• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Gunakan cara-cara penuh Kemuliaan

Seri Mengaji tafsir alhijri, ust Didin, 6/7/2014, Qs. 27:38-40

#makna ke-1:

tujuan mulia, proses yg baik dan berdoa dgn penuh kesungguhan maka Allah akan memberi pertolongan Allah yg memungkinkan terjadinya sesuatu bahkan yg mustahil terjadi bagi manusia.

oleh sebab itulah jgn berputus asa dlm kebaikan, terus saja dgn kesungguhan dan mengikuti terus jalannya. doa itu shilahul mukmin.

kisah teladan :
seorg pemulung 4 anak2nya berhasil menjadi pemimpin di perusahan bisnis semua kecuali yg 1 krn sakit. sang ibu sangat kuat dlm berdoa.

kasman singadimedjo seorg prof dulu cuma pengantar anak majikannya ke sekolah dan selalu mendengarkan di luar kelas dan melihat kesungguh anak ini, guru mngujinya dan tyt nilai terbaik. beliaulah jaksa agung pertama di indonesia.

penaklukan kaum saba melalui kelembutan tdk dgn pertumpahan darah, dimulai dgn cita2 yg sangat mulia dari sulaiman agar mrk dtg menjadi muslim.
pertolongan Allah dtg dgn scene pmindahan singgasana.

# makna ke2 :

bahwa manusia itu selalu lebih mulia dari makhluk2 lainnya dan punya keunggulan yg lebih.

ifrit : sampai berdiri dari dudukmu. menurut sejarah, duduknya nabi sulaiman itu dari shubuh sampai dzuhur yaitu kurang dari setengah hari
manusia mukmin : sblm kedipan mata

Qs. aljinn sungguh mengherankan manusia minta tolong kpd jin. krn sesungguhnya syetan, jin lebih rendah, dan bisa menguasai manusia kalau manusia merendahkan dirinya mau dikendalikan syetan.

Qs. 16:98-100  syetan tdk bisa mengendalikan org beriman – kalau mau membaca Quran bertaawuz kpd  Allah dari godaan syetan terkutuk, sesungguhnya tdk ada kekuatan yg mengendalikan kpd org yg beriman dn bertawakkal kpd Allah. sesungguhnya kekuasan syetan itu hanya pada org yg berkehendak dirinya utk (berwala’: menjadikan syetan sbg pembimbingnya) kpd syetan.

ukuran memilih pemimpin adalah org yg berpihak kpd ummat Islam tdk banyak2.

# makna ke-3:

ketika mendptkan nikmat pemindahan singgasana secara fisik di depan sulaiman, beliau langsung mengembalikan nikmat tsb kpd Allah, “ini adalah keutamaan dari Tuhanku dan sesungguhnya ini ujian bagiku.” ciri pemimpin yg tawadhu.

Wallahu a’lam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: