• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 299,329 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Kesombongan Kaum Tsamud

ngaji Tafsir alhijri 5jan2014 ust didin
26:152-157

# Pelajaran 1 :
kaum tsamud menguasai teknologi, tp sombong seluruhnya, pemimpin dan masyarakatnya. Ini diakibatkan virus keburukan yg ada pada mereka yg lahir dari keyakinan diri mereka yg berlebihan.

lain dgn virus semangat kebaikan yg hrs bergerak dgn kesadaran internal manusia, virus kemungkaran mudah sekali utk tersebar, jika dibiarkan.
awalnya pemimpin lalu komunalnya krn jika pemimpin sombong/munkar dibiarkan, shgg masyarakat meyakini bahwa itu sesuatu yg biasa dan mulai melakukannya.

padahal hidayah tdk pernah masuk kpd jiwa2 yg sombong (mau menang sendiri, tdk mau menerima nasihat, menyalahkan org lain), olah Allah akan ditutup rahmat, kebaikan, rizki (al araf :146)
tdk akan merasakan wanginya surga yg didlm hatinya ada kesombongan walau sebesar zarrah (hadits)

sombong menimbulkan apriori menyalahkan org lain. oleh krn itu luqman, memiliki resep khusus untuk pendidikan anaknya, yaitu “jgn engkau palingkan mukamu dari manusia dan jgn berjalan dgn sombong , hrs sederhana dlm berjalan, mengecilkan suara.”

# Pelajaran 2.
kaum tsamud meminta tanda bukti kenabian sholeh. nasihat jibril pd sholeh “shalatlah 2 rakaat dan memintalah pd Tuhanmu”.

inilah dalil shalat hajat, utk minta pertolongan. shalat lalu berdoa, secara langsung, jgn lewat perantara. tawassul boleh dengan amal kita sendiri. jika butuh atau ada keperluan maka perbanyak baca quran, shalat.

edukasi masyarakat ttg ibadah yg benar. krn kebanyakan mrk tdk berfikir langsung mengikuti. misalnya istighosah (memohon pertolongan kpd Allah), hanya dilakukan oleh Rosul ketika
situasi genting.
doa adalah puncak ibadah dan senjatanya org mukmin. jgn titip doa, jgn komersialisasi ibadah, menentukan tarif ceramah.

padahal mengajarkan quran itu tdk hanya lewat pikiran, tapi juga hati. maka hati harus bersih. dan penuh amal sholeh bagi pengajarnya sbg teladan .

segala yg keluar dari hati akan diterima oleh hati. sekedar yg keluar dari mulut, masuknya hanya ke telingan. (imam algozali)

amal baik menjadi amal sholeh jika :
1. niatnya baik dan lurus.
2. tujuannya baik krn Allah.
3. caranya sejalan dgn ketentuan syariah
4. mujahadah (sungguh2).

ada shalat yg dilemparkan kembali spt kain buruk. krn shalat pun mendoakan pelakunya. “jagalah org yg menjagaku”, bagi yg asal2an maka sholat pun meminta utk melemparkan org tsb”

3.
mujizat ada bbrp jenis :
1. fisik, terlihat dan eksis pada suatu waktu tertentu/ sementara, melihat saja org menjadi yakin, tdk bisa dipelajari, semata2 pertolongan Allah : unta nabi sholeh yg keluar dari batu.
2. ruhiyyah (jiwa dan spiritual, qolbiyyah spiritual (masuk hati) , fikriyyah (diterima oleh akal) dan abadiyyah (selama2nya)
jika dibacakan quran dengarkan, dan perhatikan. maka akan bertambah iman mereka. contoh : Quran.

Wallahu a’lam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: