• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Sikap Loyal (Wafa’)

Seri Liqo ust yasir –  12apr2014

Dalam dakwah ada istilah alwafa (kesetiaan, loyalitas)

Pengikat sikap al wafa’ secara umum adalah :
1-pernyataan ” Rodhitu billahi robba wabil islami diina wa bimukhammadin nabiya warosula (Aku ridho Allah Tuhanku, Islam agamaku, dan Muhammad Nabi dan Rasulku).”
2-pernyataan ” Allah ghayatuna (Allah tujuan kami), Ar-rasul qudwatuna (Rosul teladan kami), Al-Quran dusturuna (Quran pedoman kami), al-jihad sabiluna (jihad jalan kami), Al-mautu fi sabilillah asma amanina (mati syahid cita2 tertinggi kami)”

Al wafa perlu wadah agar bibit unggul tersebut bisa tumbuh dgn baik agar dapat disemai, disiram, ditumbuhkan, ditinggikan shgg dpt menaungi.

Wadah yg dapat membuat awet sikap Al wafa’ pada diri kita :
1- ridho – Berbeda dgn ikhlas yg berkaitan dgn harapan, ridho itu terkait loyalitas. Outputnya hidupnya yang sederhana tdk merumitkan diri dgn hal2 yg tdk substansial, dan yang terpenting adalah di ujung akhir hidupnya dipanggil dgn panggilan keridhoan dari Alah (Qs. alfajr:27-30).
Didlm hidup berkeluarga itu kesetiaan adalah ruhnya, hal tersebut harus dibangun dgn atmosfir ridho, yaitu menerima dgn ikhlas terhadap segala kelebihan dan kekurangan istri/suami/orangtua/anak2.

2- kesabaran. Bukan dalam arti lemah atau sekedar mengalah – Qs. 3:200 – bersabar yang mampu menguatkan dan mengikat sikap loyalitas tersebut (robitu – seperti buhul-buhul) dan menghasilkan imunitas terhadap perpecahan2 yang mungkin terjadi. Dalam sejarah dijabarkan keluarbiasaan siklus kesabaran para nabi, misalnya:
– Sabar dgn penyakit yaitu nabi Ayyub
– Sabar dgn ketaatan yaitu nabi Ibrahim
– Sabar dalam membangun umat dan peradaban yaitu kesabarannya Nabi Muhammad SAW.
Kader dakwah terbaik adalah ketika aktivitas dakwahnya dicaci maki dan mendapatkan tekanan keras, tetap bertahan dan terus bekerja.

3-kelapangan dada – Bahwa tantangan yg dihadapkan kpd kita sekarang adalah spt dominasi kisah musa di Al-quran. Bani israil adalah profil ummat yg selalu membangkang. Yang membuat al- wala’ menjadi awet adalah janji Allah pada Qs. 39:10 – yaitu balasan yg tanpa batas bagi org2 yg bersabar.

Kita mesti yakin, sebesar apapun tantangan yang datang, kereta dakwah ini setapak demi setapak telah membuat perubahan besar bagi kehidupan ummat. Sebagai ilustrasi misalnya SDIT (sekolah dasar Islam terpadu) sekarang ini sudah sekitar 6000 sekolah yg sdh terakreditasi, target 5 tahun ke depan insyaAllah berada di angka 25000 sekolah. Bahkan anak2 jendral sudah banyak yang disekolahkan disini, setiap ditanyakan alasannya, mereka sudah menyadari bahwa generasi mereka akan segera berganti dan berharap akan ada anak cucunya yg dapat menyelamatkannya di akhirat, yaitu anak2 yg sholeh.

Selain itu juga, sejumlah Doktor2 hukum dan pemerintahan yang akan menjadi pembela-pembela agama Allah dan ummat Islam, direncanakan secara kuantitas sesuai kebutuhan akan baru siap di tahun 2019. Dahulu pengembangan bidang ini oleh sebagian ummat Islam dianggap thogut, sekarang ternyata justru membuat ummat menjadi keteteran menghadapi serbuan dari para pengingkar Islam dari area hukum dan pemerintahan ini.

Maka dengan mengacu pada Qs. 33(al Ahzab):23 – bahwa di antara para pejuang dakwah ini ada yg tetap teguh menunggu dan sdh ada juga yg menepati janjinya kepada Allah. Kita canangkan bahwa ini adalah waktunya kita untuk berbuat semampu dan sesuai dengan keahlian kita dalam menunjang aktivitas dakwah ini.
InsyaAllah. #apapun yang terjadi, selalu siap kita melayani ummat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: