• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,138 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Ma’rifatul Rosul dlm pandangan kekinian

Seri Mengaji Liqo Ust. Yasir, 25jan2014 di musalla Attaqwa, Cimanggu.

# Ma’rifatul Rosul dalam pandangan kekinian :

– jgn sekedar lambang seremoni agama, tapi harus dengan cara menjalankan sunnah2nya.

– kecintaan pada rosul para sahabat :

Ada juga sisi emosional, ketika wafat ; umar menantang, “siapa yg berani bilang muhammad wafat, kutebas lehernya” ; insiden krn saking mencintainya, pernah berkata umar, “aku mencintaimu spt aku mencintai diriku sendiri”.

Bentuk kecintaan yg luar biasa bisa dilihat pada syair “antasamsun anta badrun

Qs. 3:144 bagaimana memandang rosul, nasihat yg diingatkan oleh Abu Bakar tp dgn ayat2 dpt mengikis emosional umar, yg menenangkan umar ketika Rosul wafat.

kaidah dari imam Hasan Al banna : tokoh agama itu bukan agama, krn tokoh utama bisa wafat, tapi agama tdk pernah mati.

maka rosul mengharamkan gambar, patung dirinya, krn berhala2 spt latta, uzza, manaf itu org2 sholeh yg dulu dianggap menyelamatkan, tapi disikapi berlebihan.

# tugas utama (misi) nabi SAW :
42:13 – telah disyariatkan kpd rosul utk iqomatud din dan jgn berpecah belah karenanya (agama) / di dalamnya !!!!
yg populer ayat rahmatan lil alamin – yg sebetulnya agama itu hrs tegak dulu.
spy misi rosul ini populer :
1. qs. 9:33 misi rosul utk mmbawa petunjuk (quran) utk ditegakkan di atas agama yg lain, sekalipun org musyrik tdk menyukai.
2. Qs. 48:33
3. Qs. 61:9

Agama ini spy bisa tegak bukan hanya dijalankan personal (sbg pedagang, penggembala, org biasa), tp hrs melalui washilah kekuasaan (hakim, kepala negara,…)

Ustman ; apa2 yg tdk bisa diputuskan dalam al Quran, maka diputuskan oleh kekuasaan. sekedar MUI yg hanya bisa menghimbau saja kurang kuat.

# Menegakkan agama :

1- individu, keluarga dan masyarakat – Ali mendengar wasiat terakhir nabi SAW. selain “ummati…” juga “assholah…” shalat adalah imaduddin tiang agama.

  • Qs. 19:59 kekawatiran rosul akan dtg setelah mrk, generasi2 yg menyia2kan shalat shgg MRK TERSESAT.
  • Sdh miskin, kena banjir tdk shalat pula.
    Generasi 90an tdk lagi merasakan otoriter ditekan pemerintah, mrk menguasai negeri ini, dlm internet, sosmed. tp mereka lost. tdk nyambung dgn tokoh2 lama kaum muslimim seperti M. Natsir.
  • Org berbudi baik tp tdk sholat, tdk bisa menegakkan agama. Bagaimana jkt bebas banjir kalau dipimpun oleh org yg tdk shalat.

2 – adanya rahmat ; memberi dan nenyayangi sesama.

  • Banyak org yg sholat tp tdk membawa rahmat kpd yg lainnya. fawailul lil mushollin.
  • Qs. 3:112 hablum minallah (tugas2 hamba tdk dilaksanakan / kafir kpd ayat2 & membunuh nabi2 – maknawiyah) dan minannas (kasih sayang sesama, perhatian, sosial life)- mendatangkan kehinaan krn durhaka dan melampau batas.
  • Jembatan masalah ini adalah : – membersihkan hati, lewat niat yg lurus. saat musibah datang adalah sarana membersihkan dosa dan kotoran hati. Qs. 30:41 bencana itu krn melanggar ayat Allah (membuang sampah, membangun dibukan tempat pwruntukannya), biar mereka merasakan SEBAGIAN saja akibat perbuatan mrk, semoga mrk sadar dan kembali kpd Allah.
  • Jika org sakit tdk membawanya untuk bertaubat, berarti penyakitnya itu bukan cobaan tapi azab atau fitnah.
  • Perlu adanya pengetahuan, pemahaman sblm berkata dan berbuat

# tujuan nabi SAW (visi) :

Qs. 2:45-46
– membuat shalat dan sabar sbg penarik pertolongan Allah
– khusyu yakin bertemu Allah dan akan kembali kepadaNya.

Qs. 10:7-8
ada org2 yg tdk mau berjumpa dgn Kami dan merasa puas dan tentram dgn dunia. maka dpt neraka krn apa selalu mrk kerjakan.

Hadits : hei jibril dan izroil jgn sampai kalian menghalangi perjumpaanku kpd Allah.

# ciri pengikut rosul :

Qs. 33:23 kata kunci lambang kita tdk meninggalkan jalan Allah ; org2 mukmin itu telah menepati janjinya dan syahid, menunggu2 dan istiqomah menjalankan janji.

Qs. 3:146-148 mrk tdk menjadi lemah krn cobaan di jalan Allah, tdk lesu, tdk menyerah pada musuh. berdoa menyerahkan kpd Allah.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: