg sesungguhnya hakikatnya adalah iman yg bertambah terus. indikatornya adalah perilaku kita di awal bulan syawal yaitu Implementasi Islam rahmatan lil alamin : ramah, saling memaafkan, saling mengunjungi, saling sapa satu sama lain.

2- menyadari asal-usul manusia Qs. 2:185. Bulan diturunkan Quran, surah pertama al alaq, yg menyadarkan kembali tentang asal usul manusia. Diciptakan dari al-alaq dalam arti segumpal darah yg hina, atau al alaq dlm makna bergantung pada dinding rahim (manusia itu amat tergantung dgn lainnya, melahirkannya saja perlu banyak bantuan, membesarkannya melibatkan banyak org, manusia sbg makhluk sosial). Di sini kita disadarkan utk tdk sombong, tawadhu dan punya kepedulian kpd org lain. hadits ketika nabi SAW melihat ada orang yang berjalan dengan kesombongan beliau berkata, “Wahai manusia, sesungguhnya kau ditolong Allah krn adanya org2 yg lemah diantara kalian.”

Pesan idul fitri amat jelas, tdk diterima shaumnya, qiyamul lailnya, dan seluruh ibadahnya (robbani) kalau tdk melakukan zakat fitrah (insani).

Semua puncak ibadah dlm islam selalu punya 2 dimensi, yaitu dimensi insani dan dimensi robbani.
-idul fitri : insani dulu baru robbani
-idul adha : robbani (shalat) dulu baru insani (qurban).
-shalat : insani dulu (takbir) baru robbani (salam).

Sumber kesombongan manusia dlm Qs. al alaq (96):6-7 : istaghna (merasa cukup, merasa sempurna). kesombongan krn faktor ilmu, ibadah, keturunan, …

# sombong krn ilmu
spt kisah Musa dan Khidir (balyat), krn musa mendeklarasikan bahwa beliau tercerdas. Maka Allah menegurnya untuk kemudian mencari khidir. Beliau diterima jadi murid dgn syarat jangan bertanya, lihat saja dan dengarkan.

Terkait dengan penyesalan manusia ketika di neraka ternyata krn mrk tdk menggunakan pendengarannya. Itulah hikmah diciptakan telinga dua dan satu mulut.

Musa dlm 3 kejadian tdk tahan bertanya bahkan protes. Khidir berkata, cukup sampai di sini, kau baru tahu ilmu syariat (dzohir, sisi2 ilmiah) blm tahu ilmu hakikat (ruhnya, hikmahnya). Pertemuan Musa dan Khidir ini adalah pertemuan ilmu syariat dan ilmu hakikat.

imam Malik :
-siapa yg tdk berfiqih dan melakukan tasawuf maka bisa zindiq.
-siapa yg berfiqih tanpa melakukan tasawuf maka bisa fasiq.
-siapa yg berfiqih dan bertasawuf akan ada dlm kebenaran yg hakiki.
Qs. 12:76 di atas org yg berilmu ada lagi yg lebih tinggi

# sombong krn asal usul : yahudi tdk mau beriman kpd Muhammad dan iblis tdk mau tunduk kpd Adam – dari mulia langsung terlaknat.

hadits : tdk akan masuk surga bagi org2 ada sedikit kesombongan dalam hatinya.
dlm hadits ini sombong dlm makna syariat : menolak kebenaran dan merendahkan manusia. – mencari pembenaran bukan mencari kebenaran. (Qs.45:23)

# sombong krn harta : Qorun
# sombong krn kekuasaan : Firaun
# sombong krn ibadah (Qs. 53:28)

sombong akan mengisolasi dirinya dari org disekitarnya.

3- kembali kpd kesucian, pikiran dan perbuatannya

Ciri org yg idul fitrinya adalah kemenangan hakiki – aidin wal faidzin :
1- beriman kpd yg ghaib / tdk nampak. melahirkan kehati-hatian Qs. 58:7. jika merasa dipantau Allah tdk perlu pemantau yg lain. puasa akan melahirkan kesadaran adanya pemantauan Allah, keberadaan malaikat rokib atid, malaikat munkar nakir, dan surga neraka. Dgn puasa kita dilatih bersikap kepada yg halal pun harus mampu kita hindari, apalagi terhadap yg haram.
org yg hanya tunduk kalau ada pengawasnya walau mrk tahu aturan, pasti akan selalu mencoba melanggar kalau pengawas fisiknya tdk ada. Namun kalau sadar kpd pengawasan ghoib Allah tentu hal tersebut tidak akan terjadi.

Qs. 2:55 pengingkaran bani isroil thdp Musa adalah krn materialistis. Mrk minta dinampakkan Allah dimata mereka.

Lihat pernyataan nabi Muhammad SAW, “aku rindu kepada saudara2ku”, sahabat2 heran, bukankah kami ini ada di sini bersamamu? Bukan tentang kalian, ini adalah tentang mereka-mereka yg beriman kpdku dan menjalankan sunnah2ku padahal tdk pernah bertemu aku, melakukan kebaikan2 yg bisa lebih tinggi dari kalian padahal tdk pernah bertemu dgnku.

2-kebeningan hati, bersih dan peka mudah merasakan ketika melakukan penyimpangan.  jika berdosa cepat / buru2 ingat menyadarinya Qs. 3:135.

3-adanya keistiqomahan / istimroriah dlm ibadah dan amal sholeh. Qs. 2:3

4-memiliki kepedulian sosial yg tinggi, tdk mengisolasi diri Qs. 3:134.

5-selalu berbuat ihsan kpd makhluk lain. kuncinya jgn melihat siapa yg salah siapa yg benar, siapa yg junior dan senior, siapa yg butuh dan tidak butuh. langsung meminta maaf dan memaafkannya saja.
hadits : menyambung silaturrahim yg terputus, memberi kpd yg pelit kepadamu, sapa yg mendzolimi.

level ihsan thdp org yg mendzolimi :
1-menahan amarahnya, tdk membalas
2-melupakan, menghapuskan
3-tetap ihsan, berlaku baik, menyapa, mendoakan baik kpd yg berbuat dzolim kpdnya.

tanya jawab

tentang imam
syarat ideal : yg paling banyak hafalan quran, yg paling fasih bacaannya, ahlul wilayah, yg lebih dulu masuk Islam, dari usianya, yg paling cantik istrinya.
syarat minimal : bermakmumlah kpd org yg mengucapkan kalimat lailaha illallah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: