• Akses Cepat Indeks !

  • Translate This Blog

  • Baca Quran

  • Kategori

  • Stat SUFI-Blog

    • 336,936 akses
  • Terbaru nih…

  • Goh Gallery

  • Arsip

  • facebook

    Mohammad Iqbal's Facebook profile
  • Research Gate

    Mohammad Iqbal

Meneladani orang-orang besar

Ibn Haytham

Dalam khazanah perkembangan pemikiran Islam, kita banyak menemui orang-orang besar yang memiliki karya2 luar biasa yang terus abadi melintas generasi. Karyanya bisa berupa dokumen-dokumen tertulis seperti buku-buku, bisa juga berupa aksi-aksi kepahlawanan yang tercatat oleh sejarah, warisan perilaku akhlaqul karimah dan budi pekerti yang melegenda serta berbagai macam bentuk ‘monumen’ yang sulit hilang dari ingatan org banyak karena memiliki arti mendalam dan sangat menyentuh hati.

Abdul Qodir

Saking hebatnya mereka, maka keturunan atau pengikut-pengikutnya sering mengklaim bahwa sang tokoh ini adalah golongan mereka, dan tidak boleh ada orang lain mengaku-aku sebagai golongannya. Sebetulnya, perasaan ini timbul dari kecintaan yang besar pada tokoh tersebut dan keinginan untuk melestarikan semangat-semangatnya di masa-masa sekarang ini. Namun, sayangnya sudah bercampur dengan hawa nafsu, sehingga rasa cinta turun derajat menjadi rasa ingin memiliki.

Beberapa tahun yang lalu, saat bermunculan iklan-iklan sumpah pemuda dan kepahlawanan oleh sebuah partai Islam, yang mengutip pesan-pesan dari tokoh2 Indonesia seperti KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim Asyari, & beberapa tokoh lainnya, ternyata menimbulkan reaksi keras dari berbagi kalangan yang merasa bahwa tokoh2 tersebut adalah ‘milik’ mereka dan menyeruakkan berbagai kata ‘tidak boleh ini itu’ thdp tokoh2 tersebut utk kepentingan selain kepentingan2 golongan mereka sendiri.

Secara pribadi, aku terus tersentak, apa yg dilakukan oleh PKS ini adalah sentilan keras bagi kita semua, atau paling tidak bagi diriku sendiri, bahwa sesungguhnya meneladani orang-orang besar itu, harus dimulai dengan menelaah setiap pesan-pesan atau nasehat-nasehatnya. Berapa banyak orang yg berada di golongan pengikut suatu tokoh mengenali kehidupan tokohnya? atau justru mereka jadi pengikut buta yg tidak tahu apa-apa sedikit pun tentang kebesaran tokoh2 tersebut.

Rumi

Setiap tokoh, nasehatnya adalah nasehat2 yang sudah terbukti mampu membawa kebaikan bagi dirinya sendiri maupun bagi lingkungannya, maka ini adalah untaian perhiasan berharga yang dapat kita pergunakan untuk memperbaiki keadaan sekarang yang kacau balau ini. Kehidupan bergulir dalam sunnatullahnya yang selalu berulang dengan hukum sebab akibat, maka dengan adanya pengalaman2 besar mereka di masa lalu, kita bisa terbantu mengatasi masalah2 kita di masa kini yg umumnya merupakan ulangan masa lalu dengan warna berbeda.

Maka segera setelah kesadaran ini timbul, aku memiliki semangat baru untuk memulai melakukan riset kecil2an dalam mengenali tokoh-tokoh masa lalu dengan mencari ucapan2 nasehat, pesan dan wasiat2 mereka yang legendaris. Alhamdulillah dengan bantuan internet serta digitalisasi terhadap kitab2 atau buku2 terkemuka, kita bisa lebih mudah menemukannya.

Diponegoro

Diponegoro

Satu-demi-satu nasehat2 tokoh2 besar ini berhasil dikuak, dan dalam kegembiraanku bisa mengenal mereka ini juga ternyata membawa keingintahuan lebih dalam lagi mengenai latar kehidupan mereka pada zamannya dulu, maka kemudian riset ditingkatkan untuk membaca berbagai biografi hidup mereka dan ucapan sejarawan2 mengenai mereka. Sungguh menarik…

Itulah sahabat, salah satu aktivitasku lagi yang secara paralel kulakukan bersamaan dengan kesibukanku di lab di perancis dalam meneliti Kekuasaan Tuhan di bidang optik. Beberapa nasehat2 itu kutuliskan kembali dalam status facebook agar bisa dinikmati juga oleh seluruh sahabat2ku yg lain.

Marilah kita selami perjuangan tokoh2 masa lalu untuk mendukung perjuangan kita saat ini. Bagi organisasi masyarakat yang besar untuk kembali mengarahkan perhatiannya dalam meneladani tokoh2 besarnya, misalnya bagi muhammadiyyah ; jgn lupakan kuliah kemuhammadiyyahan, bagi NU jgn lupakan kuliah ke-NU-an, dan bagi keluarga-keluarga, selalu sampaikan keteladanan dari kisah2 orang besar agar anak2 kita tidak jadi orang2 bingung yang terbentuk dari kepahlawanan2 semu seperti yg ditemukan di film-film kartun televisi atau sinetron2 tak bermutu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: