• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 327,924 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Wisata Hi-tech ke Situs Airbus Toulouse

Beberapa puluh tahun yang lalu, kota Toulouse yang berada di selatan Perancis hanya terkenal  dengan sebutan ‘la Ville Rose’ (kota merah) karena hampir seluruh bangunannya dibuat dari bata merah. Namun, semenjak dibangunnya situs Jean-Luc Lagardère Airbus di Blagnac (salah satu kota satelitnya Toulouse), maka sebutan untuk toulouse bertambah, yaitu kota Airbus.  Konon pendapatan asli daerah (PAD) Toulouse pun menjadi meningkat pesat dan menjadi salah satu kota penyetor pajak terbesar bagi pemerintah perancis setelah situs luar biasa ini mulai beroperasi.

Lalu ada apa sih di situs Jean-Luc Lagardère Airbus tersebut ? Inilah ceritanya…

1. A380 Visit

Yah, situs ini adalah tempat industri pesawat terbang Airbus.  Andalan pesawat penumpang tercanggihnya sampai saat tulisan ini dibuat adalah Airbus A380. Setelah cari info dari berbagai sumber, ternyata ada wisata yang bernama Airbus A380 visit (cek di : toulouse-tourisme.com , france4families.com). Harganya tidak terlalu mahal (belasan euro) dan harus reservasi sebelumnya via internet di taxiway.fr.

Singkatnya, aku berkesempatan datang ke situs ini. Saat itu udara cukup panas  saat aku tiba di perhentian di  Aéro constellation, blagnac (lokasi situs airbus). 30 menit perjalanan dari pusat kota toulouse,  menggunakan bus no. 66 berhenti di parc du ritouret lalu melanjutkan dengan bus no. 14 arah Mondonville.  Aku sempat celingak-celinguk sebentar, karena sejauh mata memandang, hanyalah bangunan2 industri dan jalan2 lintasan pesawat saja. Akhirnya aku datangi salah satu pos satpam dari kompleks Air France Technologies, dan diberitahu bahwa lokasi Airbus A380 visit masih harus ditempuh dalam 900 meter lagi. Masya Allah, sejak itulah terlihat dari satelit, ada seorang dari kampung Sukadamai Bogor, jalan menembus panasnya udara sambil keringatan…. 🙂 (lebai mode on)

dari : flickr shigeya

Setelah 10 menit jalan kaki akhirnya ketemu juga bangunan silinder bertuliskan A380.  Aku segera melakukan konfirmasi ulang, petugasnya memeriksa passport dan student card-ku lalu memberi kartu id kunjungan sambil tersenyum manis. Lalu setiap grup (1 grup sekitar 20 orang) dipersilahkan menunggu beberapa saat dengan melihat video airbus di ruangan yang penuh gambar2 pesawat airbus beserta spesifikasinya. Sementara aku terkagum2 dgn video informasi teknologi angkasa ini, sebagian lainnya sudah menyerbu ruang tempat penjualan souvenir airbus.  Mulai dari gantungan kunci, alat tulis kantor, topi, tas, poster, buku, video dan model2 pesawat tersedia di sini. Masih terngiang dgn jelas bahwa dalam situs ini kita dilarang mengambil foto sama sekali. Bahkan kamera kita harus dititipkan di bagian penerima tamu. Sayang juga ya…

Nah, setelah sekitar 10 menit menunggu, petugas mengumumkan bahwa petualangan ke situs tempat dibuatnya pesawat2 Airbus ini akan segera dimulai. Ruangan pertama yang kami masuki adalah telemetri room.

Gambar dari : taxiway.fr

Di ruang telemetri (atau telemesuré) ini, kami mendapat pengalaman mengikuti even uji penerbangan pertama A380 dari Toulouse pada tanggal 27 April 2005. Drama langka ini disajikan dalam 5 layar proyektor yang berisi berbagai informasi kamera & panel2 pengukur para insinyur penguji A380 yang dipantau terus setiap detailnya. Suatu panel mencatat secara digital kecepatan pesawat, jalur penerbangan dan respon terhadap rangsangan eksternal, sementara itu kamera on-board memperlihatkan  berbagai reaksi kru pesawat dan beberapa kamera lainnya menangkap berbagai posisi roda, sayap, kondisi ekor dan pemandangan lingkungan di bawah saat-saat sebelum dan setelah lepas landas. Selain itu pemandu kami menjelaskan ada sekitar 70 ribu cek lis pengujian yang dialami oleh pesawat airbus tersebut sebelum dinyatakan aman untuk mengangkut penumpang. Di salah satu sesi video ditayangkan mengenai berbagai cara melakukan pendaratan di kondisi2 lingkungan ekstrim, seperti landasan yang berair, landasan bersalju dan pendaratan miring. Subhanallah, aku jadi tahu bahwa sebetulnya ‘kapal baru’ itu sesungguhnya sdh melewati jam terbang cukup banyak dan mengalami berbagai pengetesan yang sangat banyak. Justru yg ‘merawanin‘ sebuah teknologi angkasa ini adalah ‘segerombolan’ insinyur ini.  

Setelah 30 menit di ruang telemetri, rombongan kemudian naik bus menuju bangunan pertama situs Jean-Luc Lagardère, tempat penyelesaian perakitan final pesawat airbus. Sebelum masuk ke lift besar yang membawa kami ke menara observasi, di ground floor Viewing platform, pemandu wisata kami menjelaskan 4 informasi penting yang mengenai perusahan airbus. yaitu struktur organisasinya yang tersebar di seluruh dunia, lalu gambar produk keluarga pesawat airbus, mulai dari 107 sampai yg terbesar yaitu 525 tempat duduk. yg ke-3 dijelaskan mengenai produksi bersama antara situs2 airbus yang tersebar di 15 situs di Perancis, jerman, spanyol dan UK. Yg keempat adalah bagaimana kemudian semua bagian2 pesawat yg super besar itu dikumpulkan di Toulouse ini untuk dirakit. Di sini aku terkagum2 dengan pesawat super transporter A300-600 (code name : Beluga )  yang bisa membawa badan pesawat dan bagian ekor A380 serta bahan2 logistik untuk keperluan perakitan lainnya.Dimensinya luar biasa besar.. pesawat untuk bawa pesawat.

(gambar dari : darkroastedblend.com)

Nah kemudian kami naik lift menuju menara observasi. Dari atas terlihat 3 airbus A380 yang sedang dirakit (di ekornya sudah tergambar label2 maskapai penerbangan yang memesannya). Di setiap badan pesawat didirikan rangka besi sekaligus ruangan2 semi permanen untuk instalasi2 bagian2 pesawat. Rangka besi ini sampai lima tingkat loh !, kalo membayangkan rumah di petamburan yang cuma dua tingkat dan selalu kebanjiran, serasa kecil sekali ya… (jaka sembung mode on..)

Setelah para pengunjung terlihat puas melihat2 situasi perakitan tersebut, mulailah si pemandu menjelaskan fitur2 pesawat A380 dan industrial proses perakitannya. Rupanya proses distribusi bagian pesawat dari 4 negara dilakukan melalui udara, laut, dan darat. Bagian pesawat A380 yang cukup dimasukkan ke pesawat Beluga bisa langsung dibawa ke situs Toulouse ini. Tapi bagian2 yang besar dan panjang seperti sayap dan badan pesawat, dibawa via kapal laut dan melalui canal bordeaux. Dari sini kemudian dibawa pakai truk kontainer sampai di Toulouse. Sunggguh perjalanan raksasa yang panjang. (terlintas dipikiran, kalau saja iringan2 ini harus terpaksa lewat jalur sukabumi di negara kita, berapa banyak kabel PLN putus dan jalan2 mendadak rusak diinjak truk beroda puluhan seperti itu..)

Dalam video, pemandu menunjukkan bagaimana setiap bagian2 A380 itu disatukan dengan katrol2 raksasa (yang disebut big tool jig)  dan kemudian mengalami tahapan yang disebut general test. Ada tes fisik ada tes simulasi, yang meliputi tes sistem hidrolik dan sistem kelistrikan, tes komputer on board, tes perangkat pergerakan pesawat (roda, flip sayap, dsb) dan gir untuk pendaratan. Baru setelah semua itu dipastikan lulus, barulah para insinyur memasang engine-nya.  Untuk konsumen A380 ada dua macam tipe engine-nya yaitu Roll Royce atau Engine Alliance. Aku ingat di kota tempat tinggalku le Creusot ada 2 perusahan besar yang turut serta memproduksi bagian2 engine pesawat ini, yaitu SNECMA dan GE Termodyne. Pantaslah kota kecil itu ada gare (stasiun)  TGV-nya krn rupanya tempat berkumpulnya teknisi2 jenius pembuat mesing pesawat, sehingga di fasilitasi.

Setelah penjelasan selama 20 menit, oleh pemandu, kami dipersilahkan melihat bagian luar stasiun pengujian dan pandangan secara keseluruhan seluruh situs A380.  Semua gedung2 yang ada rupanya tempat2 melakukan tes2 bagi pesawat yang diproduksi. Ada satu bagian tempat finishing process, yaitu tes engine, pengecatan dan dekorasi furniture kabin, dan akhirnya delivery. beberapa fakta menarik yang kutemukan adalah dempul pesawat itu semuanya berwarna hijau dan pintu serta jendela dibuat dengan membor badan pesawat.

Akhirnya, Tur eksklusif ini ditutup dengan memasuki model skala penuh dari A380. Tempat ini disebut Mock up Centre, yang merupakan alat bantuk komersial bagi airbus untuk menjual konfigurasi kabin yang diinginkan bagi para kostumer2nya. Kami memasuki contoh premium economy dan economy class di main deck dan di lantai atasnya (upper deck) bussiness dan economy class juga.  Ternyata jenis kursi pun ada namanya masing2 untuk kelas ekonomi  namanya RECARO seats dan KOITO Ars-701 dan untuk kursi kelas bisnis naman ya SICMA Serenity Seats.

Gambar dari : taxiway.fr

2. Concorde Tour

Selesai Airbus A380 tour, kami diantar bus melihat pesawat concorde serial no 1. yang sudah menjadi monumen. Situsnya ditempuh kurang lebih 20 menit dari situs perakitan airbus , tapi masih dalam kompleks Airbus Industry. Uniknya di kompleks airbus ini, setiap lampu jalannya bermotif pesawat semua, tapi sayangnya ngga bisa di foto.

Pemandu kami menjelaskan bahwa pesawat concorde  no 1 ini beroperasi antara 1973-1985. Pernah melayani penerbangan london-newyork/paris new york hanya dalam 3,5 jam. Canggih… Sayangnya setelah itu, aku tidak terlalu memperhatikan lagi sebab dia mulai bicara terlalu cepat dan suasana sangat panas. Kalau tidak salah dia juga menjelaskan bagian2 dari concorde seperti hidungnya yg lancip, jendelanya yg kecil2 dsb. Yang aku tunggu2 adalah interior visit pesawat ini. Sungguh mantap, kunjungan ke dalam pesawat ini dibagi dalam kelompok kecil per 4 orang.  Aku melihat  setengah bagian pesawat ini isinya ruang kontrol semua. Kabin pilot, lalu kabin teknisi, baru bagian penumpang kelas ekonomi dan paling belakang adalah kelas bisnis. Kebayang juga ya, pesawat yg bisa menembus kecepatan suara ini melayang cepat di samudera atlantik dulu. Teknologi kabin pressurenya tentu sangat canggih.

3. Penutup

Sambil berjalan meninggalkan situs Jean-Luc Lagardère kulihat pesawat Airbus Beluga mengudara. Indah sekali, pesawat gemuk itu dgn ringannya mengendarai angin untuk melesat membelah langit. Tidak seperti pesawat komersial biasa yang lincah, A300-600ST ini perlu waktu lebih lama untuk berada di ketinggian, baru kemudian menghilang dibalik awan.

Ingin rasanya melakukan tur2 model seperti ini di negara kita sendiri. Dulu pernah ada harapan, saat BJ Habibi membesarkan industri pesawat terbang. Tapi hanya gara2 politikus berpikiran pendek semua itu bertansformasi menjadi industri biasa lagi. Mudah2an suatu saat nanti ada sesuatu teknologi tinggi andalan indonesia yang bisa dijadikan wisata bagi generasi penerus sebagai penyemangat dan pemotivasi mereka untuk menjadi penemu2 dan pemroduksi alat2 berteknologi tinggi. Bukan cuma jadi penghambur uang2 pinjaman luar negeri untuk melaksanakan pilkada2 yng terbukti menguras energi dan dana negeri kita.

Semoga….

————-

1. Beberapa Situs menarik

Virtual cockpit A380

Virtual tour concorde

Concorde Flight 4590: Final Moments Before Crash
http://www.youtube.com/watch?v=Qid2s89OfZU%5D

2. Kumpulan foto

visit airbus

Airbus demo dan pengujian di SFO

Pengiriman pertama A380 ke Singapura :

Airbus Emirat di San francisco (2008)

Airbus Emirat demo flight

wisata Hi-tech di ToulouseSitus Jean-Luc Lagardère Airbus di Blagnac

info airbus visit
http://www.cn.toulouse-tourisme.com/sights-and-visits-airbus-

visit,1212906,16,62
http://www.france4families.com/Lot/RegionsLotAttractionsAirbus.htm

reservasi airbus visit
http://www.taxiway.fr

Udara cukup panas, perhentian bus dari kota toulouse, setelah nanya ke

pos satpam, ternyata tempat airbus visit harus ditempuh dalam 900 meter

lagi. Cirinya adalah bangunan silinder bertuliskan A380.

Setelah konfirmasi ulang dan diberi kartu kunjungan, setiap grup2

dipersilahkan menunggu beberapa saat dengan melihat video airbus di

ruangan yang penuh gambar2 pesawat airbus beserta spesifikasinya.

Sementara aku terkagum2 dgn video informasi teknologi angkasa ini,

sebagian lainnya sudah menyerbu ruang tempat penjualan souvenir airbus.

Mulai dari gantungan kunci, alat tulis kantor, topi, tas, poster, buku,

video dan model2 pesawat tersedia di sini. Masih terngiang dgn jelas

bahwa dalam situs ini kita dilarang mengambil foto sama sekali. Bahkan

kamera kita harus dititipkan di bagian penerima tamu. Sayang juga ya…

Nah, setelah sekitar 10 menit menunggu, petugas mengumumkan bahwa

petualangan ke situs tempat dibuatnya pesawat2 Airbus ini akan segera

dimulai. Ruangan pertama yang kami masuki adalah telemetri room.
http://pagesperso-orange.fr/manatour-

taxiway.fr/images/pages/visites/telemesure.jpg

Di ruang telemetri (atau telemesure) ini, kami mendapat pengalaman

mengikuti kesempatan uji penerbangan pertama A380 dari Toulouse pada

tanggal 27 April 2005. Drama langka ini disajikan dalam 5 layar

proyektor yang berisi berbagai informasi kamera & panel2 pengukur para

insinyur penguji A380 yang dipantau terus setiap detailnya. Suatu panel

mencatat secara digital kecepatan pesawat, jalur penerbangan dan respon

terhadap rangsangan eksternal, sementara itu kamera on-board

memperlihatkan  berbagai reaksi kru pesawat dan beberapa kamera lainnya

menangkap berbagai posisi roda, sayap, kondisi ekor dan pemandangan

lingkungan di bawah saat-saat sebelum dan setelah lepas landas. Selain

itu pemandu kami menjelaskan ada sekitar 70 ribu cek lis pengujian yang

dialami oleh pesawat airbus tersebut sebelum dinyatakan aman untuk

mengangkut penumpang. Di salah satu sesi video ditayangkan mengenai

berbagai cara melakukan pendaratan di kondisi2 lingkungan ekstrim,

seperti berair, dalam keadaan bersalju dan pendaratan miring.

Subhanallah, aku jadi tahu bahwa sebetulnya ‘kapal baru’ itu

sesungguhnya sdh melewati jam terbang cukup banyak dan mengalami

berbagai pengetesan yang sangat banyak. Justru yg ‘merawanin’ sebuah

teknologi angkasa ini adalah ‘segerombolan’ insinyur ini.

Setelah 30 menit di ruang telemetri, rombongan kemudian naik bus menuju

bangunan pertama situs Jean-Luc Lagardère, tempat penyelesaian

perakitan final pesawat airbus. Sebelum masuk ke lift besar yang

membawa kami ke menara observasi, di ground floor Viewing platform,

pemandu wisata kami menjelaskan 4 informasi penting yang mengenai

perusahan airbus. yaitu struktur organisasinya yang tersebar di seluruh

dunia, lalu gambar produk keluarga pesawat airbus, mulai dari 107

sampai yg terbesar yaitu 525 tempat duduk. yg ke-3 dijelaskan mengenai

produksi bersama antara situs2 airbus yang tersebar di 15 situs di

Perancis, jerman, spanyol dan UK. Yg keempat adalah bagaimana kemudian

semua bagian2 pesawat yg super besar itu dikumpulkan di Toulouse ini

untuk dirakit. Di sini aku terkagum2 dengan pesawat super transporter

A300-600 (beluga http://en.wikipedia.org/wiki/Airbus_Beluga)  yang bisa

membawa badan pesawat dan bagian ekor A380 serta bahan2 logistik untuk

keperluan perakitan lainnya.Dimensinya luar biasa besar.. pesawat untuk

bawa pesawat.

http://lh3.ggpht.com/abramsv/SNA6qoDM3lI/AAAAAAAAexc/CRBdqz9I9bQ/s640/3

457eyryhfghdfs.jpg (gambar dari : darkroastedblend.com)

Nah setelah ini, kami diperlihatkan

luar stasiun pengujian dan pandangan secara keseluruhan
seluruh situs.

Akhirnya, sebagai fitur baru yang eksklusif
tur, Anda akan papan model skala penuh dari A380 dan
menemukan rahasia dari interior dunia. http://pagesperso-

orange.fr/manatour-taxiway.fr/images/pages/visites/MockUp380.jpg

sepulangnya sambil berjalan kulihat Airbus Beluga mengudara. Indah

sekali, pesawat gemuk itu dgn ringannya mengendarai angin untuk melesat

membelah langit. Tidak seperti pesawat komersial biasa yang lincah,

A300-600ST ini perlu waktu lebih lama untuk berada di ketinggian.

virtual tour concorde
http://www.concordesst.com/inside/cockpittour/tourindex.html
http://www.aviationarchive.org.uk/multimedia/index.php

Concorde Flight 4590: Final Moments Before Crash

http://en.wikipedia.org/wiki/Concorde

virtual cockpit A380
http://www.gillesvidal.com/blogpano/cockpit1.htm

kumpulan foto

visit airbus

Airbus Visit - A380 Manufacturing site

airbus demo dan pengujian di SFO

Airbus A380 at SFO

beritanya di :

http://telstarlogistics.typepad.com/telstarlogistics/2007/10/page/2/

berita pengiriman pertama A380 ke Singapura :
http://telstarlogistics.typepad.com/telstarlogistics/2007/10/airbus-

delivers.html

emirat di San francisco (2008)

http://www.flickr.com/photos/telstar/sets/72157606548012488/with/273378

8651/

emirat demo flight

Obligatory Window Shot
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: