• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Terminologi Taat

Seri liqo ust yasir, 31mei2014, Musalla attaqwa

At-thoat (ketaatan)
Sebuah pengantar menuju bulan ketaatan

Taat : merupakan puncak respon seseorang terhadap suatu perintah atau larangan.
Taat dalam terminologi tafsir Al Quran mirip dgn makna taqwa (dengan makna menyeluruh, pada sikap, respon dan perilakunya – lebih lengkap), namun maknanya taat lebih khusus kepada respon maksimal seorang hamba terhadap perintah Tuhannya.

Jenis taat :

1. Taat muqoyyadu / mutlaq / mengikat
Qs. 4:59 kpd Allah dan Rosul
Qs. 59:7 taat dlm urusan yg sangat penting, dicontohkan dalam ayat ini ttg harta yg sangat sensitif sehingga hrs taat pada rosul dalam menerima perintah dan menghindari semua laranganNya, bahkan ada redaksi “hukum Allah sangat keras”.

Inilah yang disebut derajat sami’na wa atho’na :

Qs. 24:51-52 indikator keberuntungan dan kemenangan, kata kuncinya adalah ketaatan kpd Allah dan rosulNya.

Qs. 8:46 taat kpd Allah dan Rosul ketika dtg perintah/larangan jgn berbantahan laksanakan saja, krn hal2 demikian akan melemahkan diri dan bersabarlah.
Qs. 24:54 – Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang”.

Hal ini tergambar pada shirah Rosul ketika dilaksanakannya perjanjian hudibiyah dengan kafir Quraisy yg poin-poinnya terlihat amat merugikan kaum muslimin, tetapi ternyata pafa akhirnya amat memudahkan dlm futuh makkah. rosul cuma menuntut patuhi saja.

2-ghoiru muqoyyadu (tdk mengikat)

– Taat kpd ulil amri : bukan sekedar makna pemimpin sebagai individu yg mengurusi ummat, tapi juga alwalidain (orgtua)
– Ada catatan tambahan untuk tipe kedua ini yaitu tdk ada ketaatan dlm rangka maksiat kpd Allah.

Qs. 31:15 jika orgtua mengajak maksiat (syukur) boleh tdk taat kpdnya, tp perlakukan mrk di dunia dgn cara yg maruf (yg seharusnya / sepantasnya kpd orgtua). Namun sebaliknya jika orangtua mengajak kebaikan, seperti shalat, tilawah Quran, menuntut ilmu, bahkan menunaikan hajji menjadi perintah muqoyyad.

Jadi, secara makna luas, ketaatan itu bukan terletak pada yg menyuruh, tetapi pada kualitas yg menerimanya.

Bulan Ramadhan sebagai bulan taat itu menjadi lebih mudah karena adanya :
– apresiasi yg dibalas Allah secara personal (berlipat ganda).
– apresiasi yg secara masif (dilakukan semua org).

Urutan taat menurut sayyid qutb :
1-paham
2-amal
3-ikhlas
4-taat

Mengajak org utk taat fadhilahnya akan menambah ketaatan pribadi, dan dpt diwariskan kpd anak2.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: