• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 359,704 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Layanan Pos di Perancis

Di setiap lobi gedung umumnya ada kotak pos, yang diberi nomor sesuai dengan nomor apartemen. Biasanya dua kali sehari tukang pos akan menjalankan tugasnya, membawa surat atau paket yang akan dimasukkan ke kotak pos tersebut. Jika paket yang dikirim lebih besar dari inbox, maka dia akan menghubungi kita dengan menekan bel/intercom apartemen yang ada di sekitar kota pos itu, dan jika tidak ada jawaban, maka dia akan meninggalkan surat bagi kita untuk mengambil sendiri paket tersebut di kantor pos. Aku yang jendela apartemennya menghadap pintu masuk residence Jean Moulin ini bisa mengamati aktivitas pak pos yang setiap pagi  akan datang antara pukul 8.30 sampai pukul 9-an.

Jadilah jika aku membeli sesuatu dari internet (yang umumnya bisa  melihat step-by-step perjalanan paket tersebut lewat situs web, sehingga tanggal kedatangannya bisa dipastikan), maka aku selalu menunggu di pagi hari sampai pukul 9.30 untuk memastikan kedatangan pesananku tersebut, baru kemudian berangkat kerja ke Labo. Soalnya kalo harus ambil sendiri ke kantor pos, tentu saja merepotkan karena harus berjalan kaki cukup jauh sambil menenteng paket.

Bukan itu saja,  kuperhatikan bahwa kegiatan surat menyurat konvensional ini tetap semarak.  Urusan kependudukan misalnya, jika ingin memperbarui titre de sejour (resident card temporary Perancis) atau urusan tunjangan asuransi dan berbagai kegiatan administrasi lainnya pastilah menggunakan jasa pos.  Rupanya, walau sedikit banyak terimbas oleh surat elektronik, namun surat  menyurat konvensional tetap tidak tergantikan.

Mesin Perangko

Kemudian di kantor pos Perancis yang disebut ‘la Poste‘ ini, selain terdapat bank la Poste, juga dapat ditemukan berbagai jasa layanan pos yang ditawarkan, misalnya ;  barang-barang pos seperti perangko utk kirim surat, utk urusan kependudukan, utk koleksi, lalu berbagai jenis bungkus surat seperti amplop polos dgn berbagai ukuran, amplop berperangko, sampai-sampai ‘collis‘ (atau kardus besar untuk pengiriman paket juga disediakan dengan berbagai ukuran). Hebatnya,  ada juga jasa kurir khusus barang2  berukuran kontainer yang diangkat oleh truk2 besar la poste. (lengkapnya lihat di laposte.fr). Yang paling menarik khas negara maju adalah, untuk pembelian barang-barang pos seperti perangko, tidak hanya dilakukan di loket2 pelayanan, tapi juga ada mesin yg sangat mudah dioperasikan dengan menu yang konfrehensif,  dan fungsi timbangan otomatis, sehingga mengeluarkan perangko dengan tepat.  Selain itu hampir dipastikan, di setiap kantor pos juga tersedia mesin fotokopi yang dioperasikan  dengan koin, sehingga jika suatu saat nanti sahabat memerlukan fotokopi, di suatu kota di perancis, cari saja kantor pos.

Mesin fotocopy

Menjelang akhir2 waktu menuntut ilmu di Perancis ini, mau tidak mau, aku harus melakukan berbagai kegiatan penutupan account2-ku.  Sebut saja account telpon fix line ADSL NeufBox SFR, account mobile phone SFR dan account asuransi complementaire sante (kesehatan). Ini sangat penting karena berhubungan langsung dengan priveledge otomatis pemotongan uang dari bank LCL-ku oleh mereka setiap bulannya. Kalau tidak ditutup, bisa gawat, karena walaupun (misalnya) account bank kita ditutup, kita akan terhitung berhutang, dan jika kita masuk perancis lagi di masa yang akan datang, maka kita akan punya urusan panjang dan mahal dengan mereka. 

Nah, dalam aktivitas ini, ternyata aku harus berhubungan langsung dengan jasa pos. Karena rupanya setiap pembatalan kontrak, harus dilakukan via surat ! Hal ini juga pernah kualami ketika tanpa sengaja control parental untuk internet via blackberry-ku (SFR Forfait Illymitic) tiba-tiba aktif. Untuk membatalkannya harus kirim surat ke SFR mobile. Walau aku sudah protes karena bukan salahku sehingga layanan itu aktif sampai berbusa-busa, petugas di gerai SFR cuma bilang satu kata ; kirim surat aja. Dan ternyata benar, 3 hari setelah surat terkirim, internet mobileku sudah berfungsi kembali tanpa control parental aktif di dalamnya.

Karena sistem besar Perancis memang seperti itu, aku menemukan di web banyak penyedia layanan yang membantu proses penutupan account2 tersebut. Situs2 ini memulai layanannya dengan mengkustomisasi surat sesuai dengan kebutuhan kita (ini gratis..). Lalu men-charge sisanya,  sehingga kita tinggal terima beres aja proses penutupan account kita tersebut. Bagiku, melakukan semuanya sendiri lebih baik dan murah meriah.

Nah, bagi sahabat yang tinggal di Perancis, ada beberapa situs yang perlu didatangi untuk membantu membuat surat-surat pemutusan kontrak. Yang pertama adalah situs resilier.fr, situs informasi yang memberikan contoh surat dan berbagai ketentuan-ketentuan hukum dalam pembatalan kontrak yang meliputi pembatalan kontrak Internet ADSL, mobile internet, asuransi dan aktivitas sewa menyewa. Aku sendiri untuk keperluan ini, mengambil info di halaman (dalam bahasa perancis) :

Yang kedua, situs komersial untuk urusan pembatalan kontrak di perancis adalah resiliationfacile.com. Kita disuguhi text box untuk mengkustom surat kita, lalu setelah itu mereka yang mengurus sampai selesai. Tapi tentu saja ada biayanya. mulai 7 euro ke atas.

Kemudian untuk pembatalan kontrak asuransi mutuel sante-ku, aku menemukan situs2 yang menjelaskan langkah2nya dengan lengkap sekaligus format suratnya, yaitu (situs berbahasa perancis) :

Setelah aku mendapatkan contoh surat pembatalan kontrak, kemudian aku melengkapinya dengan tanda pengenal (bisa copy titre de sejour, atau passport). Jika sebab pembatalan karena meninggalkan perancis pulang ke tanah air, maka lampirkan pula copy tiket pulang tersebut. Untuk legitimasi nomor kontrak atau nomor client, maka lampirkan aja copy contract-nya atau copy faktur bayaran bulanan.

Dalam setiap urusan kontrak layanan seperti ini, hukumnya mengacu pada droit civil Perancis, yang menyebutkan maksimal 10 hari dari diterimanya surat kita itu oleh penyedia layanan, maka mereka HARUS menyetujuinya. Dan implikasinya menyelamatkan uang kita di bank supaya tidak ditarik oleh mereka semena2 setelah itu. Maka surat kita itu mestinya tercatat oleh pos tanggal pengirimannya dan juga tercatat tanggal diterimanya oleh pihak yang dituju. Untuk itulah ternyata di la poste ada layanan pengiriman surat yang bernama recommandé avec avis de réception (detilnya bisa dibaca di WIKI atau di maphilatelie.com). Surat ini hebat loh.. sebab punya akibat hukum bagi pengirim maupun penerimanya, karena si penerima menandatangani kapan dia menerima surat kita tersebut, sehingga tidak bisa menyangkal secara hukum kalau suatu hari dia menyatakan tidak pernah dapat. Dan bagi aku sebagai pengirim, tentu saja memberikan rasa aman karena pembatalan kontrakku segera diproses atau tidak ditunda2 oleh mereka.

Bagaimana cara mengirim surat seperti ini ?

pertama, minta form surat recommandé avec avis de réception (RAAR) 1 bundel, dengan gambar seperti di bawah ini.  Isi bagian destinataire dengan alamat tujuan surat, dan di bagian expediteur dengan alamat kita sendiri.

dari : maphilatelie.com

Daripada mengantri di loket, lebih baik beli perangko di mesin.  caranya :

  1. Pilih tempat tujuan surat (misal : france metropolitaine)
  2. Pilih jenis surat : recommandé avec avis de réception.
  3. Timbang suratnya (ingat hanya suratnya aja, bundel RAAR nya jangan ikut ditimbang !). Soalnya ini menentukan tarif perangkonya. Info tarip RAAR dapat dilihat di tarif-lettre.fr.
  4. Bayar, lalu dapat stiker untuk perangko. tempelkan di bagian depan surat (yang ada alamat tujuannya).
  5. Bundel RAARnya di tempel di bagian belakang surat. Jangan lupa, di bundel RAAR ini ada juga stiker  yang harus ditempel di bagian depan surat di samping  perangko tadi.
  6. Di bundel RAAR tersebut ada bagian yang bertuliskan preuve de dépot.  Nah, tarik bagian ini, untuk tanda terima kita sebagai pengirim surat RAAR tersebut. Setelah itu, jangan lupa minta tampon (cap) dari loket untuk legitimasi tanda terima itu.

dari : maphilatelie

Langkah terakhir kirimkan surat ini, dan tunggu 1-2 hari kerja. Insya Allah la poste akan mengirimkan tanda tangan penerima surat kita di hari ketiga. Pengalamanku, surat RAAR ini dikirim hari sabtu, aku menerima tanda terimanya hari rabu.

Nah, di hari yang sama dengan aku terima tanda terima surat RAAR tersebut, aku juga langsung dapat telpon dari SFR Neufbox yang memastikan penutupan account ADSL-ku. Dalam 2 hari kemudian, dia mengirimkan collis untuk mengembalikan modem ADSL dan decoder TV. Dan sesuai dengan aturan, petugas dari SFR bilang sepuluh hari kemudian account-ku semua akan ditutup.

Surat RAAR ini juga bisa dikombinasikan dengan pengiriman collis (paket). dengan menambah harga tertentu, sehingga paket kita bisa dikirim dengan pasti dan diketahui diterima atau tidaknya dengan pasti. Mantap.

———

Nb. terima kasih untuk Uni Fitrin yang hari sabtu bersusah payah ikut antri di kantor pos. Tolong dikoreksi  ya, dan kalo ada tambahan tulis aja di komentar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: