• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 300,769 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Tentang Musibah

Seri Mengaji masjid Al itisham 21des2013, ust Sambo

Jenis siksa di dunia :
– musibah yg tdk wajar – derajatnya tergantung dari akumulasi dosa yang mau dicuci.
– azab kubur
jika masih kurang untuk mencuci dosa yang telah dilakukan maka harus dibayar pula dengan azab di akhirat.

Bagi orang kafir namanya persekot, namun bagi kaum muslimin adalah bentuk kasih sayang Allah, supaya tidak mendapat siksa di akhirat.

Dalam proses taubat, selain diisi dengan memperbanyak ibadah dan amal sholeh, jika Allah masih menambahnya dengan musibah2, maka kita harus harus ridho.

Oleh sebab itulah jangan berbuat dosa atau paling tidak jangan melakukan dosa2 yang sayyiatun (dosa besar, punya daya rusak besar, sehingga kalau dilakukan, ada kafarat yang harus dikeluarkan untuk menebusnya – misalnya minta maaf dan mengganti biaya pengobatan).

Tipe-tipe musibah :

1. Sebagai ujian : bagi org taqwa, sholeh dan ikut aturan2 Allah, tujuannya utk menambah iman dan kemuliaan diri dihadapan Allah. Qs. 2:155-157 – dalam bentuk rasa ketakutan dan kehilangan, dan harus disikapi dengan sabar dan menyatakan “Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun” (hanya kepada Allah semua dikembalikan) maka orang-orang yang demikian itu akan mendapat shalawat (penghormatan tertinggi) dari Allah, dan di sayangi Allah dan akan ditingkatkan  kemuliaannya.

2. Penghapus dosa : Bagi orang-orang taubat yang baru sedikit amalnya. Merupakan bagian dari pencucian dosa2nya, karena belum cukup  membayar/menebus dosanya dengan amal sholehnya, maka Allah memberikan musibah. Musibah yang biasanya merupakan akibat langsung dari dosanya, misalnya pezina yang terkena aids, 1 milyar diduga korupsi, dihukum 16 tahun. Sikap yang harus diambil adalah berlaku sabar saja, dan sadari bahwa itu semua adalah bentuk kasih sayang Allah. Umumnya pada orang-orang baik biasanya musibahnya lebih besar dari orang-orang biasa. Qs. 4:123-124 – menjelaskan bahwa org beriman yg bertaubat, musibah2nya adalah penghapus dosanya.

3. Peringatan dari Allah : buat org yg rajin ibadah tapi juga rajin maksiat (1/2 bandit 1/2 baik – almuktasib, org yg ditengah2). naudzubillah. Supaya dia bertaubat. cirinya adalah berupa sentilan Allah yang akan bertingkat-tingkat, sampai kita sadar, misal jika Allah membuka aibnya besar2 di depan manusia. Pada kondisi kesalahan / dosa terlalu banyak dan amalnya tdk cukup menutupinya. inilah yg membuat akhirnya Allah membuka aib2nya, sbg sentilan agar sadar. Sikap yang tepat adalah terima saja dgn ikhlas jangan banding, malah naik hukumannya seperti anggie. Qs. 30:41, 32:21 – disebut tentang azab yg amat dekat dan pada akhir ayatnya disebut laallakum yarjiun (agar kamu kembali)

4. DP siksa : utk org dzalim (beriman tp kebaikannya sedikit dan dosanya jauh lebih banyak) dan untuk orang kafir – atau bandit. misalnya seorang yang mencuri ayam, digebukin sampai setengah mati, krn tdk hanya mencuri, tp juga durhaka, tdk shalat, dan dosa2 yg lainnya. jika tdk sadar juga setelah disiksa, umumnya malah dikasih kesenangan dulu tetapi justru malah menyiksa hidupnya, lalu dihancurkan ke akar2nya (Qs. 6:42-45)

Tabel indikator musibah

Tipe – bentuk musibah – efek bagi yg terkena musibah – dari sisi Allah, ditolong atau dibiarkan – sisi lain2

Bentuk-bentuk Musibah

1 – musibahnya yg wajar dari prosesnya dan bentuknya – dia menerimanya dgn lapang dada dan ridho (ciri org sholeh) – pertolongan Allah banyak, diberi banyak kemudahan baginya / anugrah lapang dada dan diangkat bebannya (krn tujuannya mengangkat derajat) shgg kita mudah menghadapi musibah. 94:1-8 – jenis2 musibahnya satu jenis tidak multi musibah

2 – musibahnya terbawa dari akibat dari kesalahannya, diberi tambahan sedikit yg tdk wajar – orgnya menerima tapi berat menjalaninya – Allah blm langsung menolong, krn niatnya utk mencuci dosa2nya.  sampai kelihatan tdk tahan, barulah dtg kemudahan, krn prinsipnya Allah masih sayang padanya – musibahnya dtg dgn rentetannya multi musibah berseri tapi tdk bertingkat tp tdk sampai membuatnya putus asa, maka bagi org2 tipe ini, maka perbanyaklah amal spy cepat dtg pertolongan / grasi dari Allah(dgn sabar dan shalat).

3 – hampir sama dgn no. 2, musibahnya lebih tidak wajar, salahmya sedikit tp akibatnya besar baginya krn akumulasi dosa – tdk menerima dan berat menjalaninya, mengeluh tdk kuat, maka cepat2 kita suruh taubat dan perbanyak amal -Allah tdk menolong krn utk peringatan, tp derajat beratnya tdk besar2, begitu taubat akan ada titik cerah – multi dan bertingkat2 derajat kesulitannya, umumnya makin berat, ujungnya jika tdk sadar juga, maka bisa merosot jadi org dzolim.

4 – bentuk musibah sangat tdk wajar – putus asa – Allah menyiksa sesuai kesalahannya – multi musibah bahkan dlm bentuk siksa kesenangan yg menyiksa batinnya (tersiksa dgn jabatan, ketenaran, hartanya) Qs. 9:55

—–

Nikmat ada yg merupakan berkah, ujian, dan musibah, tergantung bagaimana mensikapinya (contoh:jabatan harusnya membuat dia berhati2 agar dpt pertolongan).

Derajat nilai amal sholeh : ikhlas, banyaknya, sulitnya, sedikit yg mengerjakannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: