• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 304,745 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Braderie di centre ville Dijon

Tahun 2010 ini, seperti biasanya asosiasi pedagang “Dijon je t’aime” mengorganisasi acara braderie tradisional di kota Dijon. Acara ini berlangsung rutin dari tahun ke tahun yang biasanya diikuti oleh lebih dari 200 pedagang baik yang memiliki toko permanen maupun pedagang kaki lima. Berlangsung satu hari penuh dari jam 9 sampai pukul 19 di sepanjang jalan dan trotoar di centre-ville (pusat kota) Dijon. Nah, kebetulan pada hari acara ini berlangsung, kami yang tinggal di le creusot ini sedang bersilaturrahim dengan sahabat2 kami di dijon dalam acara halal bi halal. Maka sekalianlah kami mencuci mata melihat keramaian tradisi Eropa ini.

Tradisi Braderie juga dimiliki oleh kota-kota lain di Perancis. Tadinya acara ini hanya berupa acara jual-jualan sederhana dari barang-barang yang sudah tidak terpakai (model jualan garage sale), namun kini tradisi braderie bervariasi tidak hanya menjual barang2 bekas, tapi menjadi pasar murah dari para pedagang-pedangan yang ingin menghabiskan stok dagangannya sebelum musim dingin tiba. Kata ‘braderie‘ berasal dari  kata bahasa belgia ‘braaden‘, yang berarti ‘panggang’. Ini karena secara historis, setiap pelaksanaan braderie ini para pedagang, selain berdagang juga menyediakan daging panggang dan masakan ikan haring untuk para pembelinya. Dalam versi lain kata ‘braderie’ berasal dari bahasa spanyol ‘barato‘ yang berarti ‘pas cher‘ atau murah. Kulihat di dijon ini dari tahun ke tahun, yang selalu ada dalam pasar ini adalah penjual kembang gula dan manisan tradisional nougat yang menjadi ciri khas braderie dijon.

Karena Acara ini pula rute bus-bus yang melewati pusat kota diubah. Setelah berputar-putar, kami turun di plas Darcy dan kami ‘berburu’ mulai dari porte guillaume yang bentuknya seperti arc de triomphe Paris. Rupanya, cuaca yang sedikit gerimis tidak mengurangi antusiasme pedagang dan para pengunjung. Hampir semua toko permanen yang ada meletakkan barang2nya di trotoar depan toko mereka, selain itu banyak juga pedagang kaki lima yang ikut mengisi setiap ruang yang kosong di trotoar. Yang dijual banyak sekali, ada sandang seperti baju, celana, sepatu, jaket kulit, jaket wool untuk persiapan musim dingin. Juga ada mainan anak-anak, peralatan elektronik, sampai wangi-wangian nature untuk ruangan atau pun parfum. Tak lupa berbagai jenis makanan manisan dapat ditemukan, sebut saja nougat (‘tingting’-nya Perancis), macaron, coklat, permen kenyal ‘yuppy’, dan manisan Arab dan sebagainya (nyam… nyam.., tapi hati2 cari yg halal ya).

Kulihat pedagang pun terdiri dari berbagai etnis. Kebanyakan untuk barang-barang kelontong diisi oleh etnis arab. Gaya berjualannya pun bermacam-macam, ada yang berteriak2 menarik perhatian, ada yang mendemokan sesuatu, ada pula yang seperti gaya kaki lima Indonesia, yaitu dengan cara lelang. Sesekali angin besar meniup, dan saat itu beberapa display mereka bercerai berai, lalu orang2 pun ikut membantu membereskan. Memang cuaca ngga pernah kompromi di sini…

Selain itu, di pelataran porte guillaume ada penggalangan dana untuk rehabilitasi orang-orang cacat di dunia. Ada setumpukan sepatu-sepatu sumbangan yang dibuka untuk siapa saja yang mau menyumbang. Mereka juga mengadakan spectacle (pertunjukan) tari-tarian flamengo dan tarian ala timur tengah. Yah, ala perancis, setiap keramaian pasti ada pertunjukan..

Begitulah lagi cerita untuk sahabat-sahabatku. Aku suguhi sekalian foto-fotonya, supaya terbayang situasi keramaiannya.

Koleksi fotonya ada di TuanSUFI Gallery – Bradery Dijon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: